Kewajiban Kemitraan PMA/PMDN dan UMKM di Kota Bekasi Dimulai, 10 Hotel Bermitra Dengan 24 UMKM

- Jurnalis

Senin, 27 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi telah menjalankan kewajiban kemitraan antara perusahaan penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui kolaborasi yang melibatkan sektor perhotelan dan restoran. Inisiatif ini merupakan amanat dari regulasi daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
‎
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bekasi, Priadi Santoso, menegaskan bahwa kemitraan ini adalah sebuah kewajiban.
‎
“Ada satu kewajiban dari perusahaan besar itu bisa bermitra, bisa mendukung pergerakan UMKM di Kota Bekasi,” ujar Priadi, saat ditemui di unit layanan MPP Bekasi.
‎
Ia juga mengungkapkan bahwa langkah awal yang telah dilakukan berhasil “mengawinkan” 24 UMKM dengan 10 hotel di Kota Bekasi pada bulan September lalu, menghasilkan penandatanganan 315 Perjanjian Kerja Sama (PKS).
‎
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bekasi, Yogi Kurniawan, yang turut menjadi narasumber, menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan inisiatif positif untuk memberdayakan UMKM. Setelah proses administratif dan kurasi, langkah selanjutnya adalah realisasi bisnis.
‎”Tujuan akhirnya adalah apa, realisasi transaksi, nah itu yang akan menjadi final result-nya dari kegiatan PKS ini,” jelas Yogi.
‎
Yogi menambahkan, saat ini sektor perhotelan menghadapi tantangan besar akibat kebijakan pusat seperti Perpres Nomor 1 Tahun 2025 dan pembatasan kegiatan. Namun, ia berharap kemitraan dengan UMKM tetap dipertahankan. “Pemerintah itu memiliki porsi sangat besar dalam hal usaha kami baik secara regulasi maupun secara omset,” tambahnya.
‎
Sementara itu, Plt Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi dan UKM Kota Bekasi, Subur Syiaga, menyatakan pihaknya telah melakukan kurasi ketat. Dari sekitar 120.000 pelaku UMKM yang terdaftar memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) di Bekasi, baru 9.600 yang menjadi UMKM binaan resmi [16:46]. Produk yang difokuskan untuk kemitraan hotel adalah kerajinan tangan (handicraft) dan makanan kemasan (souvenir) untuk oleh-oleh.
‎
Ke depan, Priadi Santoso berencana mengembangkan sistem digital untuk mempermudah proses kemitraan, terutama agar UMKM dapat langsung mengajukan produknya kepada perusahaan besar, termasuk di luar sektor perhotelan.
‎
“Kami ingin itu ke depan itu ee kawan-kawan UMKM kawan-kawan perusahaan-perusahaan besar… semua sudah menginput saja di di masing-masing kluster. Iya dalam sistemnya situ,” tutup Priadi.
‎
Anda dapat menonton video selengkapnya di tautan berikut: Kewajiban Kemitraan antara PMA PMDN dengan UMKM di Kota Bekasi sudah berjalan.

Baca Juga :  Bawaslu Minsel Gelar Sosialisasi Netralitas ASN, TNI, POLRI Pada Pemilihan Serentak 2024, Keintjem: Ada Sanksi Pidana

Berita Terkait

‎Kota Bekasi Tembus 4 Besar Realisasi Investasi dan Penyerapan Tenaga Kerja Jawa Barat Periode Januari–September 2026
Susuri 9 Titik Infrastruktur, Wali Kota Bekasi Perkuat Penanganan Banjir dan Perbaikan Jalan
‎Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI Kejar Finalisasi Kerja Sama Terkait Sampah Sebelum 26 Oktober
‎Disdukcapil Kota Bekasi Tegaskan IKD Hanya Instrumen Pendukung Perlinsos Digital, Bukan Penentu Bantuan
Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka
Pemkab Bekasi Dinilai Belum Menjawab Tuntutan Insan Pers, Koordinator Aksi Beri Ultimatum 7 Hari dan PWI Bekasi Raya Sesalkan Absennya Kadis LH
Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja
Temukan PKL Kembali Berjualan di Badan Jalan CFD, Wali Kota Bekasi Evaluasi Satpol PP Untuk Lebih Tegas Dan Sigap

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:44 WIB

‎Kota Bekasi Tembus 4 Besar Realisasi Investasi dan Penyerapan Tenaga Kerja Jawa Barat Periode Januari–September 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Susuri 9 Titik Infrastruktur, Wali Kota Bekasi Perkuat Penanganan Banjir dan Perbaikan Jalan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:17 WIB

‎Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI Kejar Finalisasi Kerja Sama Terkait Sampah Sebelum 26 Oktober

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:38 WIB

‎Disdukcapil Kota Bekasi Tegaskan IKD Hanya Instrumen Pendukung Perlinsos Digital, Bukan Penentu Bantuan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka

Berita Terbaru

Ketenagakerjaan

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi bagi 50 Ribu Pekerja Terdampak PHK

Jumat, 23 Okt 2026 - 15:04 WIB