PLN UP3 Bekasi Edukasi Jarak Aman Jaringan Listrik demi Keselamatan Masyarakat

- Jurnalis

Rabu, 25 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, 24 Juni 2025 – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan ketenagalistrikan, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bekasi secara konsisten melaksanakan edukasi mengenai jarak aman antara bangunan serta aktivitas masyarakat dengan jaringan listrik. Edukasi ini bertujuan untuk mencegah potensi bahaya yang dapat timbul akibat kedekatan bangunan atau aktivitas dengan jaringan listrik PLN.

Melalui berbagai program sosialisasi langsung ke masyarakat, penyebaran informasi melalui media sosial, serta publikasi di berbagai media massa, PLN UP3 Bekasi mengingatkan bahwa jarak aman minimal antara bangunan dengan jaringan listrik adalah 3 meter. Standar ini tidak hanya berlaku untuk konstruksi bangunan baru, tetapi juga untuk berbagai aktivitas yang dilakukan di dekat jaringan listrik.

Donna Sinatra, Manager PLN UP3 Bekasi, menjelaskan bahwa menjaga jarak aman ini adalah langkah vital untuk melindungi keselamatan masyarakat dan menjaga keandalan pasokan listrik.

Baca Juga :  PWI Jabar Matangkan Konferprov 2026, Sosialisasi Tahap I Tekankan Transparansi dan Demokrasi

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami. Jarak aman minimal 3 meter dari jaringan listrik ini penting untuk dipatuhi guna menghindari risiko kecelakaan seperti sengatan listrik, kebakaran, atau gangguan jaringan. Kami terus aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya jika ketentuan ini diabaikan,” ujar Donna.

Kegiatan edukasi ini tidak hanya menyasar kawasan perumahan, tetapi juga area komersial, pertanian, maupun industri kecil di wilayah kerja PLN UP3 Bekasi. Dalam sosialisasi lapangan, petugas PLN memberikan penjelasan langsung mengenai risiko-risiko seperti kabel listrik tersentuh, robohnya bangunan ke arah jaringan, hingga potensi korsleting akibat material bangunan yang terlalu dekat dengan kabel bertegangan tinggi.

Senada dengan itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Tonny Bellamy, dalam kesempatan terpisah menegaskan pentingnya kesadaran kolektif masyarakat terkait keselamatan kelistrikan.

“Keselamatan ketenagalistrikan adalah tanggung jawab bersama. PLN berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat agar memahami standar jarak aman ini. Kami berharap partisipasi aktif masyarakat untuk menjaga keselamatan pribadi, keluarga, dan lingkungan sekitar dari potensi bahaya kelistrikan,” ujar Tonny.

Baca Juga :  Aparatur Pemkot Bekasi Ikuti Sosialisasi Perda Kota Cerdas

PLN mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan kepada PLN jika menemukan bangunan atau aktivitas yang berpotensi bahaya karena dekat dengan jaringan listrik, baik melalui aplikasi PLN Mobile, Contact Center PLN 123, maupun kanal-kanal resmi lainnya.

Pentingnya Menjaga Jarak Aman Jaringan Listrik:
1.Minimal 3 meter antara bangunan/aktivitas dengan jaringan listrik.
2.Menghindari penggunaan alat-alat panjang seperti bambu, tiang, atau material lain di bawah atau dekat jaringan listrik.
3.Tidak melakukan pembangunan permanen di dekat jaringan listrik.
4.Tidak bermain layangan, memancing, atau melakukan aktivitas berisiko tinggi di sekitar jaringan listrik.

Dengan kesadaran dan kepedulian semua pihak, PLN berharap tercipta lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan bebas dari risiko kecelakaan kelistrikan.

Berita Terkait

Tegaskan Kedisiplinan dan Kesehatan ASN, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Minta Pegawai Berikan Performa Maksimal
Peta Lokasi PTSL 2026 Kota Bekasi Berubah Jadi 14 Kelurahan, Ini Alasannya
PWI Jabar Matangkan Konferprov 2026, Sosialisasi Tahap I Tekankan Transparansi dan Demokrasi
Wawali Harris Bobihoe: Bumi Patriot Bertransformasi Menjadi Kota Metropolis Modern Dan Terkoneksi
RPA Lebak Kecam Keras Dugaan Pelecehan Verbal Oknum Aktivis Terhadap Ketua DPRD Juwita Wulandari
Pemkot Bekasi Perkuat UMKM dengan Pelatihan Strategi Efektif Pengurusan Izin BPOM
Tinjau Pasar Tumpah di Rooftop Pasar Baru, Tri Adhianto: Fasilitas Kanopi, Eskalator hingga Lift Barang Disiapkan Bertahap
PWI Pusat Resmi Melaporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya, Tegaskan Komitmen Melindungi Martabat Wartawan

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:29 WIB

Tegaskan Kedisiplinan dan Kesehatan ASN, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Minta Pegawai Berikan Performa Maksimal

Senin, 27 Juli 2026 - 12:55 WIB

Peta Lokasi PTSL 2026 Kota Bekasi Berubah Jadi 14 Kelurahan, Ini Alasannya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:42 WIB

PWI Jabar Matangkan Konferprov 2026, Sosialisasi Tahap I Tekankan Transparansi dan Demokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:49 WIB

Wawali Harris Bobihoe: Bumi Patriot Bertransformasi Menjadi Kota Metropolis Modern Dan Terkoneksi

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:03 WIB

Pemkot Bekasi Perkuat UMKM dengan Pelatihan Strategi Efektif Pengurusan Izin BPOM

Berita Terbaru