Kota Bekasi Akan Memiliki Badan Pengelolaan Air Limbah Domestik Januari 2022

- Jurnalis

Sabtu, 20 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI, Telusur News – Air limbah adalah air yang telah mengalami penurunan kualitas karena pengaruh manusia. Air limbah perkotaan biasanya dialirkan di saluran air kombinasi atau saluran sanitasi, dan diolah di fasilitas pengolahan air limbah atau septic tank. Air limbah yang telah diolah dilepaskan ke badan air penerima melalui saluran pengeluaran. Air limbah, terutama limbah perkotaan, dapat tercampur dengan berbagai kotoran seperti feses maupun urin.

Selanjutnya air limbah adalah air yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan untuk kebutuhan minum, masak, mandi, dan energi. Air kotor merupakan air limbah dari sisa produksi aktifitas manusia. Air dapat dikatakan kotor jika mempunyai ciri-ciri secara fisik: berbau, warnanya keruh, berasa jika diminum. Secara kimia: memiliki kadar pH tinggi, memiliki kandungan mineral yang tinggi/miskin kandungan mineral dan secara mikrobiologi terkontaminasi bakteri pantogen.

Terkait hal tersebut, Dinas Pemukiman Perumahan dan Pertanahan Kota Bekasi (DisPerKimTan) yang membawahi UPTD (Unit Pelayanan Terpadu Dinas) Pengelolaan Air Limbah Domestik (PALD) naik status menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Pengelolaam Air Limbah Domestik, efektif Januari 2022.

Baca Juga :  Wali Kota Bekasi Hadiri Pelepasan Roadshow Bus KPK: Bertemakan Jelajah Negeri Bangun Anti Korupsi

Dan team Telusur News mendapat kesempatan mewawancarai langsung Andrea Sucipto Wijaya selaku kepala UPTD terkait pemekaran unit yang dipimpin nya menjadi sebuah badan yang berdiri sendiri setara SKPD.

“Keseriusan dari Pemerintahan Kota Bekasi, melalui Walikota Bekasi yang memandang pentingnya air limbah untuk dikelola secara khusus, baik dari segi ke-ilmuan dan tehnologi. Badan Pengelolaan Air Limbah Domestik ini, nantinya akan mengelola semua limbah air kotor yang ada di Kota Bekasi. BLUD ini nantinya akan mengelola keuangan sementara tehnis tetap ada di UPTD,” papar Andrea Sucipto Kepala UPTD Pengelolaan Limbah Air Limbah Domestik Kota Bekasi.

Andrea Sucipto juga menambahkan, bahwa dengan di kembangkan pengelolaan setingkat badan, maka diharapkan adanya peningkatan dan percepatan tata kelola limbah air kotor karena didukung oleh pengelolaan keuangan dan subsidi dan terserap secara jelas.

Baca Juga :  Ketua PWI Bekasi Raya Kritik Ketidakhadiran Pj Wali Kota Bekasi di Acara Tasyakuran

“Pemerintah sudah berupaya, secara maksimal dalam mengelola limbah air kotor, dengan membuat lompatan-lompatan baik secara penerapan tehnologi kemudian mengembangkan kelembagaan nya, menjadi sebuah BLUD. Jadi, yang dibutuhkan sekarang adalah dukungan, kerjasama dan kesadaran masyarakat, bahwa lingkungan hidup yang sehat juga bersih wajib kita jaga bersama,” pungkas Andrea Sucipto.

Info yang jurnalis dapatkan, bahwa UPTD Pengelolaan Limbah Air Domestik Kota Bekasi menjadi UPTD percontohan di beberapa daerah di Indonesia dan sering diundang untuk menjadi mentor/contoh penanganan limbah air kotor, karena dianggap berhasil dalam penerapan nya. Semoga niat dan usaha yang baik dalam hal menjaga serta memperbaiki ekosistim lingkungan hidup terjaga kelesterian nya. (Dmach)

 

Video wawancara, silahkan kunjungi Kanal YouTube Jaringan Telusur atau klik https://youtu.be/L7H8qh0_b1Y

Berita Terkait

RW013 Bintang Metropole Raih Berbagai Penghargaan: Bertransformasi Menjadi Kampung Peduli Lingkungan 
BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi
Hari Santri 2026, Tri Adhianto Dorong Pesantren Jadi Ruang Pendidikan yang Aman dan Berkarakter
Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka
Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja
Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia
Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting
‎DLH Kota Bekasi Perihal Rencana PSEL Ciketing Udik, Pirolisis BBM, dan Progress PKS Bantargebang

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:23 WIB

RW013 Bintang Metropole Raih Berbagai Penghargaan: Bertransformasi Menjadi Kampung Peduli Lingkungan 

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:26 WIB

BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:37 WIB

Hari Santri 2026, Tri Adhianto Dorong Pesantren Jadi Ruang Pendidikan yang Aman dan Berkarakter

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja

Berita Terbaru