Gebyar Lebak ASIK: Langkah Terintegrasi Atasi Stunting, Inflasi, dan Kemiskinan Ekstrem

- Jurnalis

Rabu, 28 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK – Dalam rangka mengatasi tiga masalah besar yaitu stunting, inflasi, dan kemiskinan ekstrem, Pemerintah Kabupaten Lebak menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Gebyar Lebak ASIK (Atasi Stunting, Inflasi, dan Kemiskinan Ekstrem) secara daring, Selasa (27/2/24).

Rapat koordinasi ini diikuti oleh Pj. Bupati Lebak Iwan Kurniawan bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Lebak, anggota Forkopimda Kabupaten Lebak, jajaran instansi vertikal, organisasi profesi, akademisi, dan juga pihak swasta.

Gebyar Lebak ASIK merupakan inisiatif Pemerintah Kabupaten Lebak dalam menangani stunting, menekan inflasi, dan juga menghapus kemiskinan ekstrem di Kabupaten Lebak dengan menggandeng dan menyelaraskan program kegiatan dari berbagai sektor, sehingga diharapkan akan memberikan dampak langsung dan signifikan bagi masyarakat Kabupaten Lebak dalam menyelesaikan ketiga masalah tersebut.

Baca Juga :  Tim RW 001 Peduli Harapan Jaya Bekasi Utara Galang Bantuan Beras untuk Warga yang Berduka

“Menurunkan stunting, menghapus kemiskinan ekstrem, dan menekan inflasi menjadi prioritas dalam RKPD 2024, bahkan menurunkan stunting dan menghapus kemiskinan ekstrem menjadi nasional dan daerah yang perlu mendapatkan penanganan serius. Melalui Kolaborasi Lebak ASIK, penanganan ketiga masalah tersebut akan dilakukan secara berkelanjutan sesuai kebutuhan masyarakat, bukan hanya dilakukan dalam satu event saja,” ungkap Iwan.

Ia pun menghimbau kepada jajaran Forkopimda, seluruh Perangkat Daerah, dunia usaha, maupun NGO, dan stakeholder lainnya untuk bersama menyatukan dan menyinergikan kegiatan pemberdayaan dan pemberian bantuan tersebut kepada masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga :  PWI Bekasi Raya Lepas 51 Calon Anggota untuk Ikuti OKK di Bandung

“Gebyar ini merupakan langkah kita bersama membantu penanganan stunting, inflasi, dan kemiskinan ekstrem secara terintegrasi. Saya berharap partisipasi dari seluruh stakeholder, baik Forkopimda maupun dunia usaha untuk mendukung penyelenggaraan Lebak ASIK ini,” ujarnya.

Rencananya Gebyar Lebak ASIK ini akan dilaksanakan tiga kali dalam setahun, dimana kegiatan tersebut akan dilakukan secara serentak di beberapa lokasi yang menjadi irisan lokasi prioritas penanganan stunting dan penghapusan kemiskinan ektrem di Kabupaten Lebak. (Sar/Red)

Berita Terkait

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
Bengkalis Jadi Tuan Rumah KKI 2026, Bupati Hj. Kasmarni Dorong Inovasi Teknologi Kemaritima
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan
‎Tingkatkan PAD, Pemkot Bekasi dan BPN Jalin Kerja Sama Integrasikan Data Pertanahan
Pemdes Pinaling Amurang Timur Gelar HUT Desa Ke 135 Tahun, Berbagai Lomba Diadakan
Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Tri Minta Perhatian Lebih untuk Anak dan Lansia

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Senin, 14 September 2026 - 16:15 WIB

Bengkalis Jadi Tuan Rumah KKI 2026, Bupati Hj. Kasmarni Dorong Inovasi Teknologi Kemaritima

Sabtu, 12 September 2026 - 14:42 WIB

HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan

Kamis, 10 September 2026 - 12:12 WIB

Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan

Berita Terbaru