Panitia Dinilai Tidak Profesional, Kontingen Bolmong Kecewa Tidak Bisa Ikut Turnamen Pencak Silat Bupati Minsel Cup 2024

- Jurnalis

Rabu, 17 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Open Turnamen Pencak Silat Bupati Minsel Cup 2024

Open Turnamen Pencak Silat Bupati Minsel Cup 2024

MINSEL, TelusurNews,- Kontingen Open Turnamen Pencak Silat Bupati Minsel Cup 2024 dari Lolak Bolaangmongondow merasa kecewa sebab 6 (enam) pesertanya tidak  bisa mengikuti turnamen yang digelar di Amurang tersebut.

Panitia dinilai tidak profesional karena tidak memberikan informasi yang jelas dan tegas.

Sudah jauh-jauh dari Bolaangmongondow (Bolmong) ternyata dari 9 peserta hanya 3 yang bisa mengikuti turnamen di kelas seni pra remaja, sedangkan yang 6 pesertanya untuk kelas tanding tidak bisa mengikuti turnamen.

Alasan panitia, pelatih kontingen Bolmong tidak mengikuti technical meeting (TM) pada malam sebelumnya, padahal panitia sendiri yang telah mengizinkan pelatih Bolmong tidak ikut technical meeting dikarenakan sedang mengikuti kegiatan tanding lain pada saat itu.

“Saya minta ijin gak bisa ikut TM, TM nya kan jam 9 saya bawa anak SD yang orang tuanya gak dampingi saya harus antar dulu pak,

“Saya tanya, boleh gak saya gak ikut TM, saya pelatih harus urus anak-anak SD dulu, jawaban panitia di WA saya yang penting sudah masukkan nama anak dan kelas, sudah jauh-jauh hari,” ungkap pelatih kontingen Bolmong.

Baca Juga :  Pemda Kota Bekasi Tandatangani MoU Kerjasama Pelayanan Publik dengan Pemda Kabupaten Bekasi 

Bahkan menurutnya ada bukti screenshot percakapan antara dirinya dan panitia. Tidak hanya itu, pada malam sebelum tanding, pelatih mengkonfirmasikan kedua kalinya kepada panitia dengan mendatangi penitia.

“Karena masih kurang percaya diri saya temui lagi panitia, saya sudah dikasih kartu peserta, saya pulang saya merasa tenang,” lanjutnya.

Namun, pada hari pertandingan, Rabu (17/07/2024), dari 9 peserta hanya 3 yang bisa mengikuti tunamen Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Sulawesi Utara Open Turnamen Pencak Silat Bupati Minsel Cup 2024 tersebut.

Pelatih kontingen Bolmong tersebut kemudian mempertanyakan dari 9 peserta kenapa hanya 3 peserta yang bisa ikut padahal tetap saja pelatih tidak ikut technical meeting.

“Kenapa sebagian nama anak masuk kenapa sebagian enggak, seharusnya (panitia) jawab tegas” ujarnya.

Josua koordinator panitia turnamen saat ditemui wartawan mengatakan dirinya sudah kelabakan ketika ada yang datang mengeluh dan akhirnya dia mengiyakan setiap yang datang.

Baca Juga :  Aplikasi Patriot Single Window Kota Bekasi Tersedia di Play Store, Ini Penjelasan Diskominfostandi

“Setiap pertandingan harus ikut technical meeting, nanti disampaikan apa-apa peraturannya nanti, kemarin juga sudah mendaftar cuma belum terinput. Tidak adakan perwakilan, karena ibu Ellen tidak ada ibu (pelatih) titip ke saya sedangkan saya sibuk sekali jadi setiap ada yang datang saya (jawab) iya iya iya, saya sudah tidak tau apa lagi yang saya bilang,” ujar Josua.

Kepala Dinas (kadis) Pemuda dan Olahraga Kabupaten Minahasa Selatan Fietber Raco ketika disambangi wartawan mengatakan, aturan yang dipakai pada PORPROV kali ini adalah aturan yang terbaik. Raco kemudian mengusulkan agar pelatih kontingen Bolmong agar melapor ke panitia. Namun demikian tetaplah jadwal sudah tidak bisa untuk dirubah.

“Dari semua aturan baru kali ini aturan yang terbaik, lapor saja ke panitia, bikin saja pengeluhan tertulis,” ungkap Raco. (toar)

Penulis : Toar Lengkong

Editor : Toar Lengkong

Berita Terkait

‎Marak Dugaan Pencurian, Kadisdik Kota Bekasi Minta Sekolah Perketat Keamanan Aset
‎OSS RBA di Kota Bekasi, Kepala DPMPTSP Akui Kendala Sistem dan Integrasi OPD Masih Jadi PR
ASKAINDO Sulut Audiensi dan Beri Dukungan Kepada Kejari Minsel atas Upaya Pemberantasan Korupsi
Kejari Minsel Geledah dan Sita Berkas di KPU Minsel, Banyak Pihak Minta Kejari Turut Periksa Bawaslu
PWI Bekasi Raya Dorong Transparansi Informasi, Minta Humas Polres Perkuat Komunikasi dengan Media
PWI Pusat dan AFPI Gelar Workshop Jurnalistik Bahas Pindar, Inklusi Keuangan, dan Perlindungan Publik
Bapenda Kota Bekasi Catat Realisasi PAD Rp2,065 Triliun, Sektor Kuliner dan PBB Mendominasi
‎LSM Forkorindo Soroti BPN Kota Bekasi Soal PTSL 2026 ‎

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:27 WIB

‎Marak Dugaan Pencurian, Kadisdik Kota Bekasi Minta Sekolah Perketat Keamanan Aset

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:16 WIB

‎OSS RBA di Kota Bekasi, Kepala DPMPTSP Akui Kendala Sistem dan Integrasi OPD Masih Jadi PR

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:07 WIB

ASKAINDO Sulut Audiensi dan Beri Dukungan Kepada Kejari Minsel atas Upaya Pemberantasan Korupsi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Kejari Minsel Geledah dan Sita Berkas di KPU Minsel, Banyak Pihak Minta Kejari Turut Periksa Bawaslu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:05 WIB

PWI Bekasi Raya Dorong Transparansi Informasi, Minta Humas Polres Perkuat Komunikasi dengan Media

Berita Terbaru