Pangdam Kasuari Berikan Bendera Merah Putih, Kepala Suku Pegaf : Sampai Kapanpun Kami Tetap NKRI

- Jurnalis

Minggu, 15 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, – Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han). menyerahkan bendera merah putih kepada kepala-kepala Suku yang ada di Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) untuk dikibarkan di Rumah Kaki seribu Distrik Hink Pegaf, Papua Barat. Sabtu, (14/8) kemarin.

Dalam keterangan tertulis Dispenad di Jakarta, Minggu (15/8/2021).

Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangkaian touring merah putih ke Pegaf yang dilaksanakan dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan yang ke-76 Republik Indonesia bersama Komunitas Trail Manokwari (KTM) .

Saat penyerahan bendera, Pangdam di sambut oleh tujuh kepala suku yang mewakili suku-suku di Pegaf dan berpesan untuk terus mengibarkan bendera merah putih di Pegaf karena merupakan bagian NKRI.

Baca Juga :  Berencana Buka Perusahaan Lain, Fasilitator Investor PT Kawanua Coconut Nusantara Tumpaan Sayangkan Terkait Banyak Tekanan yang Ditujukan: Padahal Membantu Perekonomian

“Bapak Kepala Suku, saya (Pangdam) menyerahkan bendera merah putih ini untuk terus dikibarkan di tanah Pegaf, pegunungan Arfak harus terus sejahtera dan damai,” kata Cantiasa.

“Sehingga anak cucu kita kedepannya dapat mencapai cita-cita dan masa depannya dengan baik,” tandasnya.

Apri Indou, Kepala Suku Distrik Anggi, mengucapkan rasa terima kasih kepada Pangdam, untuk bersama-sama melaksanakan upacara pengibaran bendera merah putih.

“Dengan ini kami menyatakan bahwa sampai kapanpun kami tetap NKRI,” tuturnya.

Prosesi penyerahan dan pengibaran bendera merah putih ini merupakan suatu kebanggaan dan penghargaan Kodam XVIII/Kasuari kepada para kepala suku yang ada di Pegaf.

Baca Juga :  Puskesmas Jatibening Jemput Bola, Pastikan Pegawai SPPG Tetap Sehat Demi Sukseskan Program MBG

Setelah menerima bendera, tiga kepala suku tersebut langsung mengibarkan bendera melalui upacara yang dipimpin Pangdam dan diikuti oleh warga sekitar dan rombongan dari Kodam XVIII/Kasuari.

Usai upacara pengibaran bendera merah putih, Pangdam berkesempatan memasuki rumah adat dan menerima penjelasan tentang rumah adat kaki seribu yang merupakan budaya masyarakat Pegaf.

Selain itu Pangdam juga diperkenalkan dan mencoba panah milik masyarakat yang digunakan untuk berburu, sasaranpun berhasil dipanah oleh Pangdam.

Acara ditutup dengan dengan pembagian bantuan bingkisan sembako kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan dengan harapan dapat membantu kebutuhan hidup sehari-hari.

 

Editor:Zan

 

Sumber : Dispenad

 

Berita Terkait

Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Tri Minta Perhatian Lebih untuk Anak dan Lansia
Dugaan Maladministrasi Pelayanan Publik Di PN Manado Jadi Sorotan Tajam
Prahara Pilhut Desa Tumpaan Minsel Perlu Ditinjau Kembali, Kumtua Hasil SK Bupati Justru Terindikasi Langgar UU Telekomunikasi
Pengukuhan Paskibraka Setu 2026: Camat Ingatkan Kedisiplinan dan Nama Baik Sekolah
Situasi Premier Estate 2 Bekasi Sempat Memanas Ditengarai Akibat Sengketa Lahan
Bersama Jajarannya Kapolrestro Kombespol Putu Kholis Berkunjung Ke PWI Bekasi Raya
Kukuhkan Paskibraka Kota Bekasi, Wali Kota Pesan Jadikan Kebanggaan Orang Tua
Tantan Sulthon Menang Telak, PWI Bekasi Raya Ucapkan Selamat dan Siap Bersinergi

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:03 WIB

Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Tri Minta Perhatian Lebih untuk Anak dan Lansia

Selasa, 1 September 2026 - 16:04 WIB

Dugaan Maladministrasi Pelayanan Publik Di PN Manado Jadi Sorotan Tajam

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:42 WIB

Prahara Pilhut Desa Tumpaan Minsel Perlu Ditinjau Kembali, Kumtua Hasil SK Bupati Justru Terindikasi Langgar UU Telekomunikasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:47 WIB

Pengukuhan Paskibraka Setu 2026: Camat Ingatkan Kedisiplinan dan Nama Baik Sekolah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Situasi Premier Estate 2 Bekasi Sempat Memanas Ditengarai Akibat Sengketa Lahan

Berita Terbaru