Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, menyoroti pelaksanaan otonomi daerah yang dinilai belum berjalan maksimal.
Hal ini disebabkan adanya kebijakan pemerintah pusat yang mengurangi alokasi transfer kas ke daerah.
Sardi menegaskan bahwa ketersediaan anggaran yang memadai sangat krusial agar pemerintah daerah memiliki fleksibilitas dalam menciptakan inovasi dan kebijakan yang berdampak langsung pada masyarakat.
”Prinsipnya, jangan sampai transfer kas daerah itu dikurangi lagi. Harapannya pemerintah daerah itu supaya ada inovasi daerah, fleksibilitas penganggaran,” ujar Sardi saat diwawancarai usai apel peringatan hari otonomi daerah, di Plaza Pemkot Bekasi, Senin (27/4).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pengurangan dana transfer tersebut menjadi hambatan utama bagi daerah untuk mengoptimalkan program-program pembangunan yang telah direncanakan.
”Ya belum maksimal, kan karena ada pengurangan transfer kas daerah dikurangi oleh pemerintah pusat,” tambahnya.
Sardi berharap kedepannya pemerintah pusat dapat menjaga stabilitas transfer kas daerah agar pemerintah daerah lebih leluasa dalam menjalankan fungsi otonominya demi kesejahteraan warga. (M-3L)
















