Pj. Wali Kota Bekasi Hadiri Gelaran Health City Summit Ke-6 di Kabupaten Sukabumi

- Jurnalis

Selasa, 30 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Sukabumi – Gelaran Healthy City Summit (HCS) kembali digelar dan kali ini, di Tahun 2024, Kabupaten Sukabumi menjadi tuan rumah HCS yang digelar semenjak tanggal 28 sampai dengan 31 Juli 2024 dengan mengundang para Pemangku di Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Lingkungan Hidup, dan Kementerian Kesehatan serta para Kepala Daerah se- Indonesia.

Di hari kedua pelaksanaanya, yakni Senin (29/07) Pj. Wali Kota Bekasi, Gani Muhamad ikut serta dalam Panel Diskusi yang bertempat di Terate Hall, Hotel Grand Ina Samudra Beach yang dibuka oleh Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah pada Kementerian Dalam Negeri RI, Restuardy Daud bersama Bupati Sukabumi, Marwan Hamami.

HCS digelar untuk membahas topik-topik terkait kesehatan di kota atau wilayah perkotaan. Selain pemangku kepentingan, bagi lembaga swadaya masyarakat, akademisi, praktisi kesehatan, dan masyarakat umum yang peduli akan kesehatan kota, juga dapat hadir dalam HCS yang tujuan utamanya adalah untuk menghasilkan ide-ide dan solusi-solusi inovatif dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan penduduk di Kota/Kabupaten di Indonesia.

Baca Juga :  Aliansi Ormas Bekasi Deklarasi Jaga Kabupaten Bekasi, Rembug Bareng Ormas dan LSM

Saat membuka Diskusi Panel HCS, Dirjen Restuary Daud memaparkan bahwa, “kondisi global saat ini sedang menghadapi setidaknya 3 krisis lingkungan yang mengancam masa depan manusia. Pertama, adalah perubahan iklim, selanjutnya, kedua adalah polusi dan kerusakan lingkungan, yang mana berdasarkan data WHO, polusi adalah penyebab penyakit dan kematian universal dunia, yang menyebabkan kurang lebih 4,2 juta kematian setiap tahunya dan yang ketiga, terkait dengan potensi kehilangan keanekaragaman hayati yaitu ada ratusan flora dan fauna spesies endemik yang masuk daftar merah terancam kepunahan jika tidak di ambil langkah langkah mencegahkan,” paparnya.

Maka dari itu, mendapati data tersebut, menekankan bahwa pembangunan kesehatan yang berkelanjutan perlu memperhatikan aspek lainnya, yakni aspek sosial, ekonomi, budaya, lingkungan hidup, dan juga aspek tanggap bencana.

Baca Juga :  Pemdes dan Masyarakat Tumpaan Antusias Penuh Kegembiraan Ikut Lomba Desa Tingkat Kabupaten Minahasa Selatan 2024

“Jadi, untuk mewujudkan program-program kesehatan yang efektif dan efisien, perlu dibuat perencanaan yang baik dengan mementingkan aspek-aspek lingkungan sekitar lainnya, sampai dengan aspek sosial kemasyarakatan, sehingga dapat menjadi suatu program yang lengkap agar implementasinya bisa menyeluruh dan merata,” ucap Dirjen Daud.

Atas arahan Dirjen Daud, Pj. Wali Kota Bekasi, Gani Muhamad menanggapi dengan siap untuk terus berbenah dalam menangani sektor kesehatan di Kota Bekasi agar terus meningkat dan bahkan jauh lebih baik penanganannya dari yang sebelumnya.

“Tentunya, hasil dari Diskusi Panel di HCS hari ini akan menjadi evaluasi bagi kami, Pemerintah Kota Bekasi bersama berbagai stakeholder, akan terus meningkatkan fasilitas, sarana dan prasarana, serta penanganan kesehatan untuk masyarakat tentunya dengan merata di setiap wilayah, sehingga kualitas pelayanan kesehatan di Kota Bekasi semakin membaik,” tutup Gani Muhamad.

Berita Terkait

Panitia HPN Bekasi Raya 2026 Serahkan Piagam Penghargaan dan Laporan Kegiatan
Wali Kota Bekasi Buka Temu Karya Karang Taruna VII Kota Bekasi, Pentingnya Pembangunan SDM Seimbang dengan Infrastruktur
Firdaus Minta SMSI Jadi Penanggung Jawab HPN 2027
Kejari Kota Bekasi Eksekusi Pemusnahan Barang Bukti 164 Perkara Pidum dan Pidsus
Frits Saikat Apresiasi Kepemimpinan H. Darkam Suryadi: Bukti Nyata Pemimpin Berbasis Kerja Nyata
Ratusan Wartawan Deklarasikan Pers Bekasi Raya 2026, Tegaskan Komitmen Profesionalisme dan Persatuan
Gerakan Pemuda Kepulauan Nias (GPKN), Hadir Dengan Visi: Menyatukan Pemuda Ono Niha
Milad Ke-2 Ormas Jayagati Digelar di Banten, Momentum Pererat Tapi Silaturahmi

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 10:12 WIB

Panitia HPN Bekasi Raya 2026 Serahkan Piagam Penghargaan dan Laporan Kegiatan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:19 WIB

Wali Kota Bekasi Buka Temu Karya Karang Taruna VII Kota Bekasi, Pentingnya Pembangunan SDM Seimbang dengan Infrastruktur

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:15 WIB

Firdaus Minta SMSI Jadi Penanggung Jawab HPN 2027

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:55 WIB

Kejari Kota Bekasi Eksekusi Pemusnahan Barang Bukti 164 Perkara Pidum dan Pidsus

Senin, 15 Juni 2026 - 22:47 WIB

Frits Saikat Apresiasi Kepemimpinan H. Darkam Suryadi: Bukti Nyata Pemimpin Berbasis Kerja Nyata

Berita Terbaru

Berita

Firdaus Minta SMSI Jadi Penanggung Jawab HPN 2027

Jumat, 19 Jun 2026 - 07:15 WIB