KOTA BEKASI – Dalam upaya meningkatkan pelayanan kefarmasian, UPTD Puskesmas Bojong Rawalumbu yang dipimpin oleh Drg. Krisadriyani Ratnawati memperkenalkan inovasi terbaru, yaitu “Inovasi PIO QR Rabu” (Penguatan Informasi Obat Menggunakan QR Code).
PIO QR RABU adalah singkatan dari Penguatan Informasi Obat Bojong Rawalumbu.

“Selama pandemi Covid-19, memberikan informasi obat kepada pasien yang menjalani isolasi mandiri di rumah menjadi tantangan. Dengan pembatasan sosial yang diterapkan, petugas farmasi tidak dapat memberikan informasi obat secara langsung kepada pasien. Untuk mengatasi hal ini, Puskesmas Bojong Rawalumbu memperkenalkan inovasi berupa QR Code Video pada packaging obat,” demikian disampaikan Kepala UPTD Puskesmas Bojong Rawalumbu, Drg. Krisadriyani Ratnawati.
Tujuan utama dari inovasi ini adalah memberikan penguatan informasi obat pada pasien.
“Manfaat yang diharapkan antara lain adalah peningkatan pemahaman pasien tentang cara penggunaan paket obat, pelayanan kefarmasian yang lebih berkualitas, dan meningkatkan kepuasan pasien di wilayah kerja Puskesmas Bojong Rawalumbu,” terangnya.
Dengan implementasi inovasi ini, terjadi peningkatan pemahaman pasien terhadap cara penggunaan paket obat yang didapatkan dari Puskesmas Bojong Rawalumbu.
“Ide inovatif ini muncul sebagai respons terhadap kebutuhan akan pemberian informasi obat yang lebih optimal,” ungkapnya.
Disampaikannya, bahwa Inovasi ini memiliki signifikansi dalam melakukan koordinasi untuk, “Memperkenalkan QR Code pada wilayah kerja, pembuatan video cara penggunaan obat, pembuatan packaging obat, penyiapan paket obat, dan evaluasi kegiatan inovasi,” tandasnya.
Kontribusi terhadap capaian SDGs dan kinerja daerah Jawa Barat juga menjadi fokus utama, dengan meningkatnya pemahaman pasien covid dan status kesehatan di wilayah kerja, jelasnya.
“Penguatan informasi obat dengan menggunakan QR Code dapat di replikasi dan aplikasikan di Puskesmas lain, menciptakan adaptabilitas yang tinggi. Keberlanjutan inovasi ini dijamin dengan keterlibatan 4 petugas Puskesmas yang bertanggung jawab untuk memberikan informasi obat pada pasien covid dengan menggunakan QR Code,” imbuhnya.
Kolaborasi yang dilaksanakan antar bagian, terutama dengan Binwil dan kader Puskesmas Bojong Rawalumbu, menjadi kunci keberhasilan implementasi inovasi ini.
“Dengan sinergi yang kuat, Puskesmas Bojong Rawalumbu terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik pada masyarakatnya,” pungkas Drg. Krisadriyani Ratnawati.
Dengan dicabutnya status pandemi dan semakin banyaknya minat masyarakat, dalam pengobatan tradisional di UPTD Puskesmas Bojong Rawalumbu. Maka, pengembangan inovasi PIO QR Rabu disinergikan menjadi penguatan informasi, dengan cara menyajikan dan mengonsumsi obat tradisional yang diperoleh dari poli Yankestrad UPTD Puskesmas Bojong Rawalumbu.
Sumber Berita : UPTD Puskesmas Bojong Rawalumbu

















