Ketum LAKI: Laporan Dugaan Pengelolaan CSR Kota Bekasi Sudah Jadi Atensi Kejagung

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Isu pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di Kota Bekasi kembali menjadi sorotan.

Hal tersebut mengemuka dalam agenda silaturahmi, diskusi, sekaligus Buka Puasa Bersama (Bukber) antara Ketua Umum Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) dengan jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya di kawasan Summarecon Bekasi, Rabu (11/3/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum LAKI Burhanudin Abdullah SH, Ketua PWI Bekasi Raya Ade Muksin SH, Sekretaris PWI Bekasi Raya Michael LL Lengkong, serta sejumlah jajaran pengurus dan anggota dari kedua organisasi.

Selain mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadan, pertemuan tersebut juga menjadi ruang diskusi strategis untuk membahas berbagai persoalan daerah serta merumuskan gagasan bagi kemajuan Kota Bekasi.

Salah satu isu yang mendapat perhatian serius dalam diskusi adalah terkait pengelolaan dana CSR di Kota Bekasi yang dinilai perlu ditingkatkan transparansi dan akuntabilitasnya.

Baca Juga :  DPP LAKI Dorong Revisi UU Tipikor dan Deklarasi Hari Anti Korupsi Indonesia, Burhan: Hukum Berat Pelaku Korupsi

Ketua Umum LAKI, Burhanudin Abdullah, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengambil langkah dengan melaporkan dugaan ketidakterbukaan dalam pengelolaan dana CSR tersebut kepada Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia.

Menurutnya, persoalan CSR di Kota Bekasi tidak bisa lagi dipandang sebagai isu lokal semata.

“Persoalan CSR di Kota Bekasi bukan lagi sekadar isu daerah. Kami sudah menyampaikan pelaporan ke Kejaksaan Agung, dan alhamdulillah hal ini sudah menjadi atensi serius di sana,” ujar Burhanudin di sela diskusi.

Ia menegaskan bahwa transparansi dalam pengelolaan CSR sangat penting agar manfaat program tersebut benar-benar dirasakan oleh masyarakat secara luas, bukan justru membuka celah penyimpangan oleh oknum tertentu.

Menanggapi hal tersebut, Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, menyampaikan apresiasi terhadap langkah yang diambil oleh LAKI dalam mendorong transparansi pengelolaan dana CSR.

Baca Juga :  Gelar Wayang Kulit Lakon Wahyu Cakraningrat, Kapolri: Sinergisitas TNI, Polri, Rakyat Makin Kuat

Menurutnya, sinergi antara organisasi masyarakat dan insan pers menjadi penting dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan publik.

“Kami di PWI Bekasi Raya mengapresiasi langkah Ketum LAKI. Terkait isu CSR ini, kami berkomitmen untuk ikut mengawal prosesnya. Fungsi pers adalah memastikan bahwa kebijakan publik dan dana yang seharusnya untuk rakyat dikelola secara transparan dan berintegritas,” tegas Ade Muksin.

Selain membahas isu hukum dan tata kelola pemerintahan, pertemuan tersebut juga menghasilkan sejumlah kesepahaman untuk terus memperkuat kolaborasi antara aktivis anti-korupsi dan insan pers dalam memberikan masukan konstruktif kepada pemerintah daerah.

Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang lebih bersih, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan berbuka puasa bersama dalam suasana hangat penuh keakraban. (Rls)

Berita Terkait

BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi
Pemkot Bekasi Digitalisasi Peluang Investasi dan CSR Lewat SI-BALAI KEREN
Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Kejaksaan Negeri Kota Bekasi dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Bekasi
Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja
Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia
Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting
Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:26 WIB

BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Pemkot Bekasi Digitalisasi Peluang Investasi dan CSR Lewat SI-BALAI KEREN

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Kejaksaan Negeri Kota Bekasi dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Bekasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja

Berita Terbaru