‎Disparbud Kota Bekasi Rancang Konsep Transportasi Terkoneksi untuk Dongkrak Wisata Perkotaan

- Jurnalis

Kamis, 10 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎‎KOTA BEKASI — Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bekasi tengah menyusun rancangan konsep pengembangan pariwisata berbasis konektivitas transportasi.

‎Kepala Bidang Kepariwisataan Disparbud Kota Bekasi, Budiman, mengungkapkan bahwa status Kota Bekasi sebagai kota urban penyangga ibu kota memiliki tingkat mobilitas yang sangat tinggi dan potensial untuk dioptimalkan sebagai daya tarik wisata.

‎Dikatakan Budiman, dengan hadirnya berbagai moda transportasi massal seperti KRL, LRT, kereta api, koridor TransJakarta, hingga Trans Bekasi Patriot, mobilitas warga di Kota Bekasi tergolong sangat padat.

‎Budiman menjelaskan bahwa kawasan-kawasan yang awalnya dibangun oleh pihak swasta kini telah bertransformasi menjadi pusat kegiatan dan destinasi wisata baru bagi masyarakat luas.

‎”Kota Bekasi ini kan kota urban. Jadi ada beberapa poin di Bekasi ini karena dia penyangga ibu kota, yang pasti traffic-nya padat, orang lalu-lalang di sini padat. Terbukti dengan adanya KRL, LRT, ada stasiun, koridor Transjakarta, dan sekarang kita punya Trans Bekasi,” ujar Budiman, di ruang kerjanya, Kamis (10/09/2026) siang.

‎Lanjut Budiman, guna memudahkan wisatawan menjelajahi kota, Disparbud merancang rute perjalanan terintegrasi di sepanjang poros Jalan Ahmad Yani yang menjadi titik kumpul utama pada akhir pekan.

‎Ia menjelaskan, bahwa konsep ini nantinya akan memanfaatkan teknologi digital dan penyediaan armada bus khusus.

* Pusat Informasi Digital: Wisatawan yang tiba di titik transit seperti Stasiun LRT Revo dapat mengakses peta, pilihan rute, dan informasi wisata secara digital melalui gawai mereka.
‎ * Armada Bus Wisata: Disparbud rencana akan menyiapkan bus berkapasitas sekitar 30 penumpang dengan sistem pembayaran tunggal (single fare) untuk langsung mengantar wisatawan ke destinasi tujuan.
‎ * Fasilitas Hiburan di Dalam Bus: Interior bus dirancang khusus dengan fasilitas layar besar dan hiburan seperti karaoke agar perjalanan wisata terasa semakin menyenangkan.

‎Diungkapkan Budiman, Potensi pariwisata Kota Bekasi mencakup berbagai segmen tematik, mulai dari wisata buatan hingga kekayaan kuliner dan budaya:

* Wisata Kuliner dan Olahraga: Kawasan Summarecon Bekasi dengan pusat kuliner serta mall olahraga, serta kawasan kuliner Grand Galaxy City.
‎ * Wisata Budaya dan Sejarah: Kampung Budaya Kranggan, Kampung Bali, area alun-alun, Tugu Perjuangan Kali Bekasi, hingga kawasan Kota Tua.
‎ * Wisata Publik Buatan: Pemanfaatan polder-polder air di berbagai titik yang dikembangkan menjadi ruang publik bagi warga berwisata.

Saat ini, rancangan konsep tersebut, Menurut Budiman, masih dalam tahap penyusunan internal oleh Disparbud sebelum nantinya dipaparkan kepada pimpinan untuk melihat sejauh mana dukungan kebijakan (political will) dalam merealisasikannya.

Baca Juga :  Desa Bergerak, Warga Terangkat: Renovasi Rumah Tidak Layak Huni Jadi Simbol Kemanusiaan di Mangunjaya

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:51 WIB

‎Disparbud Kota Bekasi Rancang Konsep Transportasi Terkoneksi untuk Dongkrak Wisata Perkotaan

Berita Terbaru