“Kami selalu berdiskusi dengan team layanan kesehatan untuk selalu mencari inovasi-inovasi baru dalam pelayanan kesehatan masyarakat agar setiap target pelayanan tercapai, salah satunya adalah program layanan kesehatan Mesra Djaya ini,” -drg Ria Joesriati, Kepala Puskesmas Duren Jaya Kota Bekasi-
-Bekasi Kota-
Berlokasi di Jalan Anyer, Duren Jaya Bekasi, Puskemas Duren Jaya terbilang aktif melakukan kegiatan layanan masyarakat diluar gedung puskemas tersebut. Programnya pun bermacam-macam, seperti Program PTM(Penyakit Tidak Menular) yang dilakukan di kantor-kantor swasta, lapangan olahraga bahkan di pelataran parkir sebuah toko swalayan pun membuka tenda layanan kesehatan. Terbaru adalah pelayanan sejenis yang dilakukan dalam usaha ‘menjemput bola’ turun langsung ke masyarakat, program tersebut dinamakan MESRA DJAYA yaitu singkatan dari Pemeriksaan Kesehatan Bersama Puskesmas Duren Jaya.
“Pelayanan kesehatan MESRA DJAYA itu gabungan dari beberapa program kesehatan seperti pemeriksaan PTM(Penyakit Tidak Menular) seperti screening hipertensi dan diabetes, kemudian kolaborasi dengan program TB Paru dan juga screening HIV, MESRA DJAYA adalah gabungan dari program-program kesehatan tersebut. Untuk target pemeriksaan adalah orang dewasa atau setidaknya berusia diatas 15 tahun. Untuk kouta pemeriksaan adalah sebanyak-banyaknya warga ingin diperiksa,” ungkap dr. Miratul Hayat, Penanggung Jawab UKM Pengembangan Puskemas Duren Jaya Bekasi.
Melanjutkan, dr. Mira(panggilan akrabnya) mengatakan bahwa program Pelayanan Kesehatan MESRA DJAYA tercetus dari para kader kesehatan TB Paru karena temuan terduga untuk penyakit TB Paru masih rendah.
“Masyarakat masih agak sungkan bila diajak langsung untuk memeriksa TB Paru, tapi kalau diajak untuk memeriksa gula darah dan penyakit tidak menular itu banyak warga yang mau. Pelayanan kesehatan MESRA DJAYA menjadi sebuah solusi, masyarakat tak sungkan untuk datang memeriksakan dirinya dan sebelum pelayanan kesehatan dilakukan kami selalu melakukan penyuluhan kesehatan agar warga paham sebelum diperiksa kesehatan nya,” papar dr. Mira kepada media, Kamis(17/10.2024).
Terkait jumlah rata-rata warga yang memeriksakan kesehatan nya terbilang sukses, sekitar 100 sampai 150 warga tertarik untuk ikut memeriksakan diri.
“Alhamdulillah warga yang mau diperiksa kesehatan cukup antusias, mungkin yang menjadi faktor utamanya tentang pemeriksaan gula darah dan juga konsultasi kesehatan dengan dokter langsung dan semuanya gratis. Pelayanan kesehatan diluar gedung seperti MESRA DJAYA ini juga tidak mempengaruhi jumlah tenaga kesehatan sebab kami sudah punya team khusus untuk pelayanan ini,” pungkas dr Mira.(MD)
















