Prof. Sapta Nirwandar: INHALIFE Conference 2022 Fokus Pada Implementasi Hasil Laporan Tahun Sebelumnya

- Jurnalis

Kamis, 6 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Chairman Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC), Prof. Sapta Nirwandar mengatakan gelaran Konferensi Indonesia Halal Lifestyle tahun ini cukup berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Pada tahun lalu, kita lebih fokus pada diseminasi strategi temuan-temuan dan update infomasi seputar industri halal, termasuk kita bersama-sama Bank Indonesia dan Dinar Standar memproduksi Indonesia Halal Market Report 2021-2022,” kata Sapta saat membuka “4th Indonesia International Halal Lifestyle Conference” di JCC Senayan Jakarta, hari Rabu (5/10).

Namun pada Konferensi INHALIFE 2022 yang mengambil tema Recover Stronger Together with Indonesia’s Halal SMEs ini, pihaknya fokus mengimplementasikan hasil laporan yang dibuat pada tahun sebelumnya bersama Asosiasi Peritel Indonesia (APRINDO).

“Mulai dari hypermart, alfamart, Indomart dan lain-lain. Jadi bagaimana produk SMEs masuk ke dalam mart-mart ini sebelum melakukan ekspor. Ini semacam pelatihan. Karena persepsi tentang SMEs adalah lokal dan tradisional,” ungkapnya.

Sekarang persepsi tentang produk-produk SMEs, sambung Sapta, adalah produk dengan kualitas yang baik, kemasan yang baik dan menarik serta halal. Artinya sehat dan aman.

Selain itu, Sapta menambahkan, pihaknya bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dalam rangka memiliki sertifikat halal bagi produk-produk SMEs.

“Selebihnya, melalui kerjasama dengan BPJPH, kita mengembangkan aplikasi yang disebut halal scan,” terangnya.

*Indonesia Akan Jadi Produsen Produk Halal Terbesar Dunia*

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Grebek Dua Kafe di Jakarta Selatan, Satu Disegel Polisi

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) optimis Indonesia akan menjadi pemain utama dalam industri halal dunia. Yakni tidak sebatas menjadi konsumen namun juga produsen terbesar pada 2024.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Dirjen PEN), Didi Sumedi mengatakan Indonesia bukan hanya sebagai konsumen produk halal terbesar dunia, namun juga memiliki peluang besar menjadi produsen utama produk halal di pasar global.

“Kami optimis Indonesia akan menjadi produsen utama produk halal di pasar global,” kata Didi ketika menyampaikan honorary speech mewakili Menteri Perdangan Zulkifli Hazan dalam acara “4th Indonesia International Halal Lifestyle Conference”.

Didi menjelaskan jumlah populasi muslim dunia terus meningkat. Pada tahun 2022 ini, populasi muslim mencapai 1,93 miliar atau 26 persen dari total penduduk dunia secara keseluruhan.

Menurutnya, jumlah ini membuat kebutuhan terhadap produk halal kian meningkat.

“Jumlah populasi yang besar itu membuat peningkatan permintaan terhadap produk halal, khususnya cloths, pharmacy dan kosmetik,” terang Didi.

Maka dari itu, Didi menambahkan, pihaknya dalam hal ini Kemendag, terus mengembangkan dan mempromosikan produk-produk halal hasil karya pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Indonesia baik di pasar lokal maupun global.

Terkait pengembangan industri halal di Indonesia, Didi menyampaikan, saat ini fokus pada empat (4) jenis produk unggulan. Adapun keempat jenis produk itu antara lain modest fashion, makanan halal, obat-obatan dan kosmetik.

Baca Juga :  TNI Gelar Latihan Penanggulangan Terorisme

“Diprediksi, konsumsi keempat jenis produk ini akan meningkat secara signifikan di pasar global pada tahun 2024,” bebernya.

*Bangun Mentalitas Pejuang*

Pada kesempatan yang sama, Vice Chairwoman Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC), Jetti Rosila Hadi menyampaikan beberapa hal yang dilakukan selama gelaran Indonesia International Halal Lifestyle Conference atau INHALIFE 2022 dalam rangka mendorong UMKM Indonesia masuk ke dalam modern retail.

Sosok yang akrab disapa Ibu Tila ini memapaarkan terkait seminar dan pelatihan yang dilakukan selama ini bagi para pelaku UMKM yang memproduksi produk halal.

Selain seminar, pihaknya juga melakukan kurasi dan seleksi bagi UMKM untuk masuk ke dalam modern retail hingga ke pasar global.
Dari pemberdayaan dan pendampingan yang dilakukan oleh pihaknya, Ibu Tila menjelaskan, banyak UMKM layak masuk modern retail bahkan siap untuk melakukan ekspor produk.

“Dari program ini, kita simpulkan bahwa memiliki usaha dan menjadi seorang entrepreneur bukan hanya tentang marketing atau kemasan, namun tentang membangun metalitas petarung dan tidak putus asa dalam mencoba dan terus belajar. Sebab kita adalah the real zero to hero,” kata Ibu Tila.

Berita Terkait

Gebrak Pasar Pasar Baru Bekasi Catat Transaksi Rp129,9 Juta, Dorong Perputaran Ekonomi Pedagang Lokal
‎Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Kota Bekasi Ternyata Pernah Evakuasi Buaya: Catat Nomor Penting!
Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan
Pemdes Pinaling Amurang Timur Gelar HUT Desa Ke 135 Tahun, Berbagai Lomba Diadakan
Japnas Bekasi Dilantik, Temy Hermanto: Perkuat Jaringan, Besarkan Pengusaha Bekasi

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Gebrak Pasar Pasar Baru Bekasi Catat Transaksi Rp129,9 Juta, Dorong Perputaran Ekonomi Pedagang Lokal

Rabu, 16 September 2026 - 17:17 WIB

‎Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Kota Bekasi Ternyata Pernah Evakuasi Buaya: Catat Nomor Penting!

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Sabtu, 12 September 2026 - 14:42 WIB

HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan

Berita Terbaru