Kejari Minsel Dinilai Macan Ompong Dalam Pengungkapan Dugaan Korupsi Factory Sharing Kapitu Minsel

- Jurnalis

Minggu, 13 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: tangkapan layar potongan gambar bahan rangka besi yang digunakan di Factory Sharing Kapitu Minsel, yang diduga menggunakan rangka besi bekas dari bangunan Teguh Bersinar Amurang

Foto: tangkapan layar potongan gambar bahan rangka besi yang digunakan di Factory Sharing Kapitu Minsel, yang diduga menggunakan rangka besi bekas dari bangunan Teguh Bersinar Amurang

MINSEL, TelusurNews,- Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa Selatan dinilai sebagai ‘macan ompong’ dalam mengungkap indikasi dugaan korupsi di proyek Rumah Produksi Bersama atau Factory Sharing di Kapitu, Kecamatan Amurang Barat.

Berbagai elemen masyarakat sempat menyuarakan bahkan melaporkan indikasi kasus tersebut, termasuk salah satu anggota dewan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Robby Sangkoy, namun hingga saat ini tidak ada tindak lanjut dari Kejari Minsel. Padahal indikasinya jelas. Rangka besi yang digunakan di Factory Sharing Kapitu jelas besi bekas pakai.

Dugaan mencuat beriringan dibongkarnya bangunan Teguh Bersinar di pusat kota Amurang yang masih kokoh berdiri pada saat itu, kemudian dibongkar dan diganti dengan proyek Ruang Terbuka Publik (RTP) yang menelan anggaran miliaran rupiah. Padahal pada saat itu lagi refocusing anggaran akibat pandemi Covid-19.

Alasan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minsel rangka besi telah dilelang dengan harga 14 jutaan rupiah, yang dibeli oleh pemilik Icon Gym Amurang, namun hingga saat ini tidak ada rincian penjelasan yang terang benderang dari Pemkab Minsel.

Baca Juga :  Gaji PNS Naik, Gerindra: Harus Memberikan Pelayanan Terbaik untuk Rakyat
Gambar: tangkapan layar kwitansi/nota pembelian rangka besi untuk Factory Sharing, yang dibeli oleh kontraktor

Sebelumnya, kepada media ini kontraktor Factory Sharing Kapitu mengungkap kwitansi atau nota pembelian besi yang menurut kontraktor dibeli baru. Namun kejanggalan dalam nota tersebut tidak ber-stampel atau tidak di-cap dari toko.

Indikasi lainnya, rekaman video yang ditunjukkan pihak kontraktor hanya memperlihatkan saat penurunan bahan rangka besi, lokasinya pun diduga bukan di lokasi Rumah Produksi Kapitu. Juga tidak disertai dengan video saat pemasangan rangka besi.

Warga kemudian banyak berspekulasi bahwa rangka besi yang diturunkan tersebut bukanlah rangka besi yang dipasang di Factory Sharing Kapitu.

Berbeda dengan besi yang diturunkan, kondisi besi yeng terpasang di Factory Sharing besi yang usang dan rusak, dapat diindikasikan itu merupakan besi bekas pakai, yang sama dengan besi di bangunan Teguh Bersinar Amurang.

Gambar: tangkapan layar lembaran kerangka acuan kerja Factory Sharing Kapitu Minsel

Selain kontraktor dan pejabat pembuat komitmen (PPK), ini tentu saja tidak lepas dari peran Dinas Koperasi Kabupaten Minahasa Selatan yang juga bertanggung jawab. Sedangkan Petahana Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, saat ini tengah melakukan cuti kampanye karena ikut dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Minsel 2024.

Baca Juga :  Kunjungan resmi PWKI ke Vatikan: Hadiah Istimewa Untuk Paus Fransiskus

Mirisnya, hingga saat ini Kejari Minsel memilih diam. Seakan ada ‘apa-apanya’ dengan Pemkab Minsel. Sebab diketahui, proyek Factory Sharing ternyata mendapat pendampingan khusus dari Kejari Minsel.

Lembaga Investasi Tindak Pidana Korupsi (LI-TIPIKOR) Republik Indonesia lewat Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Indonesia Timur Yosep L menegaskan akan mengawal dugaan indikasi korupsi pada proyek Rumah Produksi Bersama Kapitu Minsel. Dan meminta Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara untuk segera mengambil alih dan menindak lanjuti indikasi tersebut.

“Beberapa waktu lalu kami sudah menemui pihak Kejati Sulut, dan berbicara mengenai proyek ini. Dan mereka merespon baik. Kamipun rencananya akan segera menindak lanjuti dengan membuat laporan di Kejaksaan Tinggi maupun di Polda Sulut,” tegas Yosep, Sabtu (12/10). (toar)

 

Penulis : Toar Lengkong

Editor : Toar Lengkong

Berita Terkait

Sertijab Kapolres Metro Bekasi Kota: Pokja Wartawan Siap Perkuat Sinergi Bersama Kombes Putu Kholis
HUT ke-10 Bank Banten, Ketua DPRD Lebak Berharap Sinergi Perkuat Ekonomi Daerah
PWI Bekasi Raya Matangkan Program Strategis 2026, Sejumlah Kegiatan hingga Dialog Publik Interaktif
Sebelumnya Lokasi Koperasi Desa Kakenturan Barat Berhadapan dengan Pekuburan Viral Karena Ulah Oknum, Ternyata Ini Kebenarannya
Kang Andhy Daftar Calon Ketua PWI Jabar 2026, Usung Program Kesejahteraan Wartawan
‎Usung Tema ‘Let’s Grow Together’, TDA Bekasi Gelar Pesta Wirausaha 2026 di Pakuwon Mal
Puskesmas Jatibening Jemput Bola, Pastikan Pegawai SPPG Tetap Sehat Demi Sukseskan Program MBG
‎Kawal Asta Cita, GPN 08 Kota Bekasi Soroti PTSL 2026: BPN Harus Lebih Transparan

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Sertijab Kapolres Metro Bekasi Kota: Pokja Wartawan Siap Perkuat Sinergi Bersama Kombes Putu Kholis

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:58 WIB

HUT ke-10 Bank Banten, Ketua DPRD Lebak Berharap Sinergi Perkuat Ekonomi Daerah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 03:04 WIB

PWI Bekasi Raya Matangkan Program Strategis 2026, Sejumlah Kegiatan hingga Dialog Publik Interaktif

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:08 WIB

Sebelumnya Lokasi Koperasi Desa Kakenturan Barat Berhadapan dengan Pekuburan Viral Karena Ulah Oknum, Ternyata Ini Kebenarannya

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:54 WIB

Kang Andhy Daftar Calon Ketua PWI Jabar 2026, Usung Program Kesejahteraan Wartawan

Berita Terbaru