E-Open, Aplikasi Pelayanan Kependudukan Kota Bekasi Menuai Kritik Tajam

- Jurnalis

Minggu, 2 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Meskipun diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat Kota Bekasi dalam mengurus berbagai keperluan kependudukan, aplikasi E-Open justru mendapat sorotan tajam.

Aplikasi yang diakses dan unduh melalui Google PlayStore, inisiatif Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi, terpantau error, ada apa?

Pengguna terkait kondisi ini, mengekspresikan kekecewaannya melalui ulasan di PlayStore, dengan rating rendah 1,9 bintang dan ribuan komentar negatif.

Salah satu pengguna, R.A Wicaksono, mengeluhkan bahwa aplikasi hanya menampilkan layar putih dan tidak dapat diakses sama sekali.

Screenshot

Terpantau, keluhan serupa juga disampaikan oleh banyak warga lainnya. Mereka, merasa kebingungan terkait aplikasi ini.

Ditengarai, minimnya sosialisasi dan keseriusan dari pihak Disdukcapil Kota Bekasi dalam menangani masalah ini. Masyarakat merasa kecewa, karena tidak mendapatkan pemberitahuan atau solusi.

Rohman, seorang warga kecamatan Medan Satria menuturkan pengalamannya, terkait penggunaan aplikasi E-Open pada tahun 2020 dengan saat ini. Meskipun, sebelumnya merasa terbantu dengan kemudahan proses administrasi melalui aplikasi tersebut, Rohman kini harus kembali menghadapi kerumitan antrian dan proses manual di kantor kelurahan akibat error dalam aplikasi tersebut.

Baca Juga :  Pemprov Jabar Hadirkan Pasar Harapan Jaya untuk Warga Kota Bekasi

“Saya dulu 2020 urus akta kelahiran anak, saya datang ke kelurahan tetapi di arahkan melalui aplikasi E-Open dan saya di bantu unduh. Saya awalnya sangat terbantu karena berkas bisa hanya difoto dan diupload, lalu hasilnya dikirim melalui email,” ungkap Rohman.

“Namun, saya bingung kemari 2024. Saya mau urus KIA (kartu identitas anak), saya akses aplikasinya sudah tidak bisa, error. Akhirnya, mau gak mau saya datang lagi ke kelurahan, harus antri berkas dulu dan mesin cetaknya belum tersedia. Yah, terkesan ribet aja, jadi kita bolak balik ke kelurahan nanyain hasilnya, sampai 3 (tiga) kali padahal dulu kalo masih ada E-Open bisa kita cek dari rumah,” imbuhnya.

Baca Juga :  PWI Gelar Dialog Publik dan Diskusi Media: Soroti Terkait Transparansi CSR di Kota Bekasi

Ia juga menyayangkan kenapa Pemkot Bekasi membuat aplikasi, cuma bisa diakses sementara. “Pemerintah, harusnya memberikan solusi soal errornya E-Open, jadi masyarakat tidak di bikin bingung. Saya lihat di Instagram, juga gak ada pemberitahuan soal E-Open,” pungkasnya.

Dirinya berharap, Pemerintah Kota Bekasi bisa lebih serius mengenai pembuatan aplikasi, agar tidak membuat bingung, sehingga bisa mempermudah warganya.

Dengan berbagai kritik yang disampaikan oleh masyarakat, diharapkan pemerintah Kota Bekasi segera mengambil langkah konkret dalam memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanannya, juga terkait aplikasi E-Open, sehingga pelayanan kependudukan dapat kembali berjalan dengan lancar dan efisien demi kesejahteraan bersama.

Penulis : AAN

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sidang Perdana Praperadilan Ditunda Hakim, Termohon Polres Metro Bekasi Kota Tidak Hadir
‎Sekda Kota Bekasi Ajak ASN dan Masyarakat Bangun Keluarga Berkualitas
Wali Kota Bekasi Minta Wangneng Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal Pada Proyek PSEL
Wawali Harris Bobihoe : Haturkan Terima Kasih Kepada Presiden RI Hidupkan Perekonomian Rakyat Melalui Nobar Piala Dunia 2026
Tanggapi Pemberitaan, Berikut Pernyataan Tegas Ketua Panitia HPN Bekasi Raya 2026
Di Ajang Sunda Karya Fest 2026 Kota Bekasi Raih Predikat Fashion Terkini Anugerah Fashion Show PKJB 2026 Se-Jawa Barat
Warga Soroti Beberapa Dugaan Penyalahgunaan Anggaran yang Libatkan Rony Lengkey
‎PWI Jabar Gelar UKW, Yomanius Untung Tegaskan Kredibilitas dan Integritas Wartawan adalah Harga Mati

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 18:52 WIB

Sidang Perdana Praperadilan Ditunda Hakim, Termohon Polres Metro Bekasi Kota Tidak Hadir

Senin, 29 Juni 2026 - 08:54 WIB

‎Sekda Kota Bekasi Ajak ASN dan Masyarakat Bangun Keluarga Berkualitas

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:01 WIB

Wali Kota Bekasi Minta Wangneng Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal Pada Proyek PSEL

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:11 WIB

Wawali Harris Bobihoe : Haturkan Terima Kasih Kepada Presiden RI Hidupkan Perekonomian Rakyat Melalui Nobar Piala Dunia 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 01:24 WIB

Tanggapi Pemberitaan, Berikut Pernyataan Tegas Ketua Panitia HPN Bekasi Raya 2026

Berita Terbaru