Bupati Franky Wongkar Temui Korban dan Pelaku Bullying SMP PGRI Ritey, Kedua Pihak Sepakat Damai

- Jurnalis

Minggu, 4 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Minsel Franky Donny Wongkar foto bersama keluarga korban dan pelaku bullying di SMP PGRI Ritey, Kecamatan Amurang Timur

Bupati Minsel Franky Donny Wongkar foto bersama keluarga korban dan pelaku bullying di SMP PGRI Ritey, Kecamatan Amurang Timur

MINSEL, TelusurNews,- Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH menemui korban perundungan (bullying), di SMP PGRI Desa Ritey, Kecamatan Amurang Timur, Minahasa Selatan (Minsel), yang sempat viral di media sosial.

Bupati berangkat bersama tim dari dinas-dinas terkait, diantaranya, Asisten Administrasi Umum yang juga merangkap Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Plt. Kepala Dinas Kominfo, Sekretaris Dinas PPPA Kabupaten Minahasa Selatan, dan Camat Amurang Timur.

Baca Juga :  Pasca Akreditasi, KARS Lakukan Pemantauan Layanan RSUD CAM
Bupati Minsel ketika berbincang bersama keluarga korban dan pelaku bullying di SMP PGRI Ritey

Kunjungan Bupati Minsel tersebut, untuk menindaklanjuti kasus bullying yang viral di media sosial Facebook.

Di kesempatan tersebut, Bupati Franky Wongkar bertemu dengan keluarga korban dan pelaku bullying, yang didampingi oleh Pemerintah Desa Ritey, bersama Babinsa setempat.

Keluarga korban dan pelaku, yang didampingi oleh Babinsa dan Pemerintah Desa Ritey

Seperti diketahui, kejadian perundungan tersebut menjadi viral lewat postingan akun Vecky Sembung Lampus, yang diketahui merupakan orang tua salah satu korban perundungan, beredar di media sosial Facebook pada 2 Februari 2024 lalu.

Baca Juga :  Ketua KORMI Jabar Denda Alamsyah Buka Kejurda Cheerleading Jawa Barat 2023
Tangkap layar (screen capture) postingan perundungan di media sosial Facebook

Di postingan tersebut, dikatakan, 4 anak siswa menjadi korban perundungan dengan cara dimasukkan ke dalam tong air, lalu tong air ditutup, dan kemudian digelindingkan. Sehingga mengakibatkan korban mengalami sakit badan dan kepala. Serta mengalami trauma psikis, hingga takut ke sekolah.

Bupati Minsel Franky Donny Wongkar bersama tim dinas terkait

Dalam pertemuan Bupati Franky Wongkar dengan keluarga korban dan pelaku, telah diupayakan perundingan damai, sehingga baik korban dan pelaku beserta keluarga telah mencapai kesepakatan damai, dan saling memaafkan. (toar)

Penulis : Toar Lengkong

Editor : Toar Lengkong

Berita Terkait

Prahara Pilhut Desa Tumpaan Minsel Perlu Ditinjau Kembali, Kumtua Hasil SK Bupati Justru Terindikasi Langgar UU Telekomunikasi
Pengukuhan Paskibraka Setu 2026: Camat Ingatkan Kedisiplinan dan Nama Baik Sekolah
Situasi Premier Estate 2 Bekasi Sempat Memanas Ditengarai Akibat Sengketa Lahan
Bersama Jajarannya Kapolrestro Kombespol Putu Kholis Berkunjung Ke PWI Bekasi Raya
Kukuhkan Paskibraka Kota Bekasi, Wali Kota Pesan Jadikan Kebanggaan Orang Tua
Tantan Sulthon Menang Telak, PWI Bekasi Raya Ucapkan Selamat dan Siap Bersinergi
‎Diduga Serobot Lahan 2.954 M², Ahli Waris Alm Tonge Nyimin dan Kuasa Hukum Tempuh Jalur Hukum
Pelanggan Bisnis dan Industri PLN UID Jabar Tumbuh Hingga 11,32 Persen di Semester 1 2026, Perkuat Geliat Ekonomi Jawa Barat

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:42 WIB

Prahara Pilhut Desa Tumpaan Minsel Perlu Ditinjau Kembali, Kumtua Hasil SK Bupati Justru Terindikasi Langgar UU Telekomunikasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:47 WIB

Pengukuhan Paskibraka Setu 2026: Camat Ingatkan Kedisiplinan dan Nama Baik Sekolah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Situasi Premier Estate 2 Bekasi Sempat Memanas Ditengarai Akibat Sengketa Lahan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Bersama Jajarannya Kapolrestro Kombespol Putu Kholis Berkunjung Ke PWI Bekasi Raya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:05 WIB

Kukuhkan Paskibraka Kota Bekasi, Wali Kota Pesan Jadikan Kebanggaan Orang Tua

Berita Terbaru