Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS Di SMK 3 Manado Mulai Terendus

- Jurnalis

Rabu, 4 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto: atas, bangunan lab hotel SMK 3 Manado, bawah, tumpukan kertas HVS dugaan hasil Dana BOS

Ket foto: atas, bangunan lab hotel SMK 3 Manado, bawah, tumpukan kertas HVS dugaan hasil Dana BOS

MANADO, TelusurNews,- Dana Bantuan Operasional Sekolah atau Dana BOS disediakan Pemerintah Pusat untuk menunjang lancarnya proses pendidikan di sekolah. Namun, sangat disayangkan bila ada oknum-oknum kepala sekolah justru menyalahgunakannya.

Ini bukanlah cerita isapan jempol. Hal tersebut diduga terjadi di SMK Negeri 3 Manado, Sulawesi Utara (Sulut).

Dana BOS yang semestinya dipergunakan secara benar dan tepat malah diduga disalahgunakan oleh kepala sekolah di sekolah tersebut.

Dugaan tersebut terendus setelah wartawan media ini datang untuk mewawancarai pihak ketiga atau kontraktor yang mengerjakan proyek fisik rehab bangunan laboratorium jurusan perhotelan di SMK negeri 3 Manado, Selasa (13/12/2022).

Wartawan awalnya hendak mewawancarai kontraktor. Namun, yang dapat ditemui hanya pengawas proyek. Dari hasil wawancara terungkap proyek fisik rehab bangunan laboratorium jurusan perhotelan dikerjakan secara swakelola.

“Kami hanya dipercayakan mengerjakan bangunan ini oleh kepala sekolah, yang lainnya kami tidak tau,” ungkap Pengawas Proyek Rehab Bangunan Hotel.

Diduga ada kong kalikong dengan anggaran swakelola rehab bangunan laboratorium jurusan perhotelan tersebut.

Baca Juga :  Presiden RI Apresiasi Capaian Predikat WTP Pemerintah Pusat dan Daerah, Menteri AHY: Jadi Fondasi bagi Kemajuan Pembangunan

Diketahui, anggaran rehab bangunan laboratorium jurusan perhotelan tersebut bersumber dari anggaran Bantuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan SMK-PK APBN 2022.

Paket bantuan tersebut terbagi menjadi 3 (tiga) item, berupa, Fisik sebesar Rp 666.000.000, Peralatan Rp 870.000.000, dan Pembelajaran Rp. 300.000.000.

Diduga ketiga item anggaran telah diutak-atik oleh pengelola anggaran.

Di hari yang sama (13/12/2022), wartawan sempat mewawancarai bendahara SMK Negeri 3 Manado untuk mempertanyakan terkait proyek fisik tersebut, dengan jawaban menohok, berbeda dengan pernyataan pengawas proyek, bendahara menyebutkan bahwa proyek pengerjaan tersebut bukanlah swakelola.

“Oh itu bukan swakelola,” ujar Julien, Bendahara SMK Negeri 3 Manado.

Bukan hanya itu, di lokasi pengerjaan rehab bangunan sekolah tersebut tidak didapati plang/papan/baliho proyek. Entah siapa yang salah. Apakah sengaja tidak dipasang ataukah kelalaian pekerja sehingga papan proyek menghilang.

Tidak sampai di situ, jurnalis media ini juga saat sedang mengambil gambar pengerjaan rehab bangunan tersebut, mendapati tumpukan kertas HVS diduga alat tulis kantor (ATK) hasil pengadaan yang diduga menggunakan Dana BOS.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Minahasa Gelar Rapat Evaluasi Program Kepala Sekolah SD dan SMP Se- Kabupaten

Yang menjadi pertanyaan, tumpukan ATK kertas tersebut akan dipakai untuk apa? Pasalnya tumpukan kertas HVS tersebut sangat banyak jumlahnya.

Diduga sudah ada permainan atau penyalahgunaan anggaran dana BOS yang dilakukan oleh pihak sekolah. Dengan berbagai modus.

Sumber terpercaya mengungkapkan, bahwa oknum kepala sekolah diduga ingin bermain di Dana BOS dan Dana Bantuan SMK-PK.

“Nanti kita akan buka banyak dugaan lagi,” ujar sumber yang namanya tidak ingin dipublikasikan.

Hal tersebut tentunya dapat menjadi temuan, dan menjadi tugas bagi Inspektorat Daerah Sulawesi Utara untuk mengungkapnya, apabila Inspektorat Sulut bekerja dengan baik dan maksimal, sesuai tupoksi.

Kepala Sekolah (Kepsek) SMK Negeri 3 Manado Silvya AC Ransulangi, S.Pd, MM, ketika berusaha ditemui oleh wartawan untuk konfirmasi, sangat disayangkan Kepsek Ransulangi hanya lari menghindar dan sembunyi. Padahal wartawan sudah menanti sekitar 3 jam pada saat itu.
Hingga berita ini tayang, kepsek sulit ditemui untuk dimintai keterangan.(tl)

Berita Terkait

‎Kemudahan Urus Paspor Akhir Pekan, Imigrasi Bekasi Hadirkan Layanan ‘BEKEN WE SAVE’
‎Layanan Urus Paspor: Imigrasi Bekasi Buka Layanan Istimewa di Hari Sabtu dan Minggu
Plh Walkot Harris Bobihoe Bahas Solusi Persampahan Dan Tindak Tegas Oknum SPMB
Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri.
Tak Bisa Hadir, Anggota DPR RI Bonnie Triana Titip Salam Hangat Lewat Ketua DPRD Lebak Saat Penyerahan PIP
Hari Lingkungan Hidup 2026, Plh. Wali Kota Bekasi Dukung Penguatan Gerakan Indonesia Asri
Militan Gibran Nusantara Bersiap Deklarasi, Ketua Panitia: Perkuat Pengawasan Program Pemerintah
LI-TIPIKOR Akan Laporkan Indikasi Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Pinabetengan

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 23:50 WIB

‎Kemudahan Urus Paspor Akhir Pekan, Imigrasi Bekasi Hadirkan Layanan ‘BEKEN WE SAVE’

Selasa, 9 Juni 2026 - 23:01 WIB

‎Layanan Urus Paspor: Imigrasi Bekasi Buka Layanan Istimewa di Hari Sabtu dan Minggu

Senin, 8 Juni 2026 - 19:44 WIB

Plh Walkot Harris Bobihoe Bahas Solusi Persampahan Dan Tindak Tegas Oknum SPMB

Senin, 8 Juni 2026 - 10:16 WIB

Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri.

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:38 WIB

Tak Bisa Hadir, Anggota DPR RI Bonnie Triana Titip Salam Hangat Lewat Ketua DPRD Lebak Saat Penyerahan PIP

Berita Terbaru

Berita

Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri.

Senin, 8 Jun 2026 - 10:16 WIB