Warga Duga Proyek Saluran Outlet Kota Bitung Sarat Korupsi, TP3: Pemerintah tidak alergi kritik tapi kalau fitnah kita lawan

- Jurnalis

Sabtu, 2 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi Pers Dinas PUPR Kota Bitung dan TP3 Sepakat Kota Bitung

Konferensi Pers Dinas PUPR Kota Bitung dan TP3 Sepakat Kota Bitung

KOTA BITUNG, TelusurNews,- Proyek pembangunan saluran (drainase) outlet yang berlokasi di Jalan Raya Menembo-nembo Kecamatan Matuari Kota Bitung, tepatnya di depan rumah kediaman Walikota Bitung sampai dengan kompleks kantor Samsat Kota Bitung menurut warga bermasalah, hingga viral di media sosial.

Hal tersebut diungkapkan oleh aktivis Kota Bitung, selaku Wakil Ketua Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia (LAKRI) Kota Bitung Roby Supit. Menurut Supit, pembangunan saluran outlet menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan besaran anggaran Rp. 1.982.600.000 (Satu Miliyar Sembulan Ratus Delapan Puluh Dua Juta Enam Ratus Ribu Rupiah) yang dikerjakan CV. Annisa Berkah tersebut diduga sarat penyelewengan.

“Saya menduga sarat dengan rekayasa pekerjaan yang bertujuan untuk korupsi dana PEN,” ungkap Roby Supit, Rabu (29/06/2022).

Hal tersebut dikatakannya sebab menurutnya dengan kondisi fasilitas saluran yang masih sangat baik, tetapi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Bitung membuat program pengerjaan seolah belum ada saluran di lokasi tersebut.

Baca Juga :  Gotong Royong, Puluhan Warga RT 02/06 Kebalen Lakukan Pengecoran Pelataran Masjid

“Jika dilihat dari kualitas saluran air yang ada serta dek penutup saluran air di depan Manembo-nembo Tengah masih sangat bagus namun dibongkar dan dibangun dengan yang baru,” ujarnya.

Aktivis Kota Bitung Roby Supit

Sementara itu, untuk menanggapi hal tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bitung bersama Tim Percepatan Pencapaian Program (TP3) Sepakat Kota Bitung melakukan konferensi pers usai melakukan survei di lokasi pembangunan drainase tersebut.

Menurut TP3, apa yang dilakukan Roby Supit merupakan tudingan yang tak berdasar, yang bukan merupakan bentuk kritikan melainkan suatu upaya fitnah. Sebab menurut TP3, proyek pekerjaan tersebut masih dalam proses pengerjaan dan belum dilakukan penyerahan pekerjaan selesai dari pihak ketiga (kontraktor).

“Kami sependapat kritik, itu wajib ada kritik, tapi kita juga harus membedakan mana kritik mana fitnah, pemerintah tidak alergi kritik tapi kalau fitnah kita lawan,” ujar Michael R. Jacobus, ketua TP3 Sepakat.

Senada di tempat yang sama, Kepala Bidang Sumberdaya Air (SDA) Dinas PUPR Kota Bitung sekaligus selaku PPTK proyek Norke Ibrahim, ST menegaskan bahwa pembangunan saluran outlet tersebut tidak hanya satu item pekerjaan melainkan terbagi atas beberapa, yaitu rehab, bangun baru sampai dengan pedestarian.

Baca Juga :  Terima Majelis Rakyat Papua (MRP) se-Wilayah Papua, Ketua MPR RI Bamsoet Terima Aspirasi Usulan Perubahan UU Otsus Papua

“Ada galian primer di beberapa titik, terus ada pekerjaan rehab, dan ada pekerjaan bangun baru yang terdiri dari ada pekerjaan pasangan batu dan ada pekerjaan cor beton bertulang,” katanya.

Dinas PUPR Kota Bitung bersama TP3 Sepakat dan kontraktor melakukan survei di lokasi pembangunan saluran outlet Kota Bitung

Sebelumnya, terpisah saat melakukan survei lokasi bersama petugas Kejaksaan Negeri Kota Bitung beberapa waktu lalu, Rizal Sompotan, ST, MM selaku PPK dalam proyek tersebut mengatakan, dalam proses pembangunan saluran outlet tersebut pihaknya sudah melakukan tugas sebagaimana mestinya untuk memastikan proses pembangunan berjalan lancar.

“Ini bertujuan untuk memastikan, apakah para kontraktor sudah bekerja sesuai dengan RAB atau tidak. Jika ada temuan pengerjaan yang tidak sesuai dengan teknisnya, maka kita tegur untuk melakukan perbaikan,” ungkapnya, Kamis (16/06/2022). (tl)

Berita Terkait

Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan
Pemdes Pinaling Amurang Timur Gelar HUT Desa Ke 135 Tahun, Berbagai Lomba Diadakan
Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Tri Minta Perhatian Lebih untuk Anak dan Lansia
Dugaan Penipuan Berbalik Jadi Laporan Dugaan Pemerasan, Kuasa Hukum Gandhi Buka Suara
Dugaan Maladministrasi Pelayanan Publik Di PN Manado Jadi Sorotan Tajam
Prahara Pilhut Desa Tumpaan Minsel Perlu Ditinjau Kembali, Kumtua Hasil SK Bupati Justru Terindikasi Langgar UU Telekomunikasi
Sebanyak 1.034 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Bekasi Terima Remisi Saat HUT Kemerdekaan RI ke-81

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan

Kamis, 10 September 2026 - 12:12 WIB

Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan

Senin, 7 September 2026 - 17:51 WIB

Pemdes Pinaling Amurang Timur Gelar HUT Desa Ke 135 Tahun, Berbagai Lomba Diadakan

Minggu, 6 September 2026 - 17:03 WIB

Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Tri Minta Perhatian Lebih untuk Anak dan Lansia

Jumat, 4 September 2026 - 20:13 WIB

Dugaan Penipuan Berbalik Jadi Laporan Dugaan Pemerasan, Kuasa Hukum Gandhi Buka Suara

Berita Terbaru