Keberagaman dalam Perspektif SMSI

- Jurnalis

Sabtu, 17 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Keberagaman harus harus dipahami secara utuh. Tanpa latar belakang jurnalistik yang beragam, keberagaman bisa ditafsirkan secara sempit. Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum SMSI Firdaus saat melakukan koordinasi dengan Ketua LBH SMSI Sandy Nayoan di Sekretariat SMSI Pusat, Jakarta, Jumat (16/9).

Indonesia dikenal akan kebhenikaannya. Lantaran itu, soal keberagaman ini menjadi penting di dunia jurnalistik. Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), sebagai organisasi pers yang anggotanya beragam dan tersebar di seluruh Indonesia sempat menyampaikan pemikiran terkait keberagaman ini dari perspektif SMSI di Dewan Pers.

Baca Juga :  PWI Bekasi Raya Gelar Upacara HUT RI ke-81, Renungan Semangat Nasionalisme dan Patriotisme 

“Agar keberagaman dipahami secara utuh. Kita berharap akan muncul konstituen Dewan Pers dari jurnalis Melayu, jurnalis Papua, jurnalis Kristen, jurnalis Minang dan lainnya. Jadi keberagaman itu ditulis dan ditafsir dari mereka yang memang berlatar beragam,” kata Firdaus berwacana.

Lebih lanjut Firdaus mengatakan, ” Kita berharap keberagaman tumbuh dari kearifan lokal sehingga kita punya pijakan sebagai jurnalis atau wartawan yang berbasis kebangsaan”.

Baca Juga :  Ketua Dewan Pers Azyumardi Ajak SMSI Kembangkan Jurnalisme Berbasis Pancasila

Pemikiran Ketua Umum SMSI tersebut disambut baik Sady Nayoan. Pria yang sempat populer ketika berperan sebagai Midun dalam sinetron berjudul Sengsara Membawa Nikmat yang kini berprofesi sebagai pengacara dan menjabat Direktur LBH SMSI. ” Kita akan terus menggalakkan pemikiran menjadi sebuah konsep yang punya dasar dan kekuatan hukum,” tegasnya. (***)

Berita Terkait

Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia
Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting
‎Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Kota Bekasi Ternyata Pernah Evakuasi Buaya: Catat Nomor Penting!
Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan
Pemdes Pinaling Amurang Timur Gelar HUT Desa Ke 135 Tahun, Berbagai Lomba Diadakan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting

Rabu, 16 September 2026 - 17:17 WIB

‎Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Kota Bekasi Ternyata Pernah Evakuasi Buaya: Catat Nomor Penting!

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Sabtu, 12 September 2026 - 14:42 WIB

HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Berita Terbaru