Pj Walikota Bekasi Tekankan Pentingnya Peran Pers Dalam Hal Sosialisasi Anti Korupsi

- Jurnalis

Rabu, 29 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI | Pemerintah Kota Bekasi melalui Inspektorat Daerah menggelar Sosialisasi Antikorupsi. Kegiatan yang dilaksanakan kepada stakeholder internal dan eksternal ini digelar Sky Ballroom lantai 10 Hotel Santika Mega City Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (29/5/2024).

Kegiatan diisi dengan Dialog Interaktif yang diisi oleh tiga narasumber dari tiga lembaga negara, yaitu, Setya Budi Arijanta, SH., KN Deputl Bidang Hukum Dan Penyelesaian,  ir M. Aris Supriyanto, M.T, Dlrektur Advokasi Pemerintah Pusat dan R.Fendy Dharma Saputra, S.H, LLM, Direktur Advokasi Pemerintah Daerah.

Baca Juga :  ‎Terbaru, Rotasi Pejabat Pemkot Bekasi: Wali Kota Resmi Lantik Pejabat Eselon II, III, dan IV ‎

Hadir dalam kegiatan tersebut, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Bekasi atau yang mewakili, jajaran Inspektur Daerah, perwakilan pelaku usaha, dan perwakilan insan pers yang diwakili oleh PWI Bekasi Raya.

Ditemui usai acara, Pj Walikota Bekasi, Raden Ghani Muhammad menyampaikan, peran pers dalam dunia pemerintahan sangatlah penting, sebagai penyambung komunikasi yang positif antara pemerintah dengan masyarakat di era digitalisasi saat ini. Termasuk dalam membantu menyampaikan informasi kebijakan dan program-program pembangunan agar dapat diterima masyarakat secara jelas dan berimbang.

Baca Juga :  Dandim 1302/Minahasa Bersama Jajaran Ikuti Pengarahan Pangdam XIII/Merdeka Melalui Vicon

“Selain itu, pers juga berperan penting sebagai pengawas. Sepanjang itu dilakukan secara edukatif berdasarkan data dan fakta, tanpa menyudutkan,” kata Pj Walikota.

“Sepanjang pers punya data dan fakta itu namanya kontrol dan kita tidak boleh alergi dengan pers, jika diingatkan. Sehingga berbagai informasi dari pemerintah yang diterima masyarakat seimbang atau tidak bias,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
Ketum PWI Pusat Lantik PWI Surakarta
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan
Pemdes Pinaling Amurang Timur Gelar HUT Desa Ke 135 Tahun, Berbagai Lomba Diadakan
Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Tri Minta Perhatian Lebih untuk Anak dan Lansia
Dugaan Maladministrasi Pelayanan Publik Di PN Manado Jadi Sorotan Tajam

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Minggu, 13 September 2026 - 20:39 WIB

Ketum PWI Pusat Lantik PWI Surakarta

Sabtu, 12 September 2026 - 14:42 WIB

HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan

Kamis, 10 September 2026 - 12:12 WIB

Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan

Berita Terbaru