Wabup Petra Rembang Hadiri Rakor Perumusan Factory Sharing Kementerian Koperasi dan UKM

- Jurnalis

Kamis, 10 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Minsel Pdt. Petra Yani Rembang, M.Th mewakili Bupati Minsel Frangky Donny Wongkar, SH menghadiri Rakor Perumusan Rekomendasi Factory Sharing Kementerian Koperasi dan UKM RI

Wabup Minsel Pdt. Petra Yani Rembang, M.Th mewakili Bupati Minsel Frangky Donny Wongkar, SH menghadiri Rakor Perumusan Rekomendasi Factory Sharing Kementerian Koperasi dan UKM RI

MINSEL, TelusurNews,- Wakil Bupati (Wabup) Pdt. Petra Yani Rembang, M.Th mewakili Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Perumusan Rekomendasi Kebijakan Factory Sharing Sentra/UKM yang diprakarsai oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Republik Indonesia, yang digelar di Hotel Sutanraja Amurang, Kamis (10/02/2022).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Petra Yani Rembang menyampaikan bahwa Pemkab Minsel menyambut baik pelaksanaan kegiatan itersebut sekaligus memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada pihak Kementerian Koperasi dan UKM RI, yang sudah memfasilitasi pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Harapan kami, melalui rapat ini akan menghasilkan rumusan-rumusan rekomendasi kebijakan untuk kelancaran pembangunan Factory Sharing serta optimalisasi pemanfaatanya,” ungkap Wabup Rembang

Lanjut dikatakannya, Kabupaten Minahasa Selatan sungguh berbangga dapat terpilih sebagai salah satu dari 5 daerah di Indonesia yang akan menjadi lokasi pembangunan Rumah Produksi bersama atau Factory Sharing untuk pengembangan Sentra UKM berbasis produk unggulan daerah potensi ekspor komoditas kelapa.

“Saya yakin, kehadiran Factory Sharing ini nantinya akan menjadi momentum besar bagi peningkatan daya saing, nilai tambah dan perluasan pasar produk UKM di Minahasa Selatan,” katanya Wabup.

Wabup Petra Yani Rembang di hadapan peserta yang hadir dalam Rakor Perumusan Factory Sharing di Hotel Sutanraja Amurang

Di Kabupaten Minahasa Selatan, sektor pertanian dan perkebunan adalah salah satu prioritas unggulan. Khusus untuk komoditi kelapa, sesuai dengan data Badan Pusat Statistik (BPS), di tahun 2020 Minahasa Selatan telah mengasilkan 46.241, 40 ton kelapa dengan luas area tanam 46.735,52 hektar.

Kelapa merupakan salah satu komoditi yang memiliki nilai ekonomi yang baik bagi petani karena hampir semua bagian yang ada pada tumbuhan ini dapat dimanfaatkan untuk kehidupan manusia. Di Minahasa Selatan sendiri, kelapa telah diolah menjadi berbagai produk, seperti kopra, bahan kerajinan, maupun bahan makanan.

Baca Juga :  Seminar Nasional Pendidikan: Menyiapkan Generasi Emas Indonesia Berkarakter dengan Deep Learning di Era Society 5.0

“Namun disadari baik dari segi teknologi, sumber daya manusia, maupun permodalan kami masih sangat terbatas sehingga produktivitas komoditas kelapa oleh petani di Minahasa Selatan belum maksimal,” ujar Wabub.

Diharapkan, pembangunan Rumah Produksi bersama atau Factory Sharing oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI akan berjalan dengan lancar. Sehingga nantinya akan memberikan dampak positif bagi para petani kelapa maupun pelaku UKM di Minahasa Selatan dalam upaya peningkatan kualitas produk, perluasan pasar serta membuka kesempatan kerja yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan perekonomian masyarakat, Koperasi dan UMKM yang maju dan berdaya saing.

Peserta Rakor Perumusan Factory Sharing di Amurang Minahasa Selatan

Pengembangan sektor umkm di minahasa selatan sekitar 23.994 UMKM yang terdaftar di Kabupaten Minahasa Selatan pada umumnya semua merasakan dampak dari pandemi ini. Namun Pemkab Minsel tetap mendorong semangat para pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan untuk berani melangkah dan menghasilkan produk-produk maupun layanan yang kreatif dan inovatif.

“Tahun 2022 telah kami canangkan sebagai tahun ‘Marijo Ba Tanam’ dalam upaya pemulihan ekonomi di Kabupaten Minahasa Selatan akibat pandemi covid-19 dan berbagai bencana alam yang terjadi. Melalui pencanangan ‘Marijo Ba Tanam’ di tahun 2022 ini, sektor pertanian dan perkebunan akan menjadi sektor unggulan dan perhatian pemerintah, dan kami optimis sektor-sektor ini mampu mendukung pemulihan dan peningkatan ekonomi di tengah pandemi covid-19,” ucapnya.

Baca Juga :  Ketua Umum IMI Bamsoet Dukung Penyelenggaraan Indonesia Jimny Festival (IJF) 2023

Selain prioritas sektor pertanian dan perkebunan, melalui program ‘Marijo Ba Tanam’ Pemkab Minsel juga akan berupaya menumbuhkan berbagai sektor perekonomian masyarakat agar semakin kuat, mampu bertahan bahkan dapat mempergunakan pandemi menjadi lompatan kebangkitan ekonomi masyarakat di berbagai bidang.

“Tentu kami dari Pemkab Minsel harapkan bantuan dan dukungan dari Kementerian Koperasi dan UKM RI, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional RI, serta Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk terus bersinergi dalam rangka keberlanjutan roda pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat menuju Minahasa Selatan maju, berkepribadian dan sejahtera,” pungkas Wabup.

Sesi foto bersama Wabup Minsel Pdt. Petra Yani Rembang, M.Th bersama Kementerian Koperasi dan UKM RI beserta jajaran

Mengakhiri sambutannya Pdt. Petra Yani Rembang, M.Th. menghimbau untuk terus meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap bahaya covid-19 dengan disiplin melaksanakan protokol kesehatan dan turut serta mensukseskan program vaksinasi.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten Deputi Pengembangan Kawasan dan Rantai Pasok, Deputi UKM, Kementerian Koperasi dan UKM RI Ari Anindya Hartika beserta jajaran, Direktur Pengembangan UKM Dan Koperasi, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS), yang diwakili oleh Rido Muhammad Amir, selaku Fungsional Perencana Pertama Tim Pemantauan Prioritas Pembangunan UMKM dan Koperasi tahun 2022, beserta jajaran, Kepala Bidang Kelembagaan, Dinas Koperasi Dan UKM Daerah Provinsi Sulawesi Utara Drs. Royke Kodowati, Kepala Kantor Pertanahan Nasional Kabupaten Minahasa Selatan Deany W. J. Kentjem, A.Ptnh, Camat Amurang Barat Hanny N. C. Kondoy, Para Pimpinan Instansi Vertikal, BUMN DAN BUMD, Hukum Tua Desa Kapitu Sandra Rampisela, Lurah Rumoong Bawah Stevie Kelung, dan para Pelaku UKM Dan Koperasi di Kabupaten Minahasa Selatan.

(Toar Lengkong/***)

Berita Terkait

Rapat Paripurna DPRD Kota Bekasi Setujui Perda Inovasi Daerah pada Pembukaan Masa Sidang 2026
‎Sambut Libur Lebaran, Transera Waterpark Bekasi Lakukan Renovasi dan Hadirkan Ornamen Afrika
Wakil Wali Kota Bekasi Dorong Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Napza melalui Forza Indonesia
‎Sambut Ramadhan 1447 H, PWI Bekasi Raya Hidupkan Tradisi Papajar: Menjemput Cahaya dalam Kebersamaan
RW 013 Perumahan Bintang Metropol Gelar Kegiatan Peduli Lingkungan Sejak Dini
Perayaan 12 Tahun Transera Waterpark Hadirkan Acara Spektakuler
Sinergi TNI–Kementerian Percepat Pembangunan Huntara, Huntap dan Infrastruktur Pascabencana Sumatera
Sekda Kota Bekasi Sepakati Draft Perubahan Permendagri Nomor 36 Tahun 2015 tentang Batas Daerah Bekasi–Jakarta Timur

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:17 WIB

Rapat Paripurna DPRD Kota Bekasi Setujui Perda Inovasi Daerah pada Pembukaan Masa Sidang 2026

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:54 WIB

‎Sambut Libur Lebaran, Transera Waterpark Bekasi Lakukan Renovasi dan Hadirkan Ornamen Afrika

Senin, 16 Februari 2026 - 11:28 WIB

Wakil Wali Kota Bekasi Dorong Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Napza melalui Forza Indonesia

Sabtu, 14 Februari 2026 - 18:14 WIB

‎Sambut Ramadhan 1447 H, PWI Bekasi Raya Hidupkan Tradisi Papajar: Menjemput Cahaya dalam Kebersamaan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 17:54 WIB

RW 013 Perumahan Bintang Metropol Gelar Kegiatan Peduli Lingkungan Sejak Dini

Berita Terbaru