Menanam Asa, Menumbuhkan Karya: Karang Taruna Kabupaten Bekasi Gelar Pelatihan Kapasitas Pengurus Tahun 2025

- Jurnalis

Kamis, 24 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR – Di kaki gunung yang sunyi dan udara yang bersih di Cisarua, Bogor, ratusan pemuda yang terdiri dari pengurus Karang Taruna Kecamatan dan OKK Kabupaten Bekasi berkumpul dalam satu misi yang sama, meneguhkan kembali semangat pengabdian sosial.

Kegiatan bertajuk Peningkatan Kapasitas Pengurus Karang Taruna Kabupaten Bekasi Tahun 2025 ini bukan sekadar pelatihan, melainkan ruang kontemplasi dan pembaruan tekad bagi para kader muda yang ingin membawa perubahan.

Berlangsung selama dua hari, 22–23 Juli 2025 di Hotel Tridaya Resort, kegiatan ini menjadi titik temu antara semangat muda dan bimbingan para tokoh yang telah lebih dahulu menapaki jalan pengabdian.

Turut hadir dan memberikan pemikiran-pemikiran yang menggugah, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Sukron, Ketua Karang Taruna Provinsi Jawa Barat Ahmad Taufik, Ketua Karang Taruna Kabupaten Bekasi Acep Supandi, mantan Ketua KPU Kabupaten Bekasi Ali Rido, Majelis Pertimbangan Karang Taruna Bung Irwan, serta Majelis Pakar Suryo, yang akrab disapa Bang zidane.

Ade Sukron, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kekuatan pemuda bukan terletak pada jumlah, tetapi pada keberanian untuk peduli dan bertindak.

Baca Juga :  Salah Satu Upaya Tangani Inflasi, Pemkot Bekasi Gencarkan Ketersediaan Bahan Pangan Murah

“Pemuda bukan hanya pewaris masa depan, tetapi juga penentu arah hari ini. Karang Taruna harus menjadi cahaya di tengah masyarakat, bukan sekadar penonton perubahan, tapi pelakunya. Kami di DPRD membuka ruang sebesar-besarnya bagi gerakan yang lahir dari nurani,” ucapnya, penuh makna.

Acep Supandi, Ketua Karang Taruna Kabupaten Bekasi, memaknai kegiatan ini sebagai investasi moral dan intelektual bagi pengurus.

“Kita tidak sedang membentuk pengurus biasa, kita sedang menanamkan nilai dan karakter. Dalam setiap langkah Karang Taruna, harus ada kepedulian, ketulusan, dan keberanian. Bekasi butuh pemuda yang hadir bukan untuk dilihat, tapi untuk bertindak,” ujar Acep dengan nada penuh tekad.

Dari tingkat provinsi, Ahmad Taufik, Ketua Karang Taruna Jawa Barat, menekankan pentingnya gerakan pemuda yang terstruktur dan berkelanjutan.

“Karang Taruna bukanlah organisasi seremonial. Ia adalah alat perjuangan sosial. Jika pemuda hari ini bersatu dalam gagasan dan semangat, maka wajah masyarakat akan berubah. Demi mewujudkan peningkatan kapasitas organisasi, pelajari, Maknai, dan jalankan AD ART Karang Taruna. Jadilah teladan yang menginspirasi, bukan hanya di Bekasi, tapi juga untuk Jawa Barat,” katanya dengan penuh semangat.

Baca Juga :  Disaksikan BPD, Pemdes Ranoketang Tua Salurkan BLT DD Tahap I 2022 ke 78 KPM

Sementara itu, Ali Rido, mantan Ketua KPU Kabupaten Bekasi, mengajak pemuda untuk tidak abai pada tanggung jawab sosial dan demokrasi.

“Jangan biarkan idealisme mati di tengah rutinitas. Demokrasi tidak hanya tentang pemilu, tapi tentang partisipasi. Karang Taruna bisa menjadi jembatan nilai antara warga dan negara,” pesannya kepada seluruh peserta.

Pernyataan yang tak kalah menggetarkan datang dari Suryo, Majelis Pakar yang akrab disapa Bang Zidane.

Sosok yang dikenal vokal dan berani ini memberikan pandangan jujur namun menggugah.

“Dalam organisasi sosial, yang dibutuhkan bukan popularitas, tapi keberanian untuk jujur dan konsisten. Karang Taruna itu ladang amal, bukan tempat mencari panggung. Siapa yang sungguh-sungguh di jalan ini, niscaya ia akan jadi cahaya di tempat yang gelap,” ujarnya lugas namun menyentuh.

Menanggapi pandangan-pandangan tersebut, Majelis Pakar Karang Taruna Kabupaten Bekasi menambahkan perspektif filosofis dengan mengangkat konsep Tridaya dalam filsafat Jawa, yakni cipta, rasa, dan karsa.

“Tiga kekuatan ini diyakini menjadi fondasi penting dalam membentuk watak dan gerakan sosial pemuda,” Tutupnya Majelis Pakar Suryo yang akrab dipanggil zidane

Berita Terkait

‎‎Restrukturisasi Pokja Wartawan Kota Bekasi, Ketua Pokja Ainsyam: Komitmen Eksistensi‎
Wakil Wali Kota Bekasi Tinjau Hari Pertama Masuk Sekolah, Pastikan Kesiapan SMP Negeri Sambut Tahun Ajaran Baru 2026
Wali Kota Bekasi Tinjau Hari Pertama Sekolah di SMPN 12 Kota Bekasi, Pastikan MPLS Berjalan Optimal
PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Wajib Mengacu SKEP Baru
Tim Hukum Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Bupati Batalkan Pelantikan HK: Banyak Sengketa
Masyarakat Menggugat, Tim Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa 2026 Dinilai Tidak Netral: Masyarakat Akan Gelar Aksi Damai
Ada apa Kejari Kota Bekasi Jadwalkan Periksa Pimpinan Disdagperin
‎Sidang Pembuktian Praperadilan SP3 Polres, Kuasa Hukum dan Pemohon Desak Hakim Membuka Kembali Kasus

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:38 WIB

‎‎Restrukturisasi Pokja Wartawan Kota Bekasi, Ketua Pokja Ainsyam: Komitmen Eksistensi‎

Senin, 13 Juli 2026 - 22:28 WIB

Wakil Wali Kota Bekasi Tinjau Hari Pertama Masuk Sekolah, Pastikan Kesiapan SMP Negeri Sambut Tahun Ajaran Baru 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 22:25 WIB

Wali Kota Bekasi Tinjau Hari Pertama Sekolah di SMPN 12 Kota Bekasi, Pastikan MPLS Berjalan Optimal

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:49 WIB

PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Wajib Mengacu SKEP Baru

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:20 WIB

Tim Hukum Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Bupati Batalkan Pelantikan HK: Banyak Sengketa

Berita Terbaru