SPMB Online 2025 Kota Bekasi Masih Tunggu Kepwal, Hanya 48,8 Persen Lulusan SD Bisa Tertampung di Sekolah Negeri

- Jurnalis

Rabu, 30 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) secara online tahun 2025 di Kota Bekasi hingga kini masih menunggu pengesahan Keputusan Wali Kota (Kepwal) sebagai dasar hukum teknis pelaksanaan. Padahal, tahapan pra pendaftaran dijadwalkan mulai 13 Mei hingga 13 Juni 2025.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Dr. H. Ahmad Yani, melalui Sekretaris Dinas, Warsim Suryana, menyampaikan bahwa SPMB tahun ini mengacu pada Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025, khususnya Pasal 23, yang menyebutkan bahwa petunjuk teknis pelaksanaan harus diperkuat dengan Kepwal.

“Keputusan Wali Kota terkait SPMB 2025 sedang dalam tahap pembahasan, direncanakan pekan ini selesai. Pokoknya, sebelum pra pendaftaran, Kepwal itu sudah harus selesai,” ujar Warsim, ternyata merupakan Ketua Panitia SPMB Kota Bekasi, Selasa (30/4/2025).

Baca Juga :  Terima Pengurus Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia, Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Partisipasi Pemuda dalam Pembangunan

Ia menegaskan, pelaksanaan SPMB tahun ini menjadi bagian dari program prioritas 100 hari kerja Wali Kota Bekasi.

“Keinginan Pak Wali Kota, proses SPMB ini berjalan obyektif, transparan, akuntabel, dan tidak diskriminatif. Keadilan itu harus benar-benar terlaksana dengan baik,” tambahnya.

Dengan asumsi maksimal 44 siswa per rombongan belajar (rombel), hanya 48,8 persen lulusan SD yang bisa tertampung di sekolah negeri.

“Sisanya, sekitar 52,4 persen, tentu ke sekolah swasta,” kata Warsim.

Dinas Pendidikan pun mengklaim telah melakukan sosialisasi melalui media sosial, elektronik, dan akan menyasar langsung ke sekolah-sekolah dasar kelas VI serta para orang tua siswa.

Baca Juga :  Tuntutan KMPPI untuk Menteri Pekerjaan Umum: Transparansi dan Akuntabilitas dalam Pembangunan Infrastruktur

“Kita akan turun ke sekolah-sekolah, sosialisasikan langsung kepada orang tua. Juga ke wilayah melalui Camat dan Lurah, agar informasi ini benar-benar sampai ke masyarakat,” ucapnya.

Adapun jadwal lengkap tahapan SPMB 2025 yakni:

– Pra Pendaftaran: 13 Mei – 13 Juni 2025
– Pendaftaran Tahap I: 23 – 25 Juni 2025
– Pendaftaran Tahap II: 01 – 03 Juli 2025

Belum rampungnya regulasi teknis melalui Kepwal menjadi catatan penting. Jika tidak disegerakan, dikhawatirkan akan menimbulkan kebingungan di kalangan calon peserta didik dan orang tua.

Penulis : M Lengkong

Editor : M. Lengkong

Berita Terkait

Temukan PKL Kembali Berjualan di Badan Jalan CFD, Wali Kota Bekasi Evaluasi Satpol PP Untuk Lebih Tegas Dan Sigap
Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia
Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting
‎Kepala BPKAD Kota Bekasi Ungkap Terkait Upaya Sertifikasi Aset Daerah, Gandeng BPN dan KJPP
Menko Bidang PM, Cak Imin Sebut Vida Role Model, Wali Kota Bekasi Siapkan Perluasan Pasar Rakyat
‎Pendapatan Pajak Kota Bekasi Per September 2026, Bapenda: PBB-P2 Capai Rp475 Miliar, BPHTB Rp297 Miliar
Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Temukan PKL Kembali Berjualan di Badan Jalan CFD, Wali Kota Bekasi Evaluasi Satpol PP Untuk Lebih Tegas Dan Sigap

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:15 WIB

‎Kepala BPKAD Kota Bekasi Ungkap Terkait Upaya Sertifikasi Aset Daerah, Gandeng BPN dan KJPP

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Menko Bidang PM, Cak Imin Sebut Vida Role Model, Wali Kota Bekasi Siapkan Perluasan Pasar Rakyat

Jumat, 18 September 2026 - 12:06 WIB

‎Pendapatan Pajak Kota Bekasi Per September 2026, Bapenda: PBB-P2 Capai Rp475 Miliar, BPHTB Rp297 Miliar

Berita Terbaru