Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kota Bekasi Oloan Nababan Angkat Bicara Mengenai Perda Pesantren

- Jurnalis

Jumat, 26 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Tidak adanya anggaran hibah untuk pesantren karena tidak pernah adanya pembahasan dirapat rapat banggar yang membahas KUA PPAS TA 2023. Dan kalau ada kemudian yang walk out atas KUA PPAS tersebut dalam paripurna menurut saya bukan kritik yang sifatnya membangun, seharusnya ada ruang pembahasan dalam rapat antara banggar dan TAPD, dipertanyakan aja dan beri masukan. Etikanya demikian,” -Oloan Nababan, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kota Bekasi-

 

-Bekasi Kota-

 

 

Aksi Walk Out anggota DPRD yang juga merupakan anggota banggar terkait keberatan mengenai tidak adanya anggaran terhadap Perda Pesantren pada Paripurna Pengesahan KUA PPAS 2023 pada tanggal 22 Agustus 2022 kemarin mendapat kecaman dari Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kota Bekasi yang juga merupakan anggota banggar, Oloan Nababan. Ditemui Hotel Santika Bekasi disela Rakorwil PDI Perjuangan wilayah Jawa Barat, Jum’at(26.08-2022). Dia mempertanyakan motif dari walk out nya anggota dewan tersebut, karena menurutnya bahwa sampai pada sidang pengesahan KUA PPAS semua fraksi menyatakan persetujuan nya dan semua usulan menjadi suatu kesepakatan.

Baca Juga :  Antrian Jerigen Solar di SPBU Amurang, Pengelola: Diperuntukkan Bagi Nelayan yang Miliki Rekomendasi Resmi Dinas Terkait

“Tidak pernah ada usulan atau kritik terhadap tidak adanya anggaran utk pesantren dalam KUA PPAS TA 2023, sebelum dibawa ke paripurna tentu kita beberapa kali rapat bersama TAPD. Kalau ada usulan mungkin bisa menjadi pertimbangan yang kemudian dimasukan dalam draft anggaran. Hal kedua adalah setiap anggota DPRD mempunyai pokir dan bila yang bersangkutan memang concern terhadap Pesantren, harusnya pokirnya diarahkan kesana sebagai contoh,” papar Oloan Nababan kepada media.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi dan BPKP Jabar Teken MoU Pengembangan Manajemen Kuangan dan Launching Payment Online

Oloan melanjutkan bahwa hal Ketiga mengenai anggaran hibah seyogyanya proposal sudah harus masuk diawal tahun, sementara Perda Pesantren yg notabene adalah inisiasi dari Fraksi PDI Perjuangan baru diundangkan dalam lembaran daerah tgl 16 maret 2022.

“Sekali lagi fraksi PDIP adalah inisiator pengajuan perda terkait pesantren, Bagaimana mungkin kemudian kami juga tidak memperjuangkan anggaran nya? Empat hal ini harus menjadi informasi bahwa Perda Pesantren menjadi fokus kami bersama bukan fokus satu atau dua orang saja, dan Plt Wali Kota sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan berpesan kepada kami sebagai fraksinya agar konsentrasi mengawal perda tersebut,” papar Oloan Nababan yang juga merupakan Wakil ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi.(Mac)

 

Berita Terkait

PWI Pusat Resmi Melaporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya, Tegaskan Komitmen Melindungi Martabat Wartawan
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Pemkot Bekasi Perkuat Soliditas Camat dan Lurah untuk Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat
‎Dugaan Malpraktik Medis WNI di Malaysia: Perjuangan 15 Tahun Menuntut Keadilan dan Desakan Perlindungan Negara
‎Wujudkan Birokrasi Digital yang Aman, Pemkab Minahasa Selatan Resmi Gandeng BSSN untuk Pemanfaatan Sertifikat Elektronik
DLH Kota Bekasi Respons Cepat Pengduan Bau Limbah Sisa Makanan di Sumurbatu
Semester I 2026, Lebih Dari 17 Ribu Masyarakat Jawa Barat Rasakan Manfaat Program TJSL PLN
PWI Pusat Sosialisasi Lima Peraturan Organisasi

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:15 WIB

PWI Pusat Resmi Melaporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya, Tegaskan Komitmen Melindungi Martabat Wartawan

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:01 WIB

Pemkot Bekasi Perkuat Soliditas Camat dan Lurah untuk Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:47 WIB

‎Dugaan Malpraktik Medis WNI di Malaysia: Perjuangan 15 Tahun Menuntut Keadilan dan Desakan Perlindungan Negara

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:46 WIB

‎Wujudkan Birokrasi Digital yang Aman, Pemkab Minahasa Selatan Resmi Gandeng BSSN untuk Pemanfaatan Sertifikat Elektronik

Berita Terbaru