Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja

- Jurnalis

Kamis, 15 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Telusur News, Kota Bekasi — Peluang besar terbuka bagi pengusaha muda di sektor konstruksi. Kebijakan pemerintah yang memprioritaskan kontraktor swasta nasional untuk menggarap proyek senilai Rp50 miliar hingga Rp100 miliar menjadi momentum bagi pelaku usaha untuk memperbesar skala bisnis, memperkuat daya saing, dan menciptakan lapangan kerja baru.

Wakil Ketua BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bekasi, Temy Hermanto, menyambut positif kebijakan tersebut. Menurutnya, terbukanya peluang proyek konstruksi berskala besar dapat mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha muda yang lebih kompetitif dan mampu mengambil peran dalam pembangunan nasional.

“Pengusaha muda Kota Bekasi dengan usaha di bidang kontraktor konstruksi sangat menyambut baik kebijakan pemerintah ini, karena akan menumbuhkan pengusaha-pengusaha muda baru yang akan naik kelas dan akan menciptakan lapangan-lapangan kerja baru di daerah dan nasional,” ujar Temy Hermanto.

Bagi Temy, kebijakan tersebut bukan sekadar membuka peluang mendapatkan pekerjaan konstruksi, melainkan juga menghadirkan kesempatan bagi pengusaha muda untuk mengembangkan kapasitas perusahaan dan membangun bisnis yang lebih besar.

Peluang ini sekaligus menjadi tantangan bagi pelaku usaha untuk meningkatkan profesionalisme, memperkuat manajemen, serta menyiapkan sumber daya manusia agar mampu memenuhi tuntutan proyek berskala menengah hingga besar.

 

HIPMI Bekasi Siapkan Langkah, Bukan Sekadar Menyambut Peluang

Sambutan positif terhadap kebijakan pemerintah tersebut akan ditindaklanjuti melalui sosialisasi kepada seluruh anggota BPC HIPMI Kota Bekasi.

Temy menegaskan, pemahaman terhadap peluang usaha perlu diikuti persiapan yang matang, khususnya dalam meningkatkan kemampuan manajemen perusahaan agar pengusaha muda semakin siap menghadapi persaingan.

“Kebijakan ini juga akan kita sosialisasikan ke seluruh anggota BPC HIPMI Kota Bekasi untuk mempersiapkan kemampuan manajemen dalam menyambut kebijakan yang baik ini,” tegasnya.

Baca Juga :  Sambut Ramadhan RSUD CAM Undang Syekh Hussein Jaber

Langkah tersebut menjadi penting karena kemampuan memenangkan proyek tidak hanya ditentukan oleh keberanian mengambil peluang. Pengusaha juga harus memiliki perencanaan keuangan yang sehat, pengelolaan operasional yang terukur, sumber daya manusia yang kompeten, serta pemahaman terhadap persyaratan pengadaan.

Bagi perusahaan konstruksi, kesiapan itu mencakup kemampuan mengelola modal kerja, mengendalikan biaya material, menjaga kualitas pekerjaan, dan menyelesaikan proyek sesuai kontrak.

Melalui sosialisasi tersebut, HIPMI Kota Bekasi diharapkan dapat mendorong anggotanya lebih siap membaca peluang pasar sekaligus membangun fondasi usaha yang kuat untuk pertumbuhan jangka panjang.

 

Dari Pengusaha Kecil Menjadi Pemain yang Lebih Besar

Salah satu tantangan pengusaha muda adalah meningkatkan skala usaha tanpa mengabaikan kesehatan dan keberlanjutan perusahaan.

Peluang proyek bernilai puluhan hingga ratusan miliar rupiah dapat menjadi salah satu jalan untuk memperluas pengalaman dan kapasitas bisnis. Namun, partisipasi tetap harus disesuaikan dengan kualifikasi, kemampuan finansial, kompetensi teknis, dan persyaratan yang berlaku.

Pengusaha muda juga dapat memperkuat daya saing melalui pengembangan kemitraan yang sah, peningkatan kompetensi tenaga kerja, serta penerapan tata kelola perusahaan yang profesional.

Dalam ekosistem konstruksi, pertumbuhan satu perusahaan berpotensi membuka peluang bagi banyak usaha lain. Penyedia material bangunan, jasa transportasi, penyewaan alat berat, hingga pemasok berbagai kebutuhan proyek dapat ikut merasakan dampak aktivitas pembangunan.

Dengan demikian, peningkatan kapasitas pengusaha konstruksi tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan perusahaan, tetapi juga berpotensi memperluas perputaran ekonomi di daerah.

 

Pengusaha Tumbuh, Lapangan Kerja Terbuka

Temy menyoroti potensi kebijakan tersebut dalam mendorong lahirnya pengusaha muda baru sekaligus memperluas kesempatan kerja.

Berkembangnya perusahaan konstruksi dapat meningkatkan kebutuhan tenaga kerja dan jasa pendukung. Apabila proyek terlaksana dengan baik serta melibatkan rantai pasok lokal, dampaknya berpotensi menjalar ke berbagai sektor ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Pemerintah Kota Bekasi Gelar Gerak Jalan Santai Meriahkan HUT Ke-27 Kota Bekasi

Karena itu, keterbukaan peluang usaha perlu diikuti implementasi kebijakan yang konsisten, proses pengadaan yang transparan, serta kesempatan yang adil bagi perusahaan yang memenuhi persyaratan.

Di sisi pengusaha, peningkatan kompetensi dan profesionalisme menjadi modal penting untuk memastikan peluang tersebut dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab.

Bagi Kota Bekasi, penguatan kapasitas pengusaha muda di sektor konstruksi juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem bisnis yang lebih produktif, kompetitif, dan mampu menciptakan nilai tambah.

 

Momentum Strategis Pengusaha Muda Bekasi

Langkah Temy mendorong sosialisasi kebijakan kepada anggota HIPMI Kota Bekasi memperlihatkan pentingnya persiapan dunia usaha dalam merespons perubahan peluang pasar.

Pengusaha muda tidak cukup hanya menunggu proyek datang. Mereka perlu membangun perusahaan yang memiliki manajemen kuat, kemampuan teknis memadai, dan perencanaan bisnis yang berorientasi pada keberlanjutan.

Kebijakan pemerintah yang membuka peluang bagi kontraktor swasta nasional dapat menjadi momentum untuk mempercepat proses tersebut, sepanjang pelaksanaannya memberikan kesempatan kepada badan usaha yang memenuhi ketentuan.

Bagi Temy Hermanto, peluang proyek konstruksi harus menjadi pintu masuk bagi pengusaha muda untuk meningkatkan kelas usaha, memperluas kesempatan kerja, dan mengambil bagian lebih besar dalam pembangunan daerah maupun nasional.

Melalui penguatan manajemen dan kesiapan bisnis, pengusaha muda Kota Bekasi diharapkan tidak hanya menjadi penonton dalam pertumbuhan sektor konstruksi, tetapi mampu tampil sebagai pelaku usaha yang kompeten dan berdaya saing.

“Kesempatan untuk berkembang harus diimbangi dengan kesiapan perusahaan. Pengusaha muda perlu memperkuat kemampuan manajemen agar mampu memanfaatkan peluang yang tersedia secara profesional,” menjadi semangat yang tercermin dalam langkah persiapan HIPMI Kota Bekasi.

(DMS)

Berita Terkait

Pesta Parolopolopon PBJS Jabodetabek 2026: Pererat Hasadaon dan Dukung Friedrich Silaban Jadi Pahlawan Nasional
Temukan PKL Kembali Berjualan di Badan Jalan CFD, Wali Kota Bekasi Evaluasi Satpol PP Untuk Lebih Tegas Dan Sigap
Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia
Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting
‎Kepala BPKAD Kota Bekasi Ungkap Terkait Upaya Sertifikasi Aset Daerah, Gandeng BPN dan KJPP
Menko Bidang PM, Cak Imin Sebut Vida Role Model, Wali Kota Bekasi Siapkan Perluasan Pasar Rakyat
Gebrak Pasar Pasar Baru Bekasi Catat Transaksi Rp129,9 Juta, Dorong Perputaran Ekonomi Pedagang Lokal
Saat Pengukuhan Pengurus Provinsi Jawa Barat, Ketum PWI dan KDM Ingatkan Independensi Pers

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Pesta Parolopolopon PBJS Jabodetabek 2026: Pererat Hasadaon dan Dukung Friedrich Silaban Jadi Pahlawan Nasional

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Temukan PKL Kembali Berjualan di Badan Jalan CFD, Wali Kota Bekasi Evaluasi Satpol PP Untuk Lebih Tegas Dan Sigap

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting

Berita Terbaru