‎Peningkatan PAD Kota Bekasi Sektor Pengelolaan Air Limbah Domestik Tembus Target 200 Persen ‎

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi dari sektor pengelolaan air limbah menunjukkan performa mengesankan sepanjang tahun lalu. Meski sempat menghadapi kendala operasional akibat faktor alam, sektor ini berhasil melampaui target yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi, Widayat Subroto, mengungkapkan bahwa realisasi PAD dari sektor tersebut mencapai angka yang signifikan.

‎“PAD kita tahun kemarin relatif tercapai dengan baik dan melebihi target yang ditargetkan oleh Pemerintah Daerah. Kita hampir mencapai 200 persen yang sudah kita capai,” ujar Widayat Subroto saat memberikan keterangan.

‎Salah satu kontributor utama dalam pencapaian ini adalah Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelolaan Air Limbah Domestik (PALD). Namun, Subroto mengakui bahwa perjalanan tahun lalu tidak sepenuhnya mulus karena adanya bencana alam di area operasional.

“Memang salah satu penyumbangnya adalah PAL (Pengelolaan Air Limbah). Tapi memang kemarin karena PAL itu berada di lingkungan sampah, memang terdampak oleh bencana longsor sampah tersebut,” jelasnya merujuk pada kendala di lapangan.

Meski dampak longsor tersebut sempat mengurangi kecepatan operasional secara teknis, hal itu tidak menyurutkan perolehan pendapatan daerah secara keseluruhan. Strategi manajemen yang diterapkan terbukti efektif menjaga arus pendapatan tetap pada jalurnya.

“Secara running itu berkurang, tetapi secara pendapatan masih bisa kita on progress lah, dan melebihi dari target yang ditargetkan,” pungkas Subroto.

Keberhasilan UPTD PALD melampaui target hingga dua kali lipat ini diharapkan menjadi pemacu bagi Disperkimtan untuk terus mengoptimalkan potensi pelayanan publik yang juga berdampak pada penguatan fiskal daerah. (*)

Baca Juga :  Pemdes Leleko Kecamatan Remboken Minahasa menyalurkan BLT DD Tahap 7,8 dan 9 tahun 2022

Berita Terkait

‎OSS RBA di Kota Bekasi, Kepala DPMPTSP Akui Kendala Sistem dan Integrasi OPD Masih Jadi PR
ASKAINDO Sulut Audiensi dan Beri Dukungan Kepada Kejari Minsel atas Upaya Pemberantasan Korupsi
Kejari Minsel Geledah dan Sita Berkas di KPU Minsel, Banyak Pihak Minta Kejari Turut Periksa Bawaslu
PWI Bekasi Raya Dorong Transparansi Informasi, Minta Humas Polres Perkuat Komunikasi dengan Media
PWI Pusat dan AFPI Gelar Workshop Jurnalistik Bahas Pindar, Inklusi Keuangan, dan Perlindungan Publik
Bapenda Kota Bekasi Catat Realisasi PAD Rp2,065 Triliun, Sektor Kuliner dan PBB Mendominasi
‎LSM Forkorindo Soroti BPN Kota Bekasi Soal PTSL 2026 ‎
‎Kemeriahan Peringatan Hari Anak Nasional Kota Bekasi: Hadirkan Edukasi Interaktif hingga Apresiasi dari Wali Kota

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:16 WIB

‎OSS RBA di Kota Bekasi, Kepala DPMPTSP Akui Kendala Sistem dan Integrasi OPD Masih Jadi PR

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:07 WIB

ASKAINDO Sulut Audiensi dan Beri Dukungan Kepada Kejari Minsel atas Upaya Pemberantasan Korupsi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Kejari Minsel Geledah dan Sita Berkas di KPU Minsel, Banyak Pihak Minta Kejari Turut Periksa Bawaslu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:05 WIB

PWI Bekasi Raya Dorong Transparansi Informasi, Minta Humas Polres Perkuat Komunikasi dengan Media

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:31 WIB

PWI Pusat dan AFPI Gelar Workshop Jurnalistik Bahas Pindar, Inklusi Keuangan, dan Perlindungan Publik

Berita Terbaru