oleh

Felly Runtuwene Hadiri Peluncuran Minyak Tawaang Tepat di Hari Kartini: Jadilah Kartini-Kartini Moderen

MINSEL, TelusurNews,- Ketua Komisi IX DPR RI Felly Esterlita Runtuwene, SE (FER) menghadiri Peluncuran (Launching) Produk Obat Tradisional Minyak Tawaang Kelompok Bahtra yang diprakarsai oleh Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Manado, bersama Kimia Farma dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan, di Desa Tawaang, Kecamatan Tenga, Kamis (21/04/2022).

Tidak hanya Felly Runtuwene, peluncuran tersebut juga dihadiri oleh Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar, SH (FDW) yang diwakili oleh Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan Kabupaten Minsel Adrian Sumuweng, yang didampingi oleh Kadis Koperasi dan UMKM Minsel Meidy Maindoka, serta dari Balai Besar POM Manado dan Kimia Farma.

Felly Runtuwene saat menghadiri Peluncuran Minyak Tawaang

Minyak Tawaang sudah dikenal sejak sekitar 50-an tahun yang lalu oleh masyarakat Minahasa, sehingga akhirnya lewat BPOM, Kimia Farma, dan Pemkab Minsel, Minyak Tawaang diharapkan dapat memperoleh label yang resmi dari Pemerintah, sebagai produk yang bermutu.

Runtuwene dalam kesempatan tersebut mendukung bahkan mendorong Pemerintah untuk membantu Kelompok UMKM di Desa Tawaang dalam memproduksi Minyak Tawaang. FER sekaligus membantu mempromosikan Minyak Tawaang sebagai produk berkualitas.

FER saat menyaksikan pengguntingan pita

“Minyak Tawaang ini sudah ada sejak lama, bahkan saya sendiri dahulu pernah menggunakannya, untuk itu saya berharap pemerintah juga dapat menopang produksinya,” ujar Runtuwene.

FER yang kala menghadiri kegiatan tersebut bertepatan dengan Hari Kartini, kepada wartawan mencoba menggambarkan bagaimana perjuangan seorang perempuan, khususnya di masa modern saat ini.

Felly Runtuwene saat meninjau tempat produksi Minyak Tawaang

“Bagaimana perjuangan seorang perempuan, ada pesan yang luas Habis Gelap Terbitlah Terang,” tutur FER seusai kegiatan.

FER mengatakan wanita Indonesia harus melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi Bangsa dan Negara, bahkan dalam hal terkecilpun. Ia mengajak wanita Indonesia untuk menjadi Kartini modern.

FER saat berfoto bersama wanita-wanita Minahasa Selatan

“Jadi bagi wanita-wanita Indonesia khususnya perempuan Sulawesi Utara mari semangat Kartini ada di perempuan Sulawesi Utara, apapun yang kita lakukan, apapun latar belakang kita, mari kita berbuat sesuatu, sekecil apapun untuk Bangsa dan Negara kita, dengan mendidik anak kita, merawat anak kita dengan sepenuh hati, itu sudah menjadi modal dan itulah Kartini yang sesungguhnya, jadilah Kartini-Kartini moderen di zaman ini,” ujarnya.

Tepat di momen Hari Kartini, untuk anggota Kelompok UMKM Minyak Tawaang sendiri mayoritas pekerja merupakan pekerja wanita.

(Toar Lengkong)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed