Digugurkan Panitia Menjadi Bacatum Hipmi Kota Bekasi, Gandhi Mohamad Duga Panitia Tak Netral

- Jurnalis

Selasa, 29 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Salah satu panitia diketahui membantu memberikan rekomendasi kepada calon lain, hal ini menimbulkan pertanyaan tentang keberpihakan panitia. Tim kami telah mengajukan protes resmi walau tetap kami digugurkan,” -Gandhi Dwiki Mohamad-

 

 

KOTA BEKASI – Salah satu Bakal Calon Ketua Umum(Bacatum) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia(Hipmi) Kota Bekasi, Gandhi Dwiki Mohamad menyatakan hal diatas saat menggelar konferensi pers di lantai 2 sebuah ruko Jalan Pekayon, Bekasi. Dalam keterangan nya kepada media, dirinya merasa bahwa ada kejanggalan dalam proses pengguguran pencalonan nya.

Dia mengakui bahwa adanya kekurangan pemberkasan saat pengembalian form pendaftaran dan melewati durasi waktu yang sudah ditentukan oleh Steering Committee/Organizing Committee(SC/OC) panitia pemilihan Ketua Umum Hipmi Kota Bekasi.

“Saya mengembalikan sesuai dengan waktu yang ditentukan yaitu Jum’at tanggal 25/04, hanya saja saat mengembalikan form persyaratan ada kekurangan berkas yang harus dilengkapi. Saya dan tim berusaha melengkapi keesokan harinya Sabtu tanggal 26/04 dan diterima berkas oleh salah satu anggota SC. Kemudian kami dinyatakan gugur pada hari ini, Senin 28/04. Keterlambatan kami melengkapi berkas menjadi alasan pokok kami digugurkan,” ungkap Gandhi, dinihari Selasa(29/04.2025).

Menurutnya, keterlambatan melengkapi berkas tersebut bukan sesuatu yang disengaja dan bisa ditolerir oleh SC/OC dan terhitung hanya sehari setelah waktu yang ditentukan panitia. Dia membandingkan bahwa dalam kontestasi Pemilu pun ada kekurangan berkas dan ada toleransi waktu untuk masih bisa melengkapi berkas, paparnya.

Baca Juga :  Realisasi Investasi Kota Bekasi Mengacu pada Data Kementerian Investasi, Bukan Daerah

“Kami merasa yang paling banyak ditunjukkan kekurangan dan kesalahannya adalah di pihak kami, sementara pihak lain yang juga ikut mendaftar juga kami temukan baru hari terungkap ada satu kejanggalan. Setelah kami bongkar ada ada salah satu panitia yang membantu untuk memberikan surat rekomendasi sebagai salah satu persyaratan kepada salah satu calon yang juga ikut berkontestasi bersama saya. Nah, terhadap hal seperti ini tindakan apa yang diambil oleh SC/OC, apa tetap diterima atau bagaimana. Kenapa panitia jadi ikut juga mencampuri urusan administrasi syarat dari salah satu Balon, bukan nya panitia harusnya netral dan tak berpihak,” tegas Gandhi.

Terhadap keputusan panitia yang sudah menggugurkan dirinya, Gandhi bersama tim berencana mempersiapkan protes resmi dengan mengajukan banding terhadap putusan pengguguran pencalonan nya baik kepada Ketua Umum Hipmi Kota Bekasi maupun Ketua Umum Hipmi Jawa Barat.

“Intinya kami sedang mempersiapkan semua bukti bukti sebagai bukti sanggahan kami kepada steering committee dan organizing committee terhadap putusan tersebut,” pungkas Gandhi.

Baca Juga :  Panglima TNI: Tanpa Kebersamaan Karhutla Tidak Dapat Diatasi

Senada, Qodri Ramadhan, Ketua Tim Pemenangan Maju Bergandengan Balon Ketum Hipmi Kota Bekasi menyarankan panitia menggugurkan kedua balon ketum yang ada dan membuka kembali pendaftaran untuk balon ketum Hipmi.

“Sebagai Ketua Tim Pemenangan Gandhi, kami merasa dirugikan akibat tidak diberikannya kesempatan untuk melengkapi berkas yang kurang. Meskipun ada indikasi ketidakadilan dalam proses ini, terutama terkait dengan keberpihakan panitia, kami berusaha untuk mengkomunikasikan masalah ini tetapi tidak mendapatkan respons yang memadai. Untuk itu kami mengusulkan agar kedua calon yang memiliki kelemahan ini digugurkan dan dilakukan pendaftaran baru,” terang Qodri Ramadhan.

Dirinya melanjutkan bahwa ada kekhawatiran bahwa jika proses tetap dilanjutkan, hasilnya tidak akan memuaskan dan bisa menimbulkan gugatan hukum. Dia juga mencurigai adanya sentimen tertentu yang mendukung calon lain yang lolos, kata dia.

“Saya berharap panitia ini netral dan terbuka kepada seluruh anggota Hipmi karena tagline kita kan “Bertanding Untuk Bersanding lalu tidak ada pertandingan karena salah satu calon gugur dan berujung aklamasi. Bagaimana bisa bersanding di kemudian hari untuk menjalankan roda organisasi ini,” ujar Qodri Ramadhan.

Penulis : Machruzar

Editor : Machruzar

Berita Terkait

Kang Andhy Daftar Calon Ketua PWI Jabar 2026, Usung Program Kesejahteraan Wartawan
‎Usung Tema ‘Let’s Grow Together’, TDA Bekasi Gelar Pesta Wirausaha 2026 di Pakuwon Mal
Puskesmas Jatibening Jemput Bola, Pastikan Pegawai SPPG Tetap Sehat Demi Sukseskan Program MBG
‎Kawal Asta Cita, GPN 08 Kota Bekasi Soroti PTSL 2026: BPN Harus Lebih Transparan
‎Terbaru, Rotasi Pejabat Pemkot Bekasi: Wali Kota Resmi Lantik Pejabat Eselon II, III, dan IV ‎
‎DPMPTSP Kota Bekasi Komit Jadi ‘Rumah Ketiga’ Bagi Pelaku Usaha dan Urai Hambatan Investasi
Perkuat Adaptasi Digital dan Pesta Rakyat, PWI Fest 2026 Jadi Agenda Tetap PWI Pusat
Sosialisasi BEETRI, Tri Adhianto: Displin Bukan Hanya Diukur dari Absensi Saja

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:54 WIB

Kang Andhy Daftar Calon Ketua PWI Jabar 2026, Usung Program Kesejahteraan Wartawan

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:38 WIB

‎Usung Tema ‘Let’s Grow Together’, TDA Bekasi Gelar Pesta Wirausaha 2026 di Pakuwon Mal

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:09 WIB

Puskesmas Jatibening Jemput Bola, Pastikan Pegawai SPPG Tetap Sehat Demi Sukseskan Program MBG

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:36 WIB

‎Kawal Asta Cita, GPN 08 Kota Bekasi Soroti PTSL 2026: BPN Harus Lebih Transparan

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:41 WIB

‎Terbaru, Rotasi Pejabat Pemkot Bekasi: Wali Kota Resmi Lantik Pejabat Eselon II, III, dan IV ‎

Berita Terbaru