Taiwan Siap Bekerja Bersama untuk Kepentingan Global

- Jurnalis

Rabu, 14 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Menteri Luar Negeri Republic of China (Taiwan) Jaushieh Joseph Wu menyatakan, komunitas global menghadapi sejumlah krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya, dari tantangan pandemi COVID-19 dan perubahan iklim hingga invasi Rusia di Ukraina.

“Dan sekarang adanya intimidasi militer China yang meningkat akan membahayakan perdamaian dan stabilitas regional. Semua ini akan berdampak pada keamanan dan kesejahteraan dunia,” kata Menlu Taiwan sebagaimana dikutip Taipei Economic and Trade Office (TETO) di Jakarta dalam siaran persnya yang diterima Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Rabu (14/9/2022).

Disebutkan, para anggota Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang akan bertemu kembali di New York tahun ini perlu mengingatkan kepada para pemimpin dunia bahwa semua orang termasuk rakyat Taiwan layak untuk didengar suaranya dan menjadi bagian dari upaya bersama untuk mengatasi banyak tantangan demi kepentingan global.

Taiwan tidak dapat berpartisipasi dalam forum kerjasama global terbesar dan terpenting karena tekanan tanpa henti oleh RepublikRakyat China (RRC).

Baca Juga :  Wabup Minsel Petra Rembang Terima Kunker Balasan Wabup Sigi

Dengan sengaja menggunakan prinsip “One China” melalui resolusi Majelis Umum PBB (UNGA) 2758 – resolusi yang menentukan siapa yang mewakili “China” dalam organisasi dunia sekitar 50 tahun yang lalu, Beijing menyebarkan pernyataan bahwa Taiwan adalah bagian dari RRC.

Padahal, menurut Menlu Taiwan, status quo selama ini adalah bahwa ROC (Taiwan) dan RRC merupakan yurisdiksi yang terpisah. Rakyat Taiwan hanya dapat diwakili oleh pemerintah yang terpilih secara demokratis.

Penafsiran yang salah dari resolusi UNGA 2758 telah lama menghilangkan hak Taiwan untuk berpartisipasi dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan lembaga khususnya, selain juga telah menolak kontribusi Taiwan untuk komunitas internasional.

Disebutkan juga, Piagam PBB menyatakan dengan jelas bahwa tujuan dan prinsip Perserikatan Bangsa-Bangsa adalah menjaga kedamaian dan stabilitas internasional, dan bahwa perselisihan internasional harus diselesaikan dengan cara yang damai.

Namun Beijing terus melakukan latihan militer di daerah sekitar Taiwan, mengganggu status quo di Selat Taiwan, meningkatkan ketegangan, mempengaruhi perdagangan dan transportasi internasional, dan memberikan resiko terhadap perdamaian dan keamanan regional.

Baca Juga :  PWI Bekasi Raya Tegaskan Kebebasan Pers Pilar Demokrasi, Momentum Hari Pers Sedunia 3 Mei

Tindakan yang tidak bertanggung jawab seperti itu perlu dikecam. PBB memungkinkan untuk melarang anggotanya melakukan hal semacam itu agar organisasi bisa kembali sesuai dengan agenda politiknya sendiri.

Menyetujui klaim China atas Taiwan hanya akan mengacaukan wilayah tersebut yang juga bertentangan dengan tujuan PBB.

Taiwan secara tegas akan mempertahankan kedaulatan dan keamanannya. Sebagai anggota masyarakat internasional yang bertanggung jawab, Taiwan akan terus berupaya mempertahankan diri sebagai respons terhadap provokasi China dan bekerjasama dengan negara-negara yang berpikiran sejalan dengan Taiwan untuk menjunjung tinggi perdamaian dan stabilitas di wilayah tersebut.

Taiwan akan terus memenuhi tanggung jawab internasional dengan secara aktif berkontribusi pada masyarakat internasional, dan tantangan global mengharuskan masyarakat internasional untuk berupaya mengatasinya secara bersama-sama.

Taiwan telah terbukti menjadi mitra yang andal dan diperlukan. Mari bekerjasama sebagai satu kesatuan untuk kepentingan global! Demikian Menlu Taiwan. (*)

Berita Terkait

Peluit Kontroversial, Air Mata Orang Tua: Ibu-Ibu Bekasi Bela Perjuangan Atlet
Peluit yang Melukai Sportivitas: Tim Basket Putra Kota Bekasi Soroti Kepemimpinan Wasit di Semifinal!
Basket Putri Kota Bekasi Tundukan Bandung Barat 51-27, Maju Perempat Final
BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi
Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka
Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja
Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia
Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 03:18 WIB

Peluit Kontroversial, Air Mata Orang Tua: Ibu-Ibu Bekasi Bela Perjuangan Atlet

Sabtu, 7 November 2026 - 02:41 WIB

Peluit yang Melukai Sportivitas: Tim Basket Putra Kota Bekasi Soroti Kepemimpinan Wasit di Semifinal!

Kamis, 5 November 2026 - 21:10 WIB

Basket Putri Kota Bekasi Tundukan Bandung Barat 51-27, Maju Perempat Final

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:26 WIB

BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka

Berita Terbaru