Cegah Penyebaran Penyakit DBD Akibat Nyamuk, Koramil 03/Teluk Pucung Bersama Puskemas Lakukan Fooging

- Jurnalis

Sabtu, 4 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Guna mencegah penyebaran wabah penyakit DBD akibat nyamuk, Babinsa Koramil 03/Telukpucung Kodim 0507/Bekasi bersama pihak Puskesmas Harapan Jaya melakukan pemberantasan nyamuk Aedes Aegypti dengan cara melakukan pengasapan (fogging) di lingkungan RW 11 Komplek SBS Kel. Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Sabtu (4/5/2024).

Pengasapan kali ini dilakukan agar wilayah Kelurahan Harapan Jaya bebas dari penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), mengingat pemukiman yang sangat rapat dengan sanitasi air yang terkadang menggenang.

Kapten Inf Budi Kiswanto Wadanramil 03/Telukpucung mengatakan, pemerintah melalui puskesmas di tiap tiap kelurahan terus menggalakkan fogging untuk memutus siklus perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti dan tentunya dapat membasmi nyamuk dewasa. Sedangkan untuk memberantas jentik nyamuk dilakukan penaburan bubuk abate serta dilakukan pengawasan oleh Juru Pemantau Jentik (Jumantik).

Baca Juga :  Ketum APN Abdullah Amas Apresiasi Upaya Fahd dan Andreas Dalam Rangka Menyatukan KNPI

“Hal yang paling penting dilakukan guna mencegah cepatnya perkembangbiakan nyamuk adalah dengan melakukan 3M yaitu Menguras, Menutup dan Mengubur,” tutur Kapten Inf Budi.

Ditambahkan, untuk mencegah gigitan nyamuk dapat dilakukan dengan beberapa cara seperti menggunakan lotion anti nyamuk, obat nyamuk bakar, elektrik, semprot dan lainnya.Namun, apabila tidak diperhatikan dengan baik, penggunaan obat anti nyamuk tersebut sebenarnya berbahaya bagi manusia, karena dapat memberikan efek samping.

Untuk itu, ada baiknya warga perlu mengetahui aneka obat-obatan pengusir nyamuk herbal, alami, dan tradisional yang mudah didapatkan di rumah.

Baca Juga :  Ketua PWI Bekasi Raya: Selamat HUT Ke-2 Format Bekasi

“Begitupun Kebersihan lingkungan adalah salah satu faktor utama untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk. Jagalah kebersihan lingkungan seperti mengatasi genangan air, rutin memantau saluran air, dan membuang sampah pada tempatnya,” ujarnya.

Sementara itu, Petugas Kesehatan dari Puskesmas Harapan Jaya, dr. Aryando selaku penanggung jawab mengungkapkan, pihaknya sangat berterima kasih kepada Babinsa yang selalu mendampingi dan membantu untuk melakukan pengasapan di wilayah Kelurahan Harapan Jaya.

“Kegiatan pengasapan ini dilakukan agar masyarakat terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh nyamuk,” katanya.

( Sumber Kodim 0507/Bekasi )

Berita Terkait

Panitia HPN Bekasi Raya 2026 Serahkan Piagam Penghargaan dan Laporan Kegiatan
Wali Kota Bekasi Buka Temu Karya Karang Taruna VII Kota Bekasi, Pentingnya Pembangunan SDM Seimbang dengan Infrastruktur
Firdaus Minta SMSI Jadi Penanggung Jawab HPN 2027
Kejari Kota Bekasi Eksekusi Pemusnahan Barang Bukti 164 Perkara Pidum dan Pidsus
Frits Saikat Apresiasi Kepemimpinan H. Darkam Suryadi: Bukti Nyata Pemimpin Berbasis Kerja Nyata
Ratusan Wartawan Deklarasikan Pers Bekasi Raya 2026, Tegaskan Komitmen Profesionalisme dan Persatuan
Gerakan Pemuda Kepulauan Nias (GPKN), Hadir Dengan Visi: Menyatukan Pemuda Ono Niha
Milad Ke-2 Ormas Jayagati Digelar di Banten, Momentum Pererat Tapi Silaturahmi

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 10:12 WIB

Panitia HPN Bekasi Raya 2026 Serahkan Piagam Penghargaan dan Laporan Kegiatan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:19 WIB

Wali Kota Bekasi Buka Temu Karya Karang Taruna VII Kota Bekasi, Pentingnya Pembangunan SDM Seimbang dengan Infrastruktur

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:15 WIB

Firdaus Minta SMSI Jadi Penanggung Jawab HPN 2027

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:55 WIB

Kejari Kota Bekasi Eksekusi Pemusnahan Barang Bukti 164 Perkara Pidum dan Pidsus

Senin, 15 Juni 2026 - 22:47 WIB

Frits Saikat Apresiasi Kepemimpinan H. Darkam Suryadi: Bukti Nyata Pemimpin Berbasis Kerja Nyata

Berita Terbaru

Berita

Firdaus Minta SMSI Jadi Penanggung Jawab HPN 2027

Jumat, 19 Jun 2026 - 07:15 WIB