KOTA BEKASI – Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K-3S) Kota Bekasi, Kusnadi, S.Pd., M.Pd., memperkenalkan literasi digital kepada siswa sebagai upaya mengalihkan penggunaan gawai dari sekadar bermain game dan hiburan ke aktivitas yang lebih edukatif.
Hal ini ia sampaikan pada Senin (16/2/2025) di sekolah tempatnya bekerja.
“Saat ini, banyak siswa yang membawa gawai ke sekolah hanya untuk bermain game dan mengakses konten hiburan semata. Padahal, jika dimanfaatkan dengan baik, teknologi ini bisa menjadi sarana pendukung pembelajaran,” ujar Kusnadi.
Ia menambahkan bahwa pihak sekolah pada dasarnya melarang siswa membawa gawai ke lingkungan sekolah karena sering kali hanya digunakan untuk keperluan yang kurang bermanfaat.
Namun, Kusnadi berupaya melakukan inovasi agar siswa bisa lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi.
“Kemajuan teknologi seharusnya dapat dimanfaatkan oleh guru dan siswa dalam proses belajar mengajar. Dengan literasi digital, siswa bisa membaca materi secara daring, sementara guru dapat mengarahkan mereka ke sumber bacaan yang sesuai,” jelasnya.
Sebagai pendidik, Kusnadi berharap agar keberadaan gawai di sekolah tidak hanya menjadi alat hiburan semata, tetapi juga dapat mendukung pengembangan literasi siswa.
“Jika diarahkan dengan benar, teknologi bisa menjadi sarana belajar yang efektif bagi siswa,” tutupnya. (AR)
















