Deklarasi BTNI: Erros Djarot Serukan Indonesia Bebas Diskriminasi Etnis

- Jurnalis

Jumat, 18 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA— Bangsa Indonesia sebagai bangsa multi etnis, harus dibebaskan dari segala diskriminasi etnis. Banyak warga Tionghoa yang ikut berjuang membebaskan negeri ini dari penjajahan di masa lalu.

Budayawan yang berkomitmen kebangsaan Erros Djarot menyerukan hal itu dalam sambutannya di acara deklarasi Bhineka Tionghoa Nasionalis Indonesia (BTNI).

Erros menyebut sejumlah orang Tionghoa turut berjuang dalam memerdekaan Indonesia. Mereka di antaranya, Djiaw Kie Siong, pemilik rumah di Rengasdengklok, Karawang Jawa Barat, yang digunakan Soekarno dan Hatta untuk menyusun naskah teks proklamasi pada 16 Agustus 1945.

Baca Juga :  Solidaritas Kemanusiaan, TNI Kerahkan Dua Pesawat Kirim Bantuan Ke Palestina

Tepat hari Kamis sore, setelah peringatan hari ulang tahun kemerdekaan RI, 17 Agustus 2023, masyarakat Tionghoa Indonesia mendeklarasikan sebuah wadah bernama Bhineka Tionghoa Nasionalis Indonesia (BTNI).

Organisasi itu dibentuk, menurut ketuanya, Vincen Djaya Saputra, untuk ikut berkontribusi pada kemajuan Indonesia yang berdaulat.

Deklarasi BTNI berlangsung di kantor GBN, Jalan Penjernihan, Jakarta Pusat. Hadir dalam kesempatan itu Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Bambang Soesatyo, budayawan yang peduli pada kebangsaan Erros Djarot, Wakil Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Yono Hartono, Ketua BTNI Vincen Djaya Saputra dan sejumlah tokoh masyarakat Tionghoa dari berbagai kalangan.

Baca Juga :  Ketua PWI Bekasi Raya: Wartawan Harus Dihargai, Tapi Juga Taat Etika

Dalam BTNI, Erros ditempatkan di pos strategis yaitu ketua dewan pertimbangan BTNI. Dalam sambutannya di depan Bambang Soesatyo saat BTNI dideklarasikan, Erros yang tampak egaliter menggunakan bahasa pergaulan sehari-hari yang membuat hadirin kaget dan tertawa.

“Tolong tertibkan momongan sampean. Wong yang namanya presiden itu adalah momongan sampean sebagai ketua MPR RI,” kata Erros yang disambut “gerr” tawa hadirin. (*)

Berita Terkait

Pengukuhan Paskibraka Setu 2026: Camat Ingatkan Kedisiplinan dan Nama Baik Sekolah
Situasi Premier Estate 2 Bekasi Sempat Memanas Ditengarai Akibat Sengketa Lahan
Bersama Jajarannya Kapolrestro Kombespol Putu Kholis Berkunjung Ke PWI Bekasi Raya
Kukuhkan Paskibraka Kota Bekasi, Wali Kota Pesan Jadikan Kebanggaan Orang Tua
Tantan Sulthon Menang Telak, PWI Bekasi Raya Ucapkan Selamat dan Siap Bersinergi
‎Diduga Serobot Lahan 2.954 M², Ahli Waris Alm Tonge Nyimin dan Kuasa Hukum Tempuh Jalur Hukum
Pelanggan Bisnis dan Industri PLN UID Jabar Tumbuh Hingga 11,32 Persen di Semester 1 2026, Perkuat Geliat Ekonomi Jawa Barat
Kemnaker Siapkan Akses Pelatihan dan Kerja bagi Penyintas Penyalahgunaan Narkoba

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:47 WIB

Pengukuhan Paskibraka Setu 2026: Camat Ingatkan Kedisiplinan dan Nama Baik Sekolah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Situasi Premier Estate 2 Bekasi Sempat Memanas Ditengarai Akibat Sengketa Lahan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Bersama Jajarannya Kapolrestro Kombespol Putu Kholis Berkunjung Ke PWI Bekasi Raya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:05 WIB

Kukuhkan Paskibraka Kota Bekasi, Wali Kota Pesan Jadikan Kebanggaan Orang Tua

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:08 WIB

‎Diduga Serobot Lahan 2.954 M², Ahli Waris Alm Tonge Nyimin dan Kuasa Hukum Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru