17.179 Keluarga di Minahasa Selatan Beresiko Stunting

- Jurnalis

Minggu, 20 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IX DPR-RI Felly Estelita Runtuwene (FER)/ foto: telusurnews

Ketua Komisi IX DPR-RI Felly Estelita Runtuwene (FER)/ foto: telusurnews

MINSEL, TelusurNews,- 17.179 keluarga di Minahasa Selatan (Minsel) beresiko Stunting.

Seperti dikutip dari website resmi bkkbn.go.id, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), menyebutkan bahwa angka tersebut merujuk pada Pendataan Keluarga tahun 2021 (PK-21) yang dilakukan oleh BKKBN. Data PK-21 tersebut juga digunakan untuk intervensi percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.

“Dari 62.325 jumlah keluarga yang terdata di Kabupaten Minahasa Selatan terdapat 17.179 keluarga yang berisiko stunting,” kata Ketua Komisi IX DPR-RI Felly Estelita Runtuwene (FER), saat sosialisasi pencegahan stunting bekerja sama dengan BKKBN Sulawesi Utara, di Kelurahan Kawangkoan Bawah, Kecamatan Amurang Barat, Kabupaten Minahasa Selatan Kamis (06/10/2022) lalu.

Baca Juga :  Kejahatan Siber terhadap PDN Jadi Pelajaran Berharga, Menteri AHY Terus Pastikan Kementerian ATR/BPN Tingkatkan Keamanan Digital

Felly mengatakan bahwa hal tersebut menjadi tanggung jawab semua pihak untuk mencegah sejak dini.

“Hal ini merupakan tanggung jawab bersama oleh semua pihak terkait yang harus diintervensi sejak dini agar potensi stunting ini dapat dieliminasi,” ungkapnya.

Di kesempatan berbeda, FER menambahkan, agar semua pihak bekerjasama menekan angka stunting supaya di 2024 menurun hingga 14 persen.

“Karena ini adalah program prioritas nasional yang memang harus dilaksanakan sampai di seluruh Indonesia bukan hanya di Sulawesi Utara, jadi bagaimana kita menekan angka stunting supaya di 2024 angka stunting di Indonesia betul-betul tinggal 14 persen, kita berharap Sulawesi Utara bisa melebihi target 14 persen karena di Provinsi Denpasar sudah 10 persen, sekarang ini, jadi tidak ada hambatan sebetulnya tinggal mau apa tidak kita melakukannya,” ucap FER, saat sosialisasi Stunting di Kecamatan Tareran, Jumat (18/11/2022).

Baca Juga :  Editorial: Pasca Banjir Kota Bekasi, Berbenah atau Pindah?

Senada, hal tersebut dipertegas oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara D. Tino Tandayu. Ia menegaskan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam mengatasi stunting.

“Kerjasama yang telah terjalin baik kepada semua mitra BKKBN selama ini harus terus di pelihara, demi perkembangan program Bangga Kencana, yang muaranya adalah kesejahteraan masyarakat,” katanya. (tl/***)

Berita Terkait

Tim Hukum Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Bupati Batalkan Pelantikan HK: Banyak Sengketa
Masyarakat Menggugat, Tim Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa 2026 Dinilai Tidak Netral: Masyarakat Akan Gelar Aksi Damai
Ada apa Kejari Kota Bekasi Jadwalkan Periksa Pimpinan Disdagperin
‎Sidang Pembuktian Praperadilan SP3 Polres, Kuasa Hukum dan Pemohon Desak Hakim Membuka Kembali Kasus
Delapan Dugaan Pelanggaran Pilhut Desa Kamangta Oleh Panitia Terungkap dalam Klarifikasi, Masyarakat Desak Penegakan Aturan
Sidang Praperadilan Kedua di PN Bekasi: Pemohon Uji Sahnya SP2 Lid Polres Metro Bekasi Kota
Wali Kota Bekasi Apresiasi HUT ke-51 PSM Kota Bekasi, Ajak Lansia Tetap Sehat dan Produktif
SMSI dan ADPEDNAS Teken Perjanjian Kerja Sama, 3.181 Media Siber Kawal Program Desa

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:20 WIB

Tim Hukum Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Bupati Batalkan Pelantikan HK: Banyak Sengketa

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:55 WIB

Masyarakat Menggugat, Tim Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa 2026 Dinilai Tidak Netral: Masyarakat Akan Gelar Aksi Damai

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:54 WIB

Ada apa Kejari Kota Bekasi Jadwalkan Periksa Pimpinan Disdagperin

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:30 WIB

‎Sidang Pembuktian Praperadilan SP3 Polres, Kuasa Hukum dan Pemohon Desak Hakim Membuka Kembali Kasus

Senin, 6 Juli 2026 - 23:50 WIB

Delapan Dugaan Pelanggaran Pilhut Desa Kamangta Oleh Panitia Terungkap dalam Klarifikasi, Masyarakat Desak Penegakan Aturan

Berita Terbaru