Solusi Banjir, Berikut Jawaban DBMSDA Kota Bekasi

- Jurnalis

Senin, 27 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI – Belum lama ini, redaksi Telusurnews.com menghubungi Pimpinan Dinas Bina Marga Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, selanjutnya mengajukan sejumlah pertanyaan (wawancara) terkait solusi banjir, berikut respon lewat sambungan aplikasi WhatsApp, Sekretaris DBMSDA, Muhammad Solikhin, melalui Kepala Bidang (Kabid) SDA, Anjar Budiono. Senin (27/02/2023) siang.

1. Apa yang menjadi strategi pemerintah daerah dalam mengatasi masalah banjir di wilayah ini (Kota Bekasi)?

Jawab: Dalam mengatasi permasalahan banjir terdapat 3 (tiga) konsep mendasar yang bisa dilakukan, yang pertama mengalirkan air secepat mungkin ke badan sungai, yang kedua memperbesar kapasitas badan sungai dan yang ketiga menampung air sementara sebelum di alirkan ke badan sungai.

2. Bagaimana peran pemerintah daerah dalam mengkoordinasikan berbagai instansi terkait dalam penanganan banjir?

Jawab: Dalam mengatasi permasalahan banjir, instansi di Pemerintah Kota Bekasi bersinergi dalam melaksanakan monitoring titik-titik banjir dan saling menginfokan terkait banjir yang terjadi agar segera dilakukan penanganan.

3. Apa yang menjadi prioritas pemerintah daerah dalam penanganan banjir?

Baca Juga :  Wabup Petra Rembang Hadiri Percepatan Vaksinasi Covid-19 Sekaligus Silahturahmi di Tompaso Baru

Jawab: Prioritas dalam penanganan banjir adalah pada titik-titik rawan banjir dengan ketinggian yang cukup tinggi sehingga mengganggu aktivitas masyarakat.

4. Bagaimana peran masyarakat dalam mendukung program pemerintah dalam mengatasi masalah banjir?

Jawab: Dukungan masyarakat dalam mengurangi banjir adalah melaksanakan gotong royong pembersihan saluran dan adanya forum forum peduli DAS yang membantu mengatasi permasalahan banjir di Kota Bekasi.

5. Apa saja program pemerintah daerah yang telah dilakukan untuk mengurangi risiko banjir?

Jawab: Selain telah menurunkan tim pematusan di masing-masing kecamatan, dilakukan juga pengerukan sedimentasi di sungai menggunakan alat berat. selain itu pembangunan polder-polder untuk menampung sementara air pada saat terjadi hujan sebelum dialirkan ke badan sungai.

5. Bagaimana pemerintah daerah memastikan bahwa solusi banjir yang diterapkan berkelanjutan dan dapat bertahan dalam jangka panjang?

Jawab: Dengan terus mengupayakan penanganan banjir secara masif dan berkelanjutan serta terus berkoordinasi program-program penanganan banjir dengan pemerintah pusat, provinsi jawa barat, DKI Jakarta dan Kabupaten bekasi di wikayah perbatasan.

Baca Juga :  Ketua MPR RI Bamsoet Kenang Ferry Mursyidan Baldan Sosok yang Konsisten Menjaga Idealisme

6. Apa saja kendala yang dihadapi oleh pemerintah daerah dalam mengatasi banjir?

Jawab: Curah hujan yang tinggi serta banyaknya bangunan liar di sepanjang badan sungai, selain minimnya anggaran membuat penanganan banjir terasa kurang maksimal.

7. Bagaimana pemerintah daerah mengukur efektivitas program dan solusi yang telah diterapkan untuk mengatasi banjir?

Jawab: Pada saat dampak banjir minimal telah berkurang dengan adanya penanganan yang telah dilakukan.

8. Bagaimana rencana pemerintah daerah dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir di masa depan?

Jawab: Dengan melakukan analisis penyebab utama banjir dan merencanakan program-program penanganan banjir dengan berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi.

9. Apa saja teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah dalam mengatasi masalah banjir di wilayah ini?

Jawab: Dengan pembangunan polder-polder dan sumur resapan untuk menampung sementara dan meresapkan kembali air ke dalam tanah sehingga mengurangi dampak banjir.

(Red)

Berita Terkait

‎Sekda Kota Bekasi Ajak ASN dan Masyarakat Bangun Keluarga Berkualitas
Wali Kota Bekasi Minta Wangneng Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal Pada Proyek PSEL
Wawali Harris Bobihoe : Haturkan Terima Kasih Kepada Presiden RI Hidupkan Perekonomian Rakyat Melalui Nobar Piala Dunia 2026
Tanggapi Pemberitaan, Berikut Pernyataan Tegas Ketua Panitia HPN Bekasi Raya 2026
Di Ajang Sunda Karya Fest 2026 Kota Bekasi Raih Predikat Fashion Terkini Anugerah Fashion Show PKJB 2026 Se-Jawa Barat
Warga Soroti Beberapa Dugaan Penyalahgunaan Anggaran yang Libatkan Rony Lengkey
‎PWI Jabar Gelar UKW, Yomanius Untung Tegaskan Kredibilitas dan Integritas Wartawan adalah Harga Mati
Penataan Kawasan Pondok Gede dan Pasar Baru Jadi Awal Pembenahan Persoalan Menahun di Era Tri Adhianto

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 08:54 WIB

‎Sekda Kota Bekasi Ajak ASN dan Masyarakat Bangun Keluarga Berkualitas

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:01 WIB

Wali Kota Bekasi Minta Wangneng Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal Pada Proyek PSEL

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:11 WIB

Wawali Harris Bobihoe : Haturkan Terima Kasih Kepada Presiden RI Hidupkan Perekonomian Rakyat Melalui Nobar Piala Dunia 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 01:24 WIB

Tanggapi Pemberitaan, Berikut Pernyataan Tegas Ketua Panitia HPN Bekasi Raya 2026

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:51 WIB

Di Ajang Sunda Karya Fest 2026 Kota Bekasi Raih Predikat Fashion Terkini Anugerah Fashion Show PKJB 2026 Se-Jawa Barat

Berita Terbaru