Ketua ICPW Menilai Pembagian Bansos PPKM Belum Merata Ke Masyarakat

- Jurnalis

Senin, 26 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Fadil Imran gencar melakukan blusukan kepada warga yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan Level 4 di masa pandemi covid-19.

Ketua Presidium Indonesia Civilian Police Wach (ICPW) Bambang Suranto menilai, blusukan yang dilakukan oleh Kapolri dan Kapolda Metro Jaya itu, sangatlah baik dan tepat jika Bansos berupa sembako tepat sasaran dan merata bagi masyarakat yang terkena dampak Pandemi maupun kebijakan PPKM.

“Ini merupakan bentuk dukungan seorang pimpinan Polri, kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial di tengah pemberlakukan PPKM Darurat seperti sekarang ini,” kata Bamsur melalui keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin, (26/07/2021).

“Namun, kurang etis jika seorang pimpinan korps Bhayangkara ini melakukan pembagian sembako kepada sebagian masyarakat dengan blusukan, sedangkan masyarakat yang lain masih belum mendapatkan bantuan tersebut,” ujarnya.

Menurutnya kurang tepat jika kegiatan tersebut selalu dipublikasikan jika masih adanya masyarakat yang mengeluh belum mendapatkan bantuan tersebut.

“Saya rasa kurang tepat jika pembagian sembako harus selalu di publikasikan jika masih ada masyarakat yang belum mendapat bantuan,” kata Bamsur.

Baca Juga :  Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Perluas Kawasan Bebas Asap Rokok di Bekasi

Mantan aktivis 98 itu meminta kepada Kapolri dan Kapolda Metro Jaya agar melihat secara luas, apakah bantuan dari pemerintah saat ini, sudah didistribusikan secara merata, sebelum melakukan pembagian sembako kepada sebagian masyarakat dalam blusukan tersebut.

“Tentunya, pembagian sembako dalam bluskan tersebut, sudah tidak sejalan dengan slogan Polri Presisi dan mencedrai nilai-nilai dari Pancasila yaitu sila ke 5,” tandas Bamsur.

Pembagian sembako, kata Bamsur saat ini hanya dirasakan oleh sebagian kecil masyarakat yang berdampak akibat dari pemberlakuan PPKM.

“Sementara, masyarakat lainnya, hanya melihat dan sebagai penonton saja. Apalagi kegiatan tersebut malah di publikasikan dan di sebar luaskan ke publik,” imbuhnya.

Bamsur berharap agar Pimpinan Polri melihat langsung dan mendata masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan tersebut melalui jajarannya.

“Sangat miris ketika masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan sosial yang tidak kunjung datang, namun melihat sebagian masyarakat mendapatkan bantuan sosial dari kegiatan yang di lakukan oleh pimpinan tinggi Polri dan Kapolda Metro Jaya,” ujarnya.

Bamsur menuturkan, sebelumnya mendapat keluhan dari masyarakat yang mengadu kepada ICPW, mulai dari masyarakat yang berdiam di Ibu Kota DKI Jakarta dan juga sebagian masyarakat di Solo Jawa Tengah.

Baca Juga :  3 Oknum Anggota TNI AD yang Tewaskan 2 Warga di Nagreg, Tengah Jalani Proses Hukum

“Keluhan masyarakat yang ICPW terima mulai dari bentuk video pembagian dalam blusukan, dan juga komunikasi melalu via telepon seluler,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kapolri menginstruksikan jajarannya untuk melakukan percepatan pendistribusian bantuan sosial (Bansos) di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 kepada masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19.

Instruksi tersebut menindaklanjuti kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menambah anggaran perlindungan sosial sebesar Rp55,21 triliun, yang dialokasikan untuk bantuan sosial penanganan pandemi COVID-19.

“Seperti yang sudah kami lakukan selama ini, bantuan dari pemerintah yang disalurkan melalui TNI-Polri akan dipastikan tepat sasaran ke masyarakat di Indonesia. Jajaran kami instruksikan melakukan pemetaan,” kata Listyo Sigit.

“Terus bergerak pastikan masyarakat mendapatkan bantuan sosial di tengah Pandemi COVID-19. Polda jajaran bergerak cepat dalam penyaluran tersebut. Sehingga, ke depannya tidak ada lagi wilayah yang warganya mengeluhkan tidak mendapatkan bantuan,” ujar Kabareskrim Polri itu.

Sigit juga mengingatkan agar masyarakat tidak sungkan atau ragu melakukan komunikasi kepada aparat di wilayah untuk meminta kembali bantuan sosial apabila akan habis maupun sudah habis digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

HZ

Berita Terkait

Basket Putri Kota Bekasi Tundukan Bandung Barat 51-27, Maju Perempat Final
BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi
Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka
Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja
Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia
Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting
Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:10 WIB

Basket Putri Kota Bekasi Tundukan Bandung Barat 51-27, Maju Perempat Final

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:26 WIB

BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia

Berita Terbaru