KOTA BEKASI – Sejumlah banyak warga Kota Bekasi berpartisipasi dalam Kirab Merah Putih yang diinisiasi oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) II Barisan Patriot Bela Negara (BPBN) KOKAB BEKASI dan DPP Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB). Acara ini bertujuan untuk menyuarakan penolakan terhadap politik identitas, khilafah radikalisme, dan politik agama yang dianggap dapat merusak keutuhan bangsa. Kirab Merah Putih tersebut berhasil menarik perhatian dan dukungan dari masyarakat.
Acara dimulai dari Gedung Koni Kota Bekasi, di mana para peserta berkumpul dengan semangat patriotisme yang tinggi. Mereka mengibarkan bendera Merah Putih dengan bangga, menyuarakan semangat cinta tanah air, dan kesatuan bangsa.
Rute kirab dilalui dengan tertib dan khidmat, membawa pesan perdamaian dan kebersamaan. Ketua BPBN Bekasi, Frits Saikat, mengajak masyarakat untuk menjadi lebih bijak dan cerdas dalam menyikapi isu-isu yang berpotensi memecah belah bangsa.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Bekasi untuk mulai bijak menolak ajakan-ajakan yang bersifat negatif seperti politik identitas, khilafah radikalisme, dan politik agama. Semua ini adalah akar dari perpecahan yang dapat membahayakan keutuhan bangsa dan negara kita. Mari kita rajut kebersamaan negeri ini dalam semangat persatuan dan kesatuan,” ujar Frits Saikat dengan penuh semangat, Minggu (23 Juli 2023)
Para peserta kirab juga menyuarakan pentingnya menjaga kerukunan antar umat beragama dan mengedepankan toleransi serta saling pengertian. Mereka sepakat bahwa keragaman adalah kekayaan bangsa yang harus dijaga bersama.
Acara Kirab Merah Putih ini menjadi momen berharga bagi masyarakat Kota Bekasi untuk menyatukan suara dalam menolak ajakan-ajakan yang dapat membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa. Semangat cinta tanah air dan semangat persaudaraan terpancar dari wajah setiap peserta, yang menunjukkan kesadaran kolektif untuk menjaga keutuhan dan kebersamaan negeri.
















