KOTA BEKASI – Ruang Diskusi Kajian Kita, dalam acara Kolaborasi Jaringan Telusur sesi kedua membahas tema UMKM, Perijinan dan Akses Permodalan, Rabu (15/02/2023) siang.
Menghadirkan Narasumber dari Dinas Koperasi dan UKM, Yayan Yuliana, Camat Jatisampurna, Nata Surya, Perwakilan dari Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), Jepi Ashari, Jabatan Fungsional (Jafung) Pelaksanaan Penanaman Modal dan Perwakilan dari Bank Jabar Kota Bekasi, Acep Budiman.
Dihadiri para perwakilan pelaku UMKM Se Kecamatan Jatisampurna yang antusias mengikuti diskusi secara interaktif.
Para pelaku UMKM umumnya meminta perhatian dari Pemkot Bekasi dan Perbankan untuk membantu memberikan modal kerja berupa pinjaman kredit tanpa agunan dengan mekanisme yang tidak memberatkan UMKM.
Mengingat selama dua tahun Pandemi Covid 19, mereka mengalami penurunan omzet bahkan ada yang tutup usahanya dan saat pandemi sudah landai mereka ingin bangkit kembali.
Mereka juga berkeinginan agar pelaku UMKM diberi kesempatan untuk memasarkan produknya di lingkungan Pemerintah Kota Pemkot dan Kecamatan sehingga bisa berkembang.
Dalam kesempatan diskusi, pelaku UMKM juga mengusulkan agar pelatihan untuk UMKM diadakan di Kecamatan Jatisampurna sehingga memudahkan mereka untuk menghadiri.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Kop dan UKM, Yayan Yuliana menjelaskan bahwa Pemkot Bekasi melalui program binaan UMKM sudah difasilitasi melalui Bazar di lingkungan Kantor Walikota Bekasi, yaitu Pasar Jajan setiap Jumat dan ada sistem pengadaan barang dan jasa untuk UMKM melalui e-catalog dan Galery UMKM serta pelatihan – pelatihan aneka ragam.
Sementara untuk usulan pelaksanaan kegiatan berupa pelatihan di setiap kecamatan, Kabid UMKM, Toto Yulianto agar Camat bersurat ke Dinas Koperasi dan UKM.
Berkaitan dengan permodalan, Bank Jabar menjelaskan adanya program tanpa agunan untuk kalangan UMKM senilai Rp 1 juta sampai 100 juta. Untuk itu, bagi pelaku UMKM yang berminat bisa mendatangi Kantor Bank Jabar terdekat.
Rencananya acara diskusi Kolaborasi Jaringan Telusur akan dilaksanakan secara road show di 12 kecamatan di Kota Bekasi, sebagai awal dilaksanakan di Kecamatan Jatisampurna. Acara ini dikemas dalam bentuk diskusi interaktif antara Pemkot Bekasi dengan warga yang mengedukasi dan bermanfaat.
“Semoga acara yang digelar, bermanfaat baik. Hasil dari kajian melalui ruang diskusi ini, rencana akan kami dokumentasikan. Tentu harapannya, ada solusi terbaik bagi Warga,” ucap Ketua Pelaksana, M Lengkong.
Acara berjalan dengan baik dan lancar, dihadiri total lebih dari 100 orang (sesi pertama dan kedua) Baik dari pihak RT, RW, Pelaku UMKM dan elemen masyarakat lainnya. Warga masyarakat tampak antusias, mengikuti acara dan rangkaian kegiatan yang berlangsung siang hingga sore. (Red)
















