‎Keamanan Kantor Satpol PP Kota Bekasi Dinilai Berlebihan dan Kaku, Disoroti Ketua Pokja Wartawan

- Jurnalis

Selasa, 1 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Pokja Wartawan Kota Bekasi, Ainsyam, kritisi penerapan prosedur keamanan yang dinilai kontraproduktif dengan semangat keterbukaan informasi publik.

‎Kota Bekasi – Penerapan sistem keamanan yang sangat ketat di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi menuai sorotan dan kritik tajam dari kalangan jurnalis. Prosedur pengamanan ini dinilai kaku, berlebihan, dan berpotensi menghambat tugas jurnalistik dalam mendapatkan informasi.

Berdasarkan pantauan di lokasi, suasana di Kantor Satpol PP Kota Bekasi kini terasa tidak ramah bagi tamu maupun awak media. Setiap orang yang hendak memasuki area kantor dihadapkan dengan pemeriksaan berlapis. Di pintu masuk utama, telah dipasang alat pengaman, serta dijaga (ketat) oleh personel Satuan Pengamanan (Satpam) berseragam lengkap.

‎Akses masuk dijaga oleh seorang petugas Satpam (baju kuning) yang tampak mengawasi setiap pergerakan.

Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Kota Bekasi, Ainsyam, secara tegas mengecam kebijakan keamanan yang dinilai berlebihan ini. Ia menilai tindakan tersebut kontraproduktif dengan peran Satpol PP sebagai lembaga pelayanan masyarakat dan mitra strategis media.

“Kami memahami pentingnya keamanan di lingkungan kantor pemerintah. Namun, apa yang diterapkan di Kantor Satpol PP Kota Bekasi ini sudah sangat berlebihan dan kaku. Ini bukan lagi pengamanan, melainkan pembatasan akses yang tidak perlu. Wartawan seolah dianggap musuh yang harus diperiksa sedemikian rupa sebelum masuk. Jelas ini menghambat kami dalam menjalankan tugas,” ujar Ainsyam, Selasa (01/09/2026) siang.

Ainsyam menekankan bahwa prosedur keamanan yang kaku ini bertentangan dengan prinsip-prinsip transparansi dan keterbukaan informasi publik. Ia meminta kepada pihak Satpol PP Kota Bekasi untuk melakukan evaluasi dan memberikan kelonggaran, khususnya bagi insan pers yang memiliki hak untuk mencari dan menyebarkan informasi.

“Sesuai dengan KEJ (Kode Etik Jurnalistik), wartawan berhak mencari, memperoleh, dan menyebarkan informasi. Keamanan yang paranoid seperti ini membuat wartawan kesulitan untuk melakukan konfirmasi berita dan membangun komunikasi yang baik dengan pihak Satpol PP. Kami meminta kebijakan ini ditinjau ulang agar akses pers tidak terhambat,” tambah Ainsyam.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Satpol PP Kota Bekasi belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan tersebut. Pintu masuk utama yang dilengkapi alat pengaman tetap dioperasikan dengan prosedur yang sama ketatnya.

Baca Juga :  Cegah Stunting, Pemerintah Gencarkan Program Bantuan Pangan dan Protein untuk Keluarga Beresiko Stunting (KRS) se- Indonesia

Berita Terkait

Pemerintah Kota Bekasi Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Hankam Jatirahayu Kecamatan Pondok Melati
Hadiri HUT ke-4 Gereja Paroki Kranggan, Tri Adhianto Ajak Umat Doakan Korban Bencana di Indonesia
Kukuhkan Paskibraka Kota Bekasi, Wali Kota Pesan Jadikan Kebanggaan Orang Tua
‎Diduga Serobot Lahan 2.954 M², Ahli Waris Alm Tonge Nyimin dan Kuasa Hukum Tempuh Jalur Hukum
B50 dan Masa Depan Energi Indonesia, Temi: Ini Tantangan Sekaligus Peluang
Berganti, Diana Wahyu Widiyanti Jabat Kajari Kota Bekasi Gantikan Sulvia Triana Hapsari
Satu Vote Anda Bisa Antar Arin Jadi Mpok Kota Bekasi 2026
Ketika Hukum Berjalan Bersama Harapan: Kisah PEPARPEDA Kota Bekasi dan Komitmen Mengawal Mimpi Atlet Disabilitas

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:36 WIB

‎Keamanan Kantor Satpol PP Kota Bekasi Dinilai Berlebihan dan Kaku, Disoroti Ketua Pokja Wartawan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Pemerintah Kota Bekasi Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Hankam Jatirahayu Kecamatan Pondok Melati

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:48 WIB

Hadiri HUT ke-4 Gereja Paroki Kranggan, Tri Adhianto Ajak Umat Doakan Korban Bencana di Indonesia

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:05 WIB

Kukuhkan Paskibraka Kota Bekasi, Wali Kota Pesan Jadikan Kebanggaan Orang Tua

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:08 WIB

‎Diduga Serobot Lahan 2.954 M², Ahli Waris Alm Tonge Nyimin dan Kuasa Hukum Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru