Kapus dr Arnya Andriani: Sosialisasi dan Pelatihan Pemberian Makanan Tambahan Berbasis Pangan Lokal di Kecamatan Bantar Gebang

- Jurnalis

Selasa, 23 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Kecamatan Bantar Gebang menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Pemberian Makanan Tambahan Berbasis Pangan Lokal yang diadakan di aula Kecamatan Bantar Gebang. Senin, 23 Juli 2024.

Acara ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pelatihan kepada masyarakat terkait pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil dengan Kurang Energi Kronis (KEK) dan balita dengan masalah gizi di tiga kelurahan: Ciketing Udik, Sumur Batu, dan Bantar Gebang.

Kegiatan yang dihadiri dan dibuka langsung oleh Camat Bantar Gebang Cecep Miftah Farid, didampingi para Lurah dari ketiga kelurahan, serta Kepala DPPKB Bantar Gebang dan berbagai pihak terkait seperti Babinsa, Bimaspol, serta kader Posyandu, bertujuan untuk mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan status gizi ibu hamil dan balita di wilayah ini.

Baca Juga :  Perkuat Kerja Sama Militer, Kasad Kunker ke Brunei

Menurut dr. Arnya Andriani, Kepala UPTD Puskesmas Bantar Gebang, “Kegiatan ini merupakan langkah pertama dari program yang didanai oleh pemerintah pusat. Kita akan memberikan makanan tambahan dengan dua jenis yaitu makanan berat dan kudapan, dengan durasi pemberian yang berbeda. Balita akan menerima makanan tambahan selama 2 bulan, sementara ibu hamil KEK akan mendapatkan bantuan selama 120 hari. Menu kudapan juga akan bervariasi setiap 14 hari.”

Dr. Arnya menambahkan bahwa program ini juga akan diikuti dengan evaluasi berkala. “Kami akan melakukan evaluasi setelah 120 hari untuk memantau perubahan berat badan anak-anak yang mendapat bantuan. Harapannya, program ini dapat menurunkan angka balita dengan gizi kurang dan memperbaiki status gizi ibu hamil.”

Sementara itu Camat Bantar Gebang Cecep Miftah Farid menyatakan mendukung dan support, “Semoga, berjalan lancar dan tujuan tercapai ke sasarannya yaitu bumil dan balita. Baik secara waktu pemberian dan kualitas sehingga ibu-ibu hamil sehat-sehat, badannya berat badannya meningkat, dan tentunya anak-anak balita tumbuh sehat berkembang, sehingga Kecamatan Bantar Gebang terbebas dari segala penyakit dan juga stunting,” ungkap Cecep.

Baca Juga :  Vatikan Dukung PWKI Kampanye Perdamaian

Para kader dan masyarakat menyambut antusias kegiatan ini, dengan harapan program pemerintah ini dapat mengatasi masalah gizi di wilayah mereka dan mengurangi angka stunting di masa depan.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan semua anak dan ibu hamil di Kecamatan Bantar Gebang dapat memperoleh asupan gizi yang memadai dan mencapai kondisi kesehatan yang lebih baik. (EC/M-3L/Adv)

Berita Terkait

Penataan Kawasan Pondok Gede dan Pasar Baru Jadi Awal Pembenahan Persoalan Menahun di Era Tri Adhianto
Panitia HPN Bekasi Raya 2026 Serahkan Piagam Penghargaan dan Laporan Kegiatan
Wali Kota Bekasi Buka Temu Karya Karang Taruna VII Kota Bekasi, Pentingnya Pembangunan SDM Seimbang dengan Infrastruktur
Firdaus Minta SMSI Jadi Penanggung Jawab HPN 2027
Kejari Kota Bekasi Eksekusi Pemusnahan Barang Bukti 164 Perkara Pidum dan Pidsus
Frits Saikat Apresiasi Kepemimpinan H. Darkam Suryadi: Bukti Nyata Pemimpin Berbasis Kerja Nyata
Ratusan Wartawan Deklarasikan Pers Bekasi Raya 2026, Tegaskan Komitmen Profesionalisme dan Persatuan
Gerakan Pemuda Kepulauan Nias (GPKN), Hadir Dengan Visi: Menyatukan Pemuda Ono Niha

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:23 WIB

Penataan Kawasan Pondok Gede dan Pasar Baru Jadi Awal Pembenahan Persoalan Menahun di Era Tri Adhianto

Senin, 22 Juni 2026 - 10:12 WIB

Panitia HPN Bekasi Raya 2026 Serahkan Piagam Penghargaan dan Laporan Kegiatan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:19 WIB

Wali Kota Bekasi Buka Temu Karya Karang Taruna VII Kota Bekasi, Pentingnya Pembangunan SDM Seimbang dengan Infrastruktur

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:15 WIB

Firdaus Minta SMSI Jadi Penanggung Jawab HPN 2027

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:55 WIB

Kejari Kota Bekasi Eksekusi Pemusnahan Barang Bukti 164 Perkara Pidum dan Pidsus

Berita Terbaru

Berita

Firdaus Minta SMSI Jadi Penanggung Jawab HPN 2027

Jumat, 19 Jun 2026 - 07:15 WIB