Sikap AWPI Kabupaten Bekasi Terkait Pelaksanaan PPDB online 2024

- Jurnalis

Minggu, 16 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN BEKASI – Ketua AWPI Kabupaten Bekasi, Sofiyah Prilestari mengaku sangat kecewa dengan kinerja Dinas Pendidikan dan Dinas Kominfosantik Kabupaten Bekasi yang dinilainya gagal.

“Saya sangat miris dan prihatin sekali, karena setiap tahunnya selalu melihat dan mendengar keluhan masyarakat, terutama orang tua siswa yang kesulitan dalam mendaftarkan anaknya. Ada saja, kendala di Sistem PPDB online, ” terangnya.

Seharusnya dunia pendidikan Indonesia terutama di Kabupaten Bekasi menuju Indonesia Emas sudah tidak lagi mengalami permasalahan di sistem PPDB online, ungkap Sofi.

Apalagi sambung Sofi, bahwa ditengarai kerap terjadi kecurangan dari oknum yang memanfaatkan kelemahan dari sistem PPDB online untuk mencari keuntungan diri dengan merekayasa data dan titik koordinat.

Baca Juga :  Ribuan Pendukung Banjiri Kampanye di Tumpaan, Banyak Pengurus PAC dan Ranting PDI-P Minsel Deklarasikan Dukung PYR-FAM

“Mana rasa peduli mereka, untuk memajukan dunia pendidikan dan rasa empati mereka terhadap siswa yang seharusnya layak masuk di sekolah negeri, namun gagal karena tersingkir oleh ulah oknum yang korup,” ucapnya kesal.

“Kami dari Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kabupaten Bekasi dengan tegas meminta kepada Pj Bupati Dani Ramdan, untuk melakukan tindakan tegas dan evaluasi kinerja pegawai yang gagal dan bersihkan oknum pegawai yang kedapatan melakukan kecurangan,” tegas Sofi.

Apakah setiap tahun ajaran baru orang tua harus mengalami hal yang berulang tanpa adanya perbaikan, tanya Sofi.

Baca Juga :  Ketua SMSI Kota Bekasi Ucapkan Selamat Kepada Ketua Terpilih PWI Bekasi

Menurutnya, aparat penegak hukum, pun seolah ditengarai melakukan pembekingan.

Maraknya spanduk himbauan, dari Komisi Pemberantasan Korupsi dan Kejaksaan seolah hanya menjadi pajangan saja, kata Sofi.

“Praktek praktek dugaan pungli di satuan pendidikan masih saja menjamur. Pertanyaannya adalah, apakah para penegak hukum dan penggiat kontrol sosial sudah tidak berfungsi lagi? Atau dugaan bagi bagi jatah masih kerap terjadi di satuan pendidikan kita?,” imbuhnya.

“Mari kita secara bersama sama membantu melakukan pengawasan dan jangan takut untuk melaporkan dugaan tindakan suap yang terjadi di satuan pendidikan,”pungkas Sofi.

Penulis : M. Seie

Editor : Redaksi

Sumber Berita : AWPI Kabupaten Bekasi

Berita Terkait

Kasus Dugaan Korupsi Anggaran Revitalisasi SMKN 1 Tumpaan Mulai Bergulir di Polres Minsel
Kasus Kejahatan ITE di Minsel Masuk Babak Baru, Pelaku CS dan NL Ditetapkan Tersangka: Segera Tahap I Kejaksaan
Festival Adu Bedug dan Dondang ke-19 Meriahkan Mustika Jaya, Tri Adhianto Ajak Lestarikan Budaya
Lintas Organisasi Bersatu, Ade Muksin Nahkodai Panitia HPN Bekasi Raya 2026
PWI Bekasi Raya Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang
Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia
Walikota Bekasi Hadiri Penyerahan SK Kepala Sekolah, Sebelumnya Gowes dari Rumah 
Pemerintah Terbitkan Tiga Regulasi Penguatan Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 05:24 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Anggaran Revitalisasi SMKN 1 Tumpaan Mulai Bergulir di Polres Minsel

Selasa, 21 April 2026 - 03:07 WIB

Kasus Kejahatan ITE di Minsel Masuk Babak Baru, Pelaku CS dan NL Ditetapkan Tersangka: Segera Tahap I Kejaksaan

Senin, 20 April 2026 - 15:28 WIB

Festival Adu Bedug dan Dondang ke-19 Meriahkan Mustika Jaya, Tri Adhianto Ajak Lestarikan Budaya

Sabtu, 18 April 2026 - 20:42 WIB

Lintas Organisasi Bersatu, Ade Muksin Nahkodai Panitia HPN Bekasi Raya 2026

Sabtu, 18 April 2026 - 14:27 WIB

PWI Bekasi Raya Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang

Berita Terbaru