Siaran TV Analog Dimatikan, Warga Pertanyakan Bantuan Set Top Box

- Jurnalis

Minggu, 6 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK – Sejumlah masyarakat Kabupaten Lebak khususnya bagi kalangan ekonomi menengah kebawah atau warga kurang mampu kecewa migrasi siaran TV analog ke siaran TV digital atau dikenal dengan nama Analog Switch Off (ASO). Sebab warga mengaku tidak mampu membeli alat set top box (STB) dan bantuan STB yang dijanjikan pemerintah sampai hari ini belum jelas realisasinya. Padahal, Siaran televisi selama ini merupakan hiburan yang murah dan nyaman bagi keluarga, khususnya bagi masyarakat yang kurang mampu.

Badriyah, warga Kecamatan Maja mengatakan, Ia kini tak bisa lagi menonton televisi karena kebijakan tersebut. Bentuan STB yang dijanjikan pemerintah apakah dia termasuk warga didata atau tidak, ia tidak mengetahui. Karena tidak ada petugas dari mana pun yang mendata.

“Iya sampai sekarang tv mati ga bisa nonton, tentu kami kecewa, untuk beli STB tidak punya uang,” kata Badriyah, Minggu (6/11).

Baca Juga :  Jalin Silaturahmi, SMSI Jaktim Sambangi Kejari Jaktim

Hal yang sama juga dialami hoiro horin, warga Kelurahan Muhara Ciujung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, ia pun hingga saat ini masih belum mendapatkan alat set top box dari pemerintah. Jika melihat kriterianya dia harusnya salahsatu warga penerima bantuan STB. Karena, dia merupakan masuk katagori masyarakat miskin yang terdaftar pada bantuan PKH dan BPNT.

“Belum dapat, tidak tahu kapan bantuan STB saya terima, karena belum ada informasi apapun, sehingga sampai saat ini tv mati,” ujarnya.

Amsar Japung, Departemen data dan Informasi DPP Ormas Jarum Lebak juga mempertanyakan kebijakan pemerintah terkait bantuan STB. Menurut Amsar, standar yang digunakan oleh pemerintah dalam penetapan penerima bantuan STB gratis dinilai dari apa. Karena kata Amsar, kondisi ekonomi masing-masing orang berbeda beda. Sehingga hal ini yang perlu dikaji dan dipertimbangkan ulang oleh pemerintah.

Baca Juga :  Lintong Dianto Putra Angkat Bicara Terkait SLF Bangunan Gedung Pemerintah Kota Bekasi

”Menentukan tidak mampu dan tidak itu dari mana? Apakah hanya dari KTP? Jika di KTP tidak bekerja, namun dia ada pengusaha sembako? Dan bagaimana jika kita yang dalam keluarga tapi hanya pekerja swasta. Apalagi dalam kondisi kita yang baru saja pulih dari Covid, saya pikir perlu dipertimbangkan lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Lebak, Doddy Irawan mengaku, pihaknya hanya sekedar mengusulkan data yang sudah dihimpun oleh desa dan kecamatan. Sehingga, data warga penerima bantuan STB yang telah diusulkan sebanyak 25.590 Keluarga.

“Sampai hari ini masih menunggu kepastian kapan bantuan STB untuk 25.590 penerima bisa diberikan, dan kami juga tidak tahu tekhnis pembagiannya seperti apa. Karena Kominfo RI yang mengatur, kita hanya mengusulkan saja,” ucapnya. (red)

Berita Terkait

‎Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Kota Bekasi Ternyata Pernah Evakuasi Buaya: Catat Nomor Penting!
Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
Bengkalis Jadi Tuan Rumah KKI 2026, Bupati Hj. Kasmarni Dorong Inovasi Teknologi Kemaritima
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan
Pemdes Pinaling Amurang Timur Gelar HUT Desa Ke 135 Tahun, Berbagai Lomba Diadakan
Japnas Bekasi Dilantik, Temy Hermanto: Perkuat Jaringan, Besarkan Pengusaha Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 17:17 WIB

‎Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Kota Bekasi Ternyata Pernah Evakuasi Buaya: Catat Nomor Penting!

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Senin, 14 September 2026 - 16:15 WIB

Bengkalis Jadi Tuan Rumah KKI 2026, Bupati Hj. Kasmarni Dorong Inovasi Teknologi Kemaritima

Sabtu, 12 September 2026 - 14:42 WIB

HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan

Berita Terbaru