Pemkab Minsel Diduga Danai Ormas PIKI yang Baru Seumur Jagung Milik Salah Satu Calon Petahana Bupati Minsel, LI-TIPIKOR dan Bakornas Angkat Suara

- Jurnalis

Kamis, 14 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua Bakornas Sulut Noldy Poluakan (kanan), dan Ketua LI-TIPIKOR Minsel

Foto: Ketua Bakornas Sulut Noldy Poluakan (kanan), dan Ketua LI-TIPIKOR Minsel

MINSEL, TelusurNews,- Keberadaan organisasi kemasyarakatan (ormas) baru Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) Minahasa Selatan (Minsel) dipertanyakan oleh sebagian penggiat Ormas dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Minsel.

Pasalnya, hingga saat ini banyak Ormas dan LSM di Kabupaten Minsel tidak pernah tersentuh dengan anggaran bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minsel, padahal sudah sekian tahun terdata di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Minsel. Ada yang merupakan Ormas dan LSM lokal, namun tidak sedikit yang merupakan Ormas dan LSM berskala nasional.

Ironinya, Ormas PIKI yang diketahui baru seumur jagung diduga telah mendapatkan sentuhan anggaran dari Pemkab Minsel, yaitu lewat Badan Kesbangpol Minsel. Bahkan pada awal ‘cuti kampanye’ barusan Ormas PIKI menggelar kegiatan akbar di Aula Waleta Kantor Bupati Minsel.

Persoalannya, para Ormas dan LSM yang sudah lama ada sebelum PIKI tidak pernah mendapatkan kesempatan seperti itu oleh Pemkab Minsel. Usut punya usut, ternyata Ketua Umum PIKI adalah Calon Petahana Bupati Minsel inisial FDW, yang tengah cuti kampanye pada Pilkada Minsel 2024.

Kejanggalan lain, para pengurus Ormas PIKI diduduki oleh para pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Minsel, seperti diantaranya Arthur Tumipa yang menjabat sebagai Ketua Harian Ormas PIKI, yang merupakan Kadis Pendidikan Kabupaten Minahasa Selatan dan juga sebagai Plt Asisten III Pemkab Minsel. Selain itu, ada sejumlah kepala bidang dan kepala bagian di Pemkab Minsel juga menduduki posisi strategis di Organisasi PIKI Minsel, seperti contoh ada Kabid Pendidikan Dasar di Dinas Pendidikan Kabupaten Minsel, Marthen Wonseke.

Baca Juga :  Pilkada Lebak 2024 Akan Seru, 24 Nama Berpeluang Jadi Calon, Ada Nama Adde Rosi dan Rizki Auliya

Saat menggelar kegiatan di Aula Waleta pada beberapa waktu lalu, disinyalir Ormas PIKI Minsel menggunakan anggaran Pemkab Minsel, yaitu lewat Badan Kesbangpol  dan Dinas Pendidikan Minsel dimana Arthur Tumipa sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) di situ.

Layaknya dispesialkan, PIKI dengan mudahnya menggelar kegiatan di Pemkab Minsel, dan Ormas dan LSM lain bagaikan dianaktirikan oleh Badan Kesbangpol Minsel.

Terkait hal itu, Ketua LSM LI-TIPIKOR Minsel Toar Lengkong, lewat Humas LI-TIPIKOR angkat suara. Lembaga Antu Rasuha ini menyayangkan hal tersebut, kemudian meminta Aparat Penegak Hukum untuk menindaklanjuti dengan memeriksa setiap anggaran hibah yang dikucurkan kepada setiap Ormas dan LSM, serta meminta APH untuk memeriksa penggunaan anggaran melalui Badan Kesbangpol Minsel.

Baca Juga :  Mengejar Salju hingga DisneySea: Catatan Perjalanan Akhir Tahun Pengacara ASF & Keluarga di Negeri Sakura

“Kami tentunya sangat menyangkan bila demikian terjadi, kami yang sudah terdata sejak beberapa tahun yang lalu, tentunya merasa dianaktirikan,” ujarnya, melalui Humas, Kamis (14/11).

Sementara itu, Ketua LSM Badan Anti Korupsi Nasional (Bakornas) Sulut Noldy Poluakan mengatakan, jika hal itu benar bahwa ada kucuran dana ke organisasi tertentu dan tidak sesuai dengan ketentuan dan aturan lainnya maka, demi hukum dan Keadilan  LSM BAKORNAS Sulut meminta agar APH dalam hal ini Tipikor Polres atau Kejari segera memanggil dan memeriksa Kaban Kesbangpol dan semua yang terlibat jika  informasi itu benar adanya

“Kami tidak bermaksud cemburu, saya selama memimpin beberapa LSM Anti Korupsi tidak pernah mendapatkan bantuan apapun dari Kesbangpol Propinsi maupun Kabupaten sekali say tegaskan kami tidak pernah mendapatkan bantuan dalam bentuk apapun termasuk suntikan dana, padahal selama ini dari beberapa LSM yang saya pimpin semua aktif menjalankan organisasi contoh memberikan advokasi kepada masyarakat, mendampingi kasus – kasus masyarakat kami aktif mengkritisi pemerintah atau melaporkan begitu banyak kasus ke APH” kata Poluakan. (redaksi)

Berita Terkait

Dialog Interaktif PWI Bekasi Raya, Membedah Pengawasan Orang Asing di Bekasi
Kabid Humas Polda Jabar Kunjungi PWI Jawa Barat, Dukung Penyelenggaraan Konferprov 2026
Berganti, Diana Wahyu Widiyanti Jabat Kajari Kota Bekasi Gantikan Sulvia Triana Hapsari
‎GRIM Kecam Dugaan Pungli Oknum Dishub Kota Bekasi, Desak Sanksi Tegas dan Transparan
LI-TIPIKOR Bersama Awak Media Audiensi di Kejari Minsel: Dugaan Keterlibatan Bawaslu Dalam Penyalahgunaan Hibah Pilkada
‎Usung Tema ‘Berbagi Terang’, PELPRIP GPdI Wilayah VII Jabar Bagikan Kacamata Gratis di Tambun
GEBRAK Volume 2 Hadirkan Ragam Potensi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Daerah
Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Bekasi dan HUT RI, 28 Tim Bertarung di Piala Futsal Bupati Cup 2026

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:26 WIB

Dialog Interaktif PWI Bekasi Raya, Membedah Pengawasan Orang Asing di Bekasi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 01:20 WIB

Kabid Humas Polda Jabar Kunjungi PWI Jawa Barat, Dukung Penyelenggaraan Konferprov 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Berganti, Diana Wahyu Widiyanti Jabat Kajari Kota Bekasi Gantikan Sulvia Triana Hapsari

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:06 WIB

‎GRIM Kecam Dugaan Pungli Oknum Dishub Kota Bekasi, Desak Sanksi Tegas dan Transparan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:28 WIB

LI-TIPIKOR Bersama Awak Media Audiensi di Kejari Minsel: Dugaan Keterlibatan Bawaslu Dalam Penyalahgunaan Hibah Pilkada

Berita Terbaru