Akses Jalan Desa Pinaling Minsel Rampung Dikerjakan, Namun Sayangnya Terkesan Asal Jadi

- Jurnalis

Minggu, 24 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akses jalan Desa Pinaling Kecamatan Amurang Timur Kabupaten Minahasa Selatan, yang pengerjaannya diduga asal jadi atau tidak sesuai prosedur standar pengerjaan/ Foto: TelusurNews

Akses jalan Desa Pinaling Kecamatan Amurang Timur Kabupaten Minahasa Selatan, yang pengerjaannya diduga asal jadi atau tidak sesuai prosedur standar pengerjaan/ Foto: TelusurNews

MINSEL, TelusurNews,- Setelah sekian lama, warga Desa Pinaling Kecamatan Amurang Timur menanti perbaikan akses jalan ke desa tersebut, akhirnya jalan diperbaiki.

Namun sangat disayangkan, akses jalan yang diperbaiki terkesan asal jadi. Terpantau dari lokasi, ada beberapa titik yang pengaspalannya dikerjakan secara tidak profesional. Warga pun kemudian ramai memposting di media sosial (medsos) Facebook.

Tangkapan Layar dari salah satu netizen yang di-posting di media sosial Facebook

Diketahui, anggaran pengerjaannya ditata pada tahun anggaran (TA) 2023, namun baru dikerjakan pada sekitar Februari 2024.

Dan menurut warga, semenjak awal perbaikan jalan hingga selesai pada sekitar akhir Februari lalu, tidak pernah nampak plang atau papan pemberitahuan mengenai kisaran anggaran dan atau dari pihak kontraktor mana yang mengerjakannya.

Kuat dugaan, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) sengaja menyembunyikan siapa pihak ketiga atau kontraktor pelaksana.

Hal tersebut disampaikan oleh salah seorang warga Desa Pinaling Decky Losung.

“Saya sempat ke kantor Dinas PU. Tapi sesampainya di sana saya coba tanyakan ke kepala dinas (kadis), tapi kadis mengatakan tidak tau siapa kontraktor yang mengerjakan jalan itu, masa seorang kepala dinas tidak tau siapa kontraktor,” ungkap Decky, Minggu (24/03/2024).

Baca Juga :  Budiman Sudjatmiko Usulkan Kades agar diikutsertakan pendidikan di Lemhannas

Wartawan media ini kemudian mencoba melakukan penelusuran. Dari hasil penelusuran, akses jalan Desa Pinaling yang diperbaiki tersebut hanya berkisar kira-kira 500 meter, yang pengerjaannya terpotong menjadi dua titik dengan kisaran masing-masing 250 meter. Namun terpantau di beberapa titik ketebalan aspal jalan hanya berkisar 3-4 milimeter, yang artinya tidak sesuai standar pengerjaan.

Tangkapan Layar postingan salah satu netizen yang juga merupakan warga Desa Pinaling

Selain pengerjaannya terkesan asal jadi, terpantau di sepanjang ruas jalan tersebut masih banyak jalanan berlobang dan rusak parah, yang mungkin belum masuk pada anggaran perbaikan ruas jalan tersebut.

Warga mengatakan, anggaran pengerjaan jalan tersebut hampir 1 miliar, atau berkisar 900 juta lebih.

Namun menurut warga Decky Losung, salah satu tokoh masyarakat Desa Pinaling kepada wartawan mengatakan, pembuatan jalan tersebut menurutnya tidak sesuai prosedur. Bahkan ia mempersilahkan ahli untuk memeriksa kembali hasil pengerjaan proyek jalan tersebut.

Baca Juga :  Plt. Wali Kota Bekasi Lantik Direktur PD Migas Kota Bekasi, Apung Widadi SE

“Pembuatan jalan ini tidak sesuai prosedur kalau saya lihat, bisa saya undang ahli juga datang periksa, panasnya (hotmix) sudah tidak standar, sudah dibawah standar” ujarnya.

Menurutnya, hal tersebut terjadi akibat tindakan oknum kontraktor nakal, yang kemudian akan mempengaruhi kinerja Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan.

“Ini tidak benar pengerjaannya, ini mempermalukan nama baik bupati. Jadi ingat, anda-anda kontraktor nakal, anda telah mempermalukan bupati,” tandas Losung.

Salah satu titik akses jalan Desa Pinaling yang diduga dikerjakan tidak sesuai standar

Besar harapan warga agar Pemerintah dapat meninjau kembali pengerjaan akses jalan Desa Pinaling tersebut.

“Harapan kepada pemerintah, semoga ini segera diperhatikan, harus lebih kontrrol lagi pekerjaan seperti ini, sebab jika tidak dikontrol akan merusak nama baik pemerintah kabupaten,” pungkasnya.

Terkait hal ini, wartawan media ini kemudian mencoba untuk menghubungi pihak Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Minahasa Selatan, yaitu Kepala Bidang Bina Marga Andre Wajong lewat pesan singkat WhatsApp pribadinya. Namun sangat disayangkan hingga berita ini tayang Wajong belum menanggapi. (red)

Editor : Toar Lengkong

Berita Terkait

Masih Berproses, Panitia Pilhut Desa Kamangta Akhirnya Diperiksa Terkait Dugaan Pelanggaran Pelaksanaan Pilhut 2026
Sidang Perdana Praperadilan Ditunda Hakim, Termohon Polres Metro Bekasi Kota Tidak Hadir
‎Sekda Kota Bekasi Ajak ASN dan Masyarakat Bangun Keluarga Berkualitas
Wali Kota Bekasi Minta Wangneng Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal Pada Proyek PSEL
Wawali Harris Bobihoe : Haturkan Terima Kasih Kepada Presiden RI Hidupkan Perekonomian Rakyat Melalui Nobar Piala Dunia 2026
Tanggapi Pemberitaan, Berikut Pernyataan Tegas Ketua Panitia HPN Bekasi Raya 2026
Di Ajang Sunda Karya Fest 2026 Kota Bekasi Raih Predikat Fashion Terkini Anugerah Fashion Show PKJB 2026 Se-Jawa Barat
Warga Soroti Beberapa Dugaan Penyalahgunaan Anggaran yang Libatkan Rony Lengkey

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:02 WIB

Masih Berproses, Panitia Pilhut Desa Kamangta Akhirnya Diperiksa Terkait Dugaan Pelanggaran Pelaksanaan Pilhut 2026

Senin, 29 Juni 2026 - 18:52 WIB

Sidang Perdana Praperadilan Ditunda Hakim, Termohon Polres Metro Bekasi Kota Tidak Hadir

Senin, 29 Juni 2026 - 08:54 WIB

‎Sekda Kota Bekasi Ajak ASN dan Masyarakat Bangun Keluarga Berkualitas

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:01 WIB

Wali Kota Bekasi Minta Wangneng Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal Pada Proyek PSEL

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:11 WIB

Wawali Harris Bobihoe : Haturkan Terima Kasih Kepada Presiden RI Hidupkan Perekonomian Rakyat Melalui Nobar Piala Dunia 2026

Berita Terbaru