Cegah Stunting, Pemerintah Gencarkan Program Bantuan Pangan dan Protein untuk Keluarga Beresiko Stunting (KRS) se- Indonesia

- Jurnalis

Sabtu, 15 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI – Pencegahan dan penurunan angka stunting merupakan fokus kerja Pemerintah Republik Indonesia dan melalui Badan Pangan Nasional yang bersinergi dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) disalurkan Bantuan Pangan dan Protein untuk penurunan stunting di Indonesia dengan sasaran para penerima manfaat yang terdaftar sebagai Keluarga Beresiko Stunting (KRS).

Adapun target KRS penerima manfaat program tersebut adalah sebanyak 1.446 Juta di 7 Provinsi dan 169 Kota/Kabupaten. Bantuan paket pangan yang terdiri dari 1Kg Ayam Negeri dan 10Pcs Telur Ayam yang dibantu distribusi oleh PT. Pos Indonesia sebagai mitra pengirim dimana pada hari Sabtu (15/04) digelar kick-off penyaluran bantuan yang bertempat di Kantor Pos Bekasi, Jl. Lapangan Serbaguna, Margahayu, Bekasi Timur.

Kick-off penyaluran bantuan dihadiri oleh Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi, Deputi KBKR BKKBN dr. Eni Gustina, Direktur Komersial BUMN Holding Pangan ID FOOD, Ardiansyah Chaniago, Direktur Suppy Chain Management dan Teknologi Informasi, Bernadetta Raras, Direktur Keuangan dan SDM PT Berdikari, Yeliandriani, Direktur Operasional PT Berdikari, Muhammad Hasyim, Direktur Utama PT Pos Indonesia persero, Faizal Rochmad Djoemadi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, dan Kepala Dinas Ketahan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Bekasi, Herbert Panjaitan dan Kepala BKKBN Kota Bekasi.

Baca Juga :  BIGHUG Kota Bekasi: Sinergi Pemerintah dan Pengusaha untuk Meningkatkan Investasi dan Ekonomi Daerah

“Penyaluran bahan pangan dan protein kepada para KRS merupakan arahan langsung Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, tujuannya untuk menurunkan angka stunting di Indonesia yang ditargetkan turun ke angka 14%. Tentunya program ini akan dilakukan secara bertahap dan terus menerus serta akan aktif dilaporkan kepada Presiden dan harapannya program ini berjalan baik dan berdampak besar sehingga target penurunan angka stunting tercapai,” ujar Arief Prasetyo Adi selaku Kepala Badan Pangan Nasional.

Terkait data penerima manfaat, Arief pun menambahkan, “data para KRS penerima disusun berdasarkan by name by address yang dikelola oleh BKKBN, lalu dimasukkan ke dalam database PT. Pos Indonesia yang nantinya para penerima akan mendapatkan undangan untuk pengambilan bantuan di Kantor Pos, lalu dilakukan verifikasi kesesuaian data dengan membawa KTP ke tempat,” imbuhnya.

Tentunya, para penyalur bahan pangan juga terlibat dalam program tersebut. Sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti PT. Rajawali Nusantara Indonesia/ID Food dan PT. Berdikari merupakan supplier resmi yang menyediakan bahan pangan berkualitas untuk para penerima manfaat.

Baca Juga :  Kampanye Terbuka PYR-FAM di Kecamatan Tenga Meriah Dihadiri CEP, MEP dan YSK

“Kami menggandeng para supplier terpercaya, ada ID Food dan PT. Berdikari, yang tentunya produk-produknya berkualitas tinggi karena kami berkomitmen untuk memberikan bahan pangan terbaik bagi para penerima,” tambah Arief.

BKKBN mengalokasikan sebanyak kurang lebih 5 Ribu KRS selaku penerima manfaat di Kota Bekasi yang tersebar di 56 Kelurahan se- Kota Bekasi dimana para penerima yang sudah menerima undangan dari PT. Pos Indonesia dapat datang langsung ke Kantor Pos Bekasi untuk pengambilannya.

Terakhir, Herbert Panjaitan selaku Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKPPP) Kota Bekasi sampaikan dukungannya terhadap Program Bantuan Pangan dan Protein tersebut.

Ia menyampaikan bahwa, “tentunya kami DKPPP siap berperan untuk mendukung penuh jalannya program Nasional ini. Diharapkan agar penyampaiannya merata tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan dan berjalan lancar, sehingga target penurunan angka stunting dapat terwujud secara signifikan,” tutupnya.

(HMS)

Berita Terkait

‎Kemudahan Urus Paspor Akhir Pekan, Imigrasi Bekasi Hadirkan Layanan ‘BEKEN WE SAVE’
‎Layanan Urus Paspor: Imigrasi Bekasi Buka Layanan Istimewa di Hari Sabtu dan Minggu
Plh Walkot Harris Bobihoe Bahas Solusi Persampahan Dan Tindak Tegas Oknum SPMB
Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri.
Tak Bisa Hadir, Anggota DPR RI Bonnie Triana Titip Salam Hangat Lewat Ketua DPRD Lebak Saat Penyerahan PIP
Hari Lingkungan Hidup 2026, Plh. Wali Kota Bekasi Dukung Penguatan Gerakan Indonesia Asri
Militan Gibran Nusantara Bersiap Deklarasi, Ketua Panitia: Perkuat Pengawasan Program Pemerintah
LI-TIPIKOR Akan Laporkan Indikasi Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Pinabetengan

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 23:50 WIB

‎Kemudahan Urus Paspor Akhir Pekan, Imigrasi Bekasi Hadirkan Layanan ‘BEKEN WE SAVE’

Selasa, 9 Juni 2026 - 23:01 WIB

‎Layanan Urus Paspor: Imigrasi Bekasi Buka Layanan Istimewa di Hari Sabtu dan Minggu

Senin, 8 Juni 2026 - 19:44 WIB

Plh Walkot Harris Bobihoe Bahas Solusi Persampahan Dan Tindak Tegas Oknum SPMB

Senin, 8 Juni 2026 - 10:16 WIB

Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri.

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:38 WIB

Tak Bisa Hadir, Anggota DPR RI Bonnie Triana Titip Salam Hangat Lewat Ketua DPRD Lebak Saat Penyerahan PIP

Berita Terbaru

Berita

Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri.

Senin, 8 Jun 2026 - 10:16 WIB