Beredar Video Amatir Warga Menunjukkan Logistik Bantuan Bencana Abrasi Amurang yang Tidak Disalurkan

- Jurnalis

Jumat, 4 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto warga, memperlihatkan barang-barang bantuan untuk korban abrasi pantai Amurang yang tidak disalurkan

Foto warga, memperlihatkan barang-barang bantuan untuk korban abrasi pantai Amurang yang tidak disalurkan

MINSEL, TelusurNews,- Beredar rekaman video amatir dan gambar dari warga yang di-posting di media sosial (medsos) Facebook yang menunjukkan stok logistik bantuan bagi korban bencana abrasi pantai Amurang yang dibiarkan berhamburan terbengkalai tidak disalurkan.

Dalam rekaman video yang beredar memperlihatkan begitu banyak berbagai barang yang diduga bantuan swadaya dari masyarakat.

Jika dibiarkan terbiar lama, maka dikhawatirkan akan ber-rayap dan menjadi rusak.

Dalam video juga terdengar ada suara dua wanita serta satu suara anak kecil.

“Sadiki jo ni bantuan, oh kasian, torang so menderita melarat, orang da kase da harap-harap so kase pa torang ternyata blum,
(bukan sedikit ini bantuan, oh kasian, kami sudah menderita melarat, harap-harap bantuan sudah dikasi ke kami ternyata belum),” isi penggalan suara salah satu wanita yang terdengar.

Baca Juga :  331 Putra Putri Dari Berbagai Daerah di Provinsi Bengkulu Ikuti Seleksi Penerimaan Prajurit TNI AL

Diduga, barang-barang tersebut merupakan barang bantuan. Jika dilihat di dalam rekaman video amatir warga tersebut, barang-barang tersebut berupa kasur, tikar karpet, dan bahan sembako.

Hingga berita ini tayang, belum diketahui persis lokasi tersebut berada.

Baca Juga :  Lanal Dabo Singkep Resmikan Kampung Bahari Nusantara di Pulau Lipan

Untuk diketahui, pasca terjadinya bencana alam abrasi pantai Amurang yang terjadi sekira beberapa bulan yang lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel) menggalang dana bantuan dengan membuka rekening donasi.

Tidak hanya itu, bantuan juga banyak mengalir swadaya dari berbagai kalangan masyarakat.

Nah, persoalannya, beberapa hari belakangan, warga korban bencana abrasi yang diungsikan ke Hunian Sementara (Huntara) mengeluhkan berbagai persoalan, mulai dari bantuan yang tak tepat sasaran, lambannya penyaluran bantuan lanjutan, sampai sering matinya lampu (listrik padam). (tl)

Berita Terkait

Pemerintah Terbitkan Tiga Regulasi Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
Musrenbang RKPD 2027, Tri Adhianto Sebut Perkuat Sinergi Pembangunan Lintas Sektor
TC Mandiri hingga Target Juara, Pertina Kota Bekasi Tancap Gas di Tengah Keterbatasan
‎Imigrasi Bekasi Amankan 78 WNA di Proyek Konstruksi, Diduga Kerja Tanpa Izin ‎
‎Kantor Imigrasi Bekasi Pastikan Tetap Beroperasi Normal Setiap Hari Jumat
Wali Kota Bekasi Resmikan Gedung Serbaguna Mandala Adhyaksa
Pencopotan Gus Shol Ditolak 11 PAC, Legitimitas Keputusan Dipertanyakan
Kasus Kejahatan ITE Pelaku Cinta dan Nabila Digelar dan Periksa Ahli, Profesionalisme Penyidik Diuji: Propam Polres Minsel Siap Kawal

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:44 WIB

Pemerintah Terbitkan Tiga Regulasi Penguatan Ketahanan Pangan Nasional

Kamis, 16 April 2026 - 20:32 WIB

Musrenbang RKPD 2027, Tri Adhianto Sebut Perkuat Sinergi Pembangunan Lintas Sektor

Kamis, 16 April 2026 - 18:48 WIB

TC Mandiri hingga Target Juara, Pertina Kota Bekasi Tancap Gas di Tengah Keterbatasan

Rabu, 15 April 2026 - 20:31 WIB

‎Imigrasi Bekasi Amankan 78 WNA di Proyek Konstruksi, Diduga Kerja Tanpa Izin ‎

Rabu, 15 April 2026 - 15:21 WIB

‎Kantor Imigrasi Bekasi Pastikan Tetap Beroperasi Normal Setiap Hari Jumat

Berita Terbaru