Dialog Publik Pokja Wartawan Humas Kota Bekasi Bahas Peran Media dalam Pilkada 2024

- Jurnalis

Jumat, 26 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Kelompok kerja (Pokja) wartawan humas Kota Bekasi menggelar diskusi publik bertema” Peran Media di Pilkada Kota Bekasi” yang diselengarakan di gedung Crative Center Kota Bekasi pada Jum’at (26/7/2024).

Pembicara pertama, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya, Ade Muksin, mengatakan wartawan sangat penting dalam memberikan informasi kepada publik. “Terlebih dalam komunikasi pollitik di Pilkada juga dapat tersampaikan ke masyarakat,” tutur Ade.

Ia meminta, rekan-rekan media massa dapat membuat berita yang mencerahkan agar masyarakat dapat memilih calon pemimpin di Kota Bekasi sesuai yang diharapkan. “Secara terbuka memberikan pencerahan secara konfrehensif mengenai pemimpin yang berkwalitas dan integriats,” ujar dia.

Dengan begini, Ade menganggap perlu ada sinegritas rekan media dengan KPUD dan Bawaslu.

Pembicara Kedua, Iwan Nendi Kurniawan, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Bekasi menyebut sekarang sudah mulai hingar bingar pemberitaan para bakal calon kontestan politik di Pilkada Kota Bekasi. Ia melihat situasi ini seperti ada rekomendasi dari kontestasi politik tertentu. Menurutnya, hal ini akan bergulir terus menjelang pendafataran para calon kontestan politik di Pilkada 2024. “Kita cermati ada fenomena saat ini, banyak media partisan,” tandas dia.

Iwan berkata, media partisan yang dimaksud itu memuat berita salah satu paslon kontestan politik saja. Seharusnya, lanjut dia, media ini harus bersikap idependen. Namun, Iwan mengangap hal ini agak wajar selagi penyajian berita secara objektif. Justru, dirinya merasa kwatir jika peran media sudah tidak menyuarakan hal-hal di publik. “Masyarakat atau pembaca akan dapat menilai,” ujarnya.

Baca Juga :  Peringati Hantaru Ke-63, BPN Karawang Gelar Upacara dengan Pembina Wakil Bupati Karawang

Pembicara ke tiga, Kepala Bagian humas Pemkot Bekasi, Saut Hutajulu menilai peran media di Pilkada bekasi sangat di butuhkan, sebentar lagi akan ada pemilihan Kepala Daerah baik tingkat Wali Kota maupun Gubernur. Saut mengharapkan pemiilihan kepala daerah nanti berjalan lancar. “Media menjadi alat komunikasi ke masyarakat yang benar tentang pilkada di bekasi,” ujar dia.

“Mari kita bersama menjaga kedamaian di Kota Bekasi menjadi kondusif dalam pesta demokrasi,” imbuhnya.

Anggota KPUD Kota Bekasi, Faris Ismu Amir, mengutarakan pentingnya peran media dalam penyajikan publik, begitu juga dalam komunikasi politik di Pilkada tahun 2024.

Perlu diketahui, kata dia, Pilkada 2024 ini berbeda dari tahun sebelumnya. Karena kali ini pelaksanan pilkada Se-indonesia. “Termasuk di Bekasi, dengan ini perlu sinergi ekstra peran dari untuk edukasi tentang Pilkada,” ujar, Faris.

Faris menegaskan bahwa KPUD Kota Bekasi hanya saat ini dalam tahapan persiapan penyelenggara Pilkada 2024.

Baca Juga :  H. Bambang Kupas Tuntas Perda Lansia: 4% Jumlah Penduduk Kota Bekasi Adalah Para Lansia

“Kolaborasi dan sinegritas dalam memberikan edukasi ke masyarakat mengenalkan politik yang menyenangkan. Komunikasi poltik perlu diketahui masyarakat agar ingin datang ke TPS,” ujar dia.

Ia Mengingatkan pemilih saat ini didominasi Gen Z dan milineal, Faris menilai Gen z sedikit apatis tentang pemilu. “Media mengedukasi melalui komuniaksi politik sejak dini,” imbuh Faris.

Anggota Bawaslu, Beni mengatakan perlu tentang pengawasan untuk mengawal proses demeokrasi berkwalitas. “Sangat baik partisipasi tinggi membuka ruang tahapan pengawasan tahapan pencalonan para kontestan politik di Bekasi,” ujar nya.

“Pengawasan melalui regulasi bukan hanya stekeholder saja, tapi peran pers harus mampu mengawasi untuk melahirkan pemimpin yang baik,” pungkas Beni.

Terakhir, Kepala Kesbangpol Kota Bekasi, Nesan Sujana mengingatkan begitu banyak jumlah penduduk di Kota Bekasi.

“Jumlah penduduk hampir 2,9 juta dimalam hari dan 2, 4 juta di siang hari dengan kompak luar biasa dengan suku, ras, agama sangat kompak,” ujar dia.

Tetapi, Nesan mengatakan dengan ada perbedaan pemilihan tidak nutup kemungkinan ada potensi persoalan.

Nesan juga mengungkapkan bahwa di Kota Bekasi mengalami peningkatan jumlah pemilih dari pemilu sebelumnya.

“Ini semua tidak lepas dari peran ekan-rekan media yang mensosialisasikan penyelenggaraan pemilu yang damai,” kilasnya.

Berita Terkait

PLN UID Jabar Siagakan 4.993 Personel dan Layanan Digital 24 Jam Selama Idul Adha dan Waisak 2026
Ali Akbar, Sosok Teladan di Balik Gemilangnya Olahraga Kota Bekasi
Reses di Sukrendah, Ketua DPRD Lebak Terima Keluhan BPJS Nonaktif dan Akurasi Data Desil Masyarakat
PERADI PROFESIONAL: Paradigma Baru Organisasi Advokat Indonesia
Dinas Perkimtan Kota Bekasi Targetkan Perbaikan Rutilahu dan Fasilitas Publik
‎Kota Bekasi Kejar Target Penyelesaian Infrastruktur Olahraga Jelang Porprov
Marbot Bersih-bersih, DKM Al-Qolam PWI Bekasi: Mushola Bocor Perlu Perhatian
Plh Wali Kota Harris Bobihoe Apresiasi Dan Terima Kasih Atas Hadirnya Program TMMD Ditengah Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:08 WIB

PLN UID Jabar Siagakan 4.993 Personel dan Layanan Digital 24 Jam Selama Idul Adha dan Waisak 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:49 WIB

Ali Akbar, Sosok Teladan di Balik Gemilangnya Olahraga Kota Bekasi

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:28 WIB

Reses di Sukrendah, Ketua DPRD Lebak Terima Keluhan BPJS Nonaktif dan Akurasi Data Desil Masyarakat

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:17 WIB

PERADI PROFESIONAL: Paradigma Baru Organisasi Advokat Indonesia

Senin, 25 Mei 2026 - 17:03 WIB

Dinas Perkimtan Kota Bekasi Targetkan Perbaikan Rutilahu dan Fasilitas Publik

Berita Terbaru