Anggota DPR RI Felly Runtuwene Bersama Kemenkes RI Sosialisasikan Kesehatan, Alkes dan PKRT di Kecamatan Sultar

- Jurnalis

Jumat, 9 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Felly Estelita Runtuwene ketika memaparkan materi Sosialisasi Kesehatan di hadapan masyarakat di Kecamatan Suluun Tareran

Anggota DPR RI Felly Estelita Runtuwene ketika memaparkan materi Sosialisasi Kesehatan di hadapan masyarakat di Kecamatan Suluun Tareran

SULUT, TelusurNews,- Anggota DPR RI Felly Estelita Runtuwene bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia menggelar Sosialisasi Kesehatan, yaitu bagaimana Mengenal Penggunaan Alat Kesehatan (Alkes) dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT) yang baik.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kecamatan Suluun Tareran (Sultar). Dan akan digelar pula di beberapa kecamatan di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Sosialisasi dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Kesehatan RI, Anggota DPRD Propinsi Sulawesi Utara Stella Marlina Runtuwene, serta mitra-mitra kerja anggota DPR RI Felly Runtuwene, diantaranya Direktorat Jenderal Kefarmasian
dan Alat Kesehatan (Faemalkes), Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), dan lainnya.

PKRT adalah alat, bahan, atau campuran bahan untuk pemeliharaan dan perawatan untuk kesehatan manusia, yang ditujukan untuk penggunaan di rumah tangga dan fasilitas umum.

Sedangkan Alat kesehatan adalah perangkat apa pun yang dimaksudkan untuk digunakan dalam tujuan kesehatan.

Kepada wartawan, Felly Runtuwene mengatakan, tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan.

Baca Juga :  Pelepasan Kapolda Lama, Tradisi Pengantaran Irjen Pol Drs. Setyo Boedi Moempoeni Harso, dengan Pedang Pora di Polda Sulsel
Felly Estelita Runtuwene saat foto bersama masyarakat Kecamatan Sultar

“Kami memang sengaja membuat kegiatan seperti ini untuk diberikan kepada masyarakat Indonesia dimana beban anggaran kesehatan terlalu besar dan ini ada sesuatu yang salah dari masyarakat, untuk itu kami harus turun ke lapangan bersama-sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Indonesia, tidak terkecuali masyarakat Sulawesi Utara, dimana tempat kelahiran saya,” ujar Runtuwene, Kamis (08/02/2024).

Runtuwene mengatakan, masyarakat perlu tau bagaimana pentingnya menjaga kesehatan. Dengan anggaran pemerintah yang ada, Felly berharap ada pemerataan pelayanan kesehatan di masyarakat.

“Fasilitas yang disiapkan pemerintah begitu besar anggarannya, dan sudah disiapkan. Tapi banyak kelompok masyarakat yang ada di pelosok banyak yang tidak tau. Jadi yang menggunakan itu bahkan hanya orang-orang perkotaan.

Jadi anggaran kesehatan untuk operasi jantung dan lain sebagainya, hanya orang-orang kota, sementara masyarakat yang ada di pelosok jarang menggunakan,” ucap Felly.

Dibeberkan Felly, untuk Anggaran Kesehatan RI sebanyak Rp. 90.482.000.000.000 (sembilan puluh triliun dan empat ratus miliar rupiah).

Baca Juga :  Penandatanganan Deklarasi Pers Nasional 2026 Saat Konvensi di Banten

“Anggaran Kesehatan untuk tahun 2024 yang saya tanda-tangan itu nilainya Rp. 90.482.000.000.000. Nah hampir 50 triliun itu untuk membayar yang namanya masyarakat yang tidak mampu membayar iuran BPJS. Atau PBI namanya Penerima Bantuan Iuran, khusus juga di Sulawesi Utara itu lebih dari 900.000 jiwa,” ungkap Anggota DPR RI yang memperjuangkan Anggaran BPJS.

Felly Runtuwene saat diwawancarai oleh wartawan seusai kegiatan Sosialisasi Kesehatan

Ditambahkan Felly, untuk anggaran kesehatan tidak hanya di Kementerian Kesehatan, namun di beberapa kementerian dan lembaga juga memiliki anggaran kesehatan.

“Kalau bicara kesehatan jangan hanya kita lihat di Kementerian Kesehatan, karena di kementerian dan lembaga lainnya itu untuk anggaran kesehatan besar di situ. Ada Badan POM, ada BKKBN, ada BPJS Kesehatan, dan lainnya. Bahkan PUPR untuk yang namanya pembangunan untuk masyarakat memperhatikan rumah-rumah untuk masyarakat yang susah itu juga bagian dari kesehatan,” pungkasnya. (toar)

Penulis : Toar Lengkong

Editor : Toar Lengkong

Berita Terkait

‎Dinsos Kota Bekasi Sosialisasi DTSEN Pendataan Demi Bantuan yang Tepat Sasaran
Ketum Peradi Profesional Lantik Pengurus DPN dan Beri Mandat Strukturisasi Daerah 
SMSI Turut Meriahkan Jalan Santai Hari Kebebasan Pers Sedunia yang diadakan Dewan Pers
Tri Adhianto Ikut Senam Bersama dan UMKM Ramaikan Akhir Pekan di Kecamatan Bekasi Selatan
PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan
‎Optimalkan PAD 2026, Bapenda Kota Bekasi Perkuat Pengawasan Transaksi dan Validasi Piutang
Pengajuan Paspor Wajib Dokumen Asli, Imigrasi Bekasi Tekankan Kepatuhan Masyarakat
Imigrasi Bekasi Deportasi Bertahap 78 WNA Hasil Operasi Wirawaspada

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 09:43 WIB

‎Dinsos Kota Bekasi Sosialisasi DTSEN Pendataan Demi Bantuan yang Tepat Sasaran

Senin, 11 Mei 2026 - 07:17 WIB

Ketum Peradi Profesional Lantik Pengurus DPN dan Beri Mandat Strukturisasi Daerah 

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:54 WIB

SMSI Turut Meriahkan Jalan Santai Hari Kebebasan Pers Sedunia yang diadakan Dewan Pers

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:21 WIB

Tri Adhianto Ikut Senam Bersama dan UMKM Ramaikan Akhir Pekan di Kecamatan Bekasi Selatan

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:06 WIB

PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan

Berita Terbaru