TC Mandiri hingga Target Juara, Pertina Kota Bekasi Tancap Gas di Tengah Keterbatasan

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Telusur News, Kota Bekasi — Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Bekasi mulai memanaskan mesin menuju Porprov 2026. Melalui rapat koordinasi yang digelar Kamis (16/04/2026) di Rumah Makan Cibiuk, Rawalumbu, para pengurus tak hanya berkumpul untuk silaturahmi, tetapi juga membedah kesiapan atlet yang akan membawa nama besar Bekasi di atas ring.

Rakor ini menjadi titik penting. Bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang konsolidasi menghadapi dua medan sekaligus: ajang nasional dan target juara di Porprov.
Wakil Ketua Harian Pertina Kota Bekasi, Wirajul Zalukhu Gea, mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat, Pertina Bekasi akan tampil di Kejurnas Open Tournament Piala Kasau—sebuah ajang bergengsi yang menjadi bagian dari uji tanding menuju Porprov.

“Kami mengutus 5 atlet laki-laki dan 5 atlet perempuan. Bahkan, Pertina Kota Bekasi menjadi satu-satunya yang mewakili Jawa Barat. Ini sekaligus try out penting bagi tim Porprov,” ujarnya.

Menariknya, keikutsertaan tersebut bukan sekadar undangan biasa. Pertina Kota Bekasi mendapat undangan khusus dari TNI AU—sebuah pengakuan bahwa kualitas atlet Bekasi mulai diperhitungkan di level nasional.

Namun di balik kebanggaan itu, pekerjaan rumah tetap menumpuk. Rakor juga membahas kebutuhan mendasar atlet, mulai dari pola latihan hingga kesiapan fisik dan mental dalam menghadapi kompetisi berlapis.

Baca Juga :  Kolaborasi Bersama Forkopimda Bukan Sekadar Formalitas, Pilar Utama Dalam Akselerasi Pembangunan di Minahasa Selatan

Pelatih, Coach Marteen, menegaskan bahwa untuk menghadapi Porprov, tim tidak ingin setengah hati. Langkah konkret pun diambil.
“Kita putuskan membuat training center (TC) sendiri di Sasana Esa Lalan. Ini untuk memastikan fokus dan kualitas latihan atlet,” jelasnya.

Langkah ini menunjukkan keseriusan. Tapi di saat yang sama, juga menjadi sinyal bahwa pembinaan masih sangat bergantung pada inisiatif internal, bukan sistem yang sepenuhnya mapan.

Ketua Harian Pertina Kota Bekasi, Agustinus, tak menampik persoalan klasik yang terus menghantui: anggaran.
“Bicara prestasi, anggaran itu penting. Tapi bukan berarti kita berhenti kalau terbatas. Kita tetap jalan,” tegasnya.

Nada optimisme juga disampaikan Ketua Pertina Kota Bekasi, Ricky Suhendar. Dalam momentum Halal Bihalal yang dirangkai dengan rakor, ia menegaskan fokus utama tetap pada prestasi atlet.

“Kita ingin mempertahankan tradisi juara. Tapi memang, kebutuhan atlet sekarang tidak cukup hanya latihan. Mereka butuh asupan gizi, mental yang kuat, dan dukungan penuh,” ujarnya.

Baca Juga :  Pertama Kalinya Diterapkan di Kalbar, Sertipikat Tanah Elektronik Diserahkan Menteri AHY di Kubu Raya

Ricky secara terbuka mengakui bahwa tantangan terbesar bukan pada kualitas atlet, melainkan pada dukungan pendanaan yang belum sepenuhnya ideal.

“Kendala utama memang pendanaan. Tapi kita pakai sistem kekeluargaan. Semua kita pikirkan bersama agar kebutuhan atlet tetap terpenuhi—baik fisik, mental, maupun kesejahteraannya,” tambahnya.

Di tengah keterbatasan, Pertina Kota Bekasi justru menegaskan identitasnya: sebagai salah satu kekuatan tinju di Jawa Barat. Rekam jejak prestasi menjadi bukti bahwa pembinaan berjalan, bahkan dari level usia dini.

“Kita dikenal sebagai kekuatan di Jawa Barat. Atlet kita sudah terbiasa tampil di Kejurnas dan pulang membawa prestasi,” tegas Ricky.

Namun pertanyaan besarnya tetap menggantung:
Seberapa lama semangat bisa menutup celah keterbatasan?
Rakor ini pada akhirnya bukan hanya soal persiapan teknis. Ia menjadi cermin—bahwa di balik ambisi mempertahankan gelar juara, masih ada pekerjaan besar yang harus dituntaskan, terutama dalam hal dukungan nyata terhadap atlet.

Di atas ring nanti, yang bertarung adalah atlet.
Tapi di balik layar, yang diuji adalah sistem.

(DMS)

Berita Terkait

Temukan PKL Kembali Berjualan di Badan Jalan CFD, Wali Kota Bekasi Evaluasi Satpol PP Untuk Lebih Tegas Dan Sigap
‎Semangat Pantang Menyerah! Tim Basket SMA St. Lusia Bekasi Raih Juara 3 di Bells Fest 2026
Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia
Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting
‎Kepala BPKAD Kota Bekasi Ungkap Terkait Upaya Sertifikasi Aset Daerah, Gandeng BPN dan KJPP
Menko Bidang PM, Cak Imin Sebut Vida Role Model, Wali Kota Bekasi Siapkan Perluasan Pasar Rakyat
‎Pendapatan Pajak Kota Bekasi Per September 2026, Bapenda: PBB-P2 Capai Rp475 Miliar, BPHTB Rp297 Miliar
Peringati Haornas 2026, Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar, Sekda Kota Bekasi Dorong Olahraga Jadi Bagian dari Kehidupan Sehari-hari

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Temukan PKL Kembali Berjualan di Badan Jalan CFD, Wali Kota Bekasi Evaluasi Satpol PP Untuk Lebih Tegas Dan Sigap

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:15 WIB

‎Kepala BPKAD Kota Bekasi Ungkap Terkait Upaya Sertifikasi Aset Daerah, Gandeng BPN dan KJPP

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Menko Bidang PM, Cak Imin Sebut Vida Role Model, Wali Kota Bekasi Siapkan Perluasan Pasar Rakyat

Berita Terbaru