Beredar Video Amatir Warga Menunjukkan Logistik Bantuan Bencana Abrasi Amurang yang Tidak Disalurkan

- Jurnalis

Jumat, 4 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto warga, memperlihatkan barang-barang bantuan untuk korban abrasi pantai Amurang yang tidak disalurkan

Foto warga, memperlihatkan barang-barang bantuan untuk korban abrasi pantai Amurang yang tidak disalurkan

MINSEL, TelusurNews,- Beredar rekaman video amatir dan gambar dari warga yang di-posting di media sosial (medsos) Facebook yang menunjukkan stok logistik bantuan bagi korban bencana abrasi pantai Amurang yang dibiarkan berhamburan terbengkalai tidak disalurkan.

Dalam rekaman video yang beredar memperlihatkan begitu banyak berbagai barang yang diduga bantuan swadaya dari masyarakat.

Jika dibiarkan terbiar lama, maka dikhawatirkan akan ber-rayap dan menjadi rusak.

Dalam video juga terdengar ada suara dua wanita serta satu suara anak kecil.

“Sadiki jo ni bantuan, oh kasian, torang so menderita melarat, orang da kase da harap-harap so kase pa torang ternyata blum,
(bukan sedikit ini bantuan, oh kasian, kami sudah menderita melarat, harap-harap bantuan sudah dikasi ke kami ternyata belum),” isi penggalan suara salah satu wanita yang terdengar.

Baca Juga :  Lomba Menembak Alap Alap Precision Championship 2023, Pasmar 2 Sabet Piala Danyonarhanud 2 Kostrad

Diduga, barang-barang tersebut merupakan barang bantuan. Jika dilihat di dalam rekaman video amatir warga tersebut, barang-barang tersebut berupa kasur, tikar karpet, dan bahan sembako.

Hingga berita ini tayang, belum diketahui persis lokasi tersebut berada.

Baca Juga :  Polres Minsel Gelar Press Conference Kasus Pembunuhan di Ranoyapo

Untuk diketahui, pasca terjadinya bencana alam abrasi pantai Amurang yang terjadi sekira beberapa bulan yang lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel) menggalang dana bantuan dengan membuka rekening donasi.

Tidak hanya itu, bantuan juga banyak mengalir swadaya dari berbagai kalangan masyarakat.

Nah, persoalannya, beberapa hari belakangan, warga korban bencana abrasi yang diungsikan ke Hunian Sementara (Huntara) mengeluhkan berbagai persoalan, mulai dari bantuan yang tak tepat sasaran, lambannya penyaluran bantuan lanjutan, sampai sering matinya lampu (listrik padam). (tl)

Berita Terkait

Prahara Pilhut Desa Tumpaan Minsel Perlu Ditinjau Kembali, Kumtua Hasil SK Bupati Justru Terindikasi Langgar UU Telekomunikasi
Penyandang Disabilitas Butuh Negara, Bukan Sekadar Sepeda!
Pengukuhan Paskibraka Setu 2026: Camat Ingatkan Kedisiplinan dan Nama Baik Sekolah
Situasi Premier Estate 2 Bekasi Sempat Memanas Ditengarai Akibat Sengketa Lahan
Bersama Jajarannya Kapolrestro Kombespol Putu Kholis Berkunjung Ke PWI Bekasi Raya
Kukuhkan Paskibraka Kota Bekasi, Wali Kota Pesan Jadikan Kebanggaan Orang Tua
Tantan Sulthon Menang Telak, PWI Bekasi Raya Ucapkan Selamat dan Siap Bersinergi
‎Diduga Serobot Lahan 2.954 M², Ahli Waris Alm Tonge Nyimin dan Kuasa Hukum Tempuh Jalur Hukum

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:42 WIB

Prahara Pilhut Desa Tumpaan Minsel Perlu Ditinjau Kembali, Kumtua Hasil SK Bupati Justru Terindikasi Langgar UU Telekomunikasi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 01:48 WIB

Penyandang Disabilitas Butuh Negara, Bukan Sekadar Sepeda!

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:47 WIB

Pengukuhan Paskibraka Setu 2026: Camat Ingatkan Kedisiplinan dan Nama Baik Sekolah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Situasi Premier Estate 2 Bekasi Sempat Memanas Ditengarai Akibat Sengketa Lahan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Bersama Jajarannya Kapolrestro Kombespol Putu Kholis Berkunjung Ke PWI Bekasi Raya

Berita Terbaru