Yusuf Dumo Pemerhati Sosial Lapor KPK, Terkait Dugaan Korupsi di Tojo Una-Una Sulteng

- Jurnalis

Jumat, 11 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Ditemui di gedung KPK Rasuna Said Jakarta, usai melaporkan adanya dugaan korupsi di Kabupaten Una-Una Sulawesi Tengah. Aktifis sosial, Yusuf Dumo membawa banyak berkas sebagai data pendukung laporan nya.

Dalam kesempatan berwawancara, dia mengungkapkan bahwa sudah melaporkan tindak korupsi itu dari 2018 silam.

Hanya saja, menurutnya laporan tersebut tidak mendapat perhatian serius dari aparat terkait daerah.

“Saya sudah melaporkan adanya dugaan korupsi ini sejak lama, hanya saja sepertinya berjalan ditempat saja dan oleh sebab itu saya bertekad untuk meneruskan laporan ini dan datang sendiri ke Gedung KPK Jakarta,” ungkap Yusuf Dumo kepada media, Jumat(11/11.2022).

Baca Juga :  ‎Imigrasi Bekasi Kedepankan Pengawasan Terukur dan Asistensi untuk Menjaga Iklim Investasi

“Alhamdullilah tadi sudah diterima laporan dan berkas pendukung dan dinyatakan sudah lengkap sehingga bisa difollow up 10 hari kerja dimulai dari sekarang,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Aktifis sekaligus pemerhati sosial Sulawesi Tengah ini berharap melalui KPK adanya harapan besar menguak adanya dugaan praktek Korupsi di daerah Tojo Una-Una tersebut.

Baca Juga :  Pemerhati Pendidikan Menyoroti Pentingnya Pendirian Universitas Negeri di Kota Bekasi

“Semoga lembaga anti rasuah KPK mampu menguak tabir dugaan korupsi yang merugikan masyarakat Tojo Una-Una. Dan KPK yang selama ini tidak pandang pangkat dan jabatan mampu menangkap para koruptor yang memperkaya diri sendiri maupun golongan baik di Indonesia secara umumnya maupun Tojo Una-Una secara khusus,” pungkas aktifis sosial, Yusuf Dumo. (Red)

Berita Terkait

Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia
Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting
‎Lakukan Pengamanan Aset TKD 371 Hektar di Kabupaten Bekasi, Kepala BPKAD Kota Bekasi Buka Suara
‎Calon Sekda Kota Bekasi Harus Miliki Rekam Jejak Bersih dan Mampu Cegah Korupsi
Pemkot Bekasi Integrasikan Data Tanah dan Pajak, Dorong Administrasi Lebih Akurat dan Pelayanan Lebih Mudah
Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
Bengkalis Jadi Tuan Rumah KKI 2026, Bupati Hj. Kasmarni Dorong Inovasi Teknologi Kemaritima
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:55 WIB

‎Lakukan Pengamanan Aset TKD 371 Hektar di Kabupaten Bekasi, Kepala BPKAD Kota Bekasi Buka Suara

Rabu, 23 September 2026 - 21:41 WIB

‎Calon Sekda Kota Bekasi Harus Miliki Rekam Jejak Bersih dan Mampu Cegah Korupsi

Senin, 21 September 2026 - 19:09 WIB

Pemkot Bekasi Integrasikan Data Tanah dan Pajak, Dorong Administrasi Lebih Akurat dan Pelayanan Lebih Mudah

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Berita Terbaru