Inovasi Pelayanan Kesehatan, Puskemas Duren Jaya Periksa Kesehatan Murid/Guru TK Al Ittiba

- Jurnalis

Selasa, 19 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

“Layanan kesehatan Puskemas Duren Jaya memiliki program yang dilakukan tiap tahun kepada murid dan guru Taman Kanak-Kanak. Tujuan nya untuk anak pra sekolah tersebut adalah deteksi dini derajat pertumbuhan dan perkembangan anak,” – drg Ria Joesriati, Kepala Puskemas Duren Jaya Kota Bekasi –

 

-Kota Bekasi-

 

 

Inovasi pelayanan kesehatan Puskemas Duren Jaya Kota Bekasi merupakan suatu langkah terobosan yang diambil oleh Puskesmas dalam rangka meningkatkan capaian kegiatan dan peningkatan mutu serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Inovasi pelayanan kesehatan yang dilakukan tersebut disusun berdasarkan analisis capaian program dan kegiatan.

 

Beragam inovasi pelayanan kesehatan Puskemas Duren Jaya mulai dari Pemeriksaan Penyakit Tidak Menular(PTM), Mesra Djaya(Pemeriksaan Kesehatan Bersama Puskemas Duren Jaya) yang kedua program tersebut menargetkan pelayanan kesehatan kepada rentan usia remaja, dewasa dan manula. Dan untuk menjangkau layanan kesehatan kepada anak-anak pra sekolah, maka Puskemas Duren Jaya melakukan pelayanan kesehatan ke setiap Sekolah- Sekolah TK yang ada didaerah pelayanan mereka.

 

“Berdasarkan hasil data yang kami miliki, ada sekitar 30 Sekolah TK yang ada di Kelurahan Duren Jaya dengan total jumlah murid TK nya sebanyak 1279 murid dan terbagi dalam klasifikasi murid laki-laki yang berjumlah 695 dan murid perempuan berjumlah 584. Untuk saat ini program layanan ke Sekolah TK kami lakukan setahun sekali,” ungkap drg Ria Joesriati kepada media, Sabtu(16/11.2024).

Baca Juga :  Duo Sigalingging Bersilahturahmi Atas Nama Adat Dan Toleransi  

 

Kepala Puskemas Duren Jaya ini juga menerangkan bahwa team layanan kesehatan puskemasnya pada tanggal 21 Oktober 2024 melakukan pelayanan kesehatan di Sekolah TK Al-Ittiba yang terletak di RW 07, Keluraham Duren Jaya.

 

“Di TK Al-Ittiba, kami memeriksa 45 murid laki-laki dan 53 murid perempuan dengan total 98 murid TK serta melakukan pelayanan kesehatan MESRA DJAYA kepada 12 guru TK nya. Ada 4 tenaga kesehatan yang bertugas disana terdiri dari bidan, perawat, petugas promkes dan saya sebagai dokter gigi. Pertama kami melakukan penyuluhan kesehatan mulut dan gigi sekaligus juga demonstrasi cara menyikat gigi yang baik dan benar kemudian setelah selesai penyuluhan kami melakukan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut berlanjut ke pemeriksaan kesehatan umum yaitu memeriksa rambut mata hidung, tenggorokan, telinga dan juga kebersihan kuku,” papar dokter gigi Ria Joesriati.

Baca Juga :  Ketum Peradi Profesional Lantik Pengurus DPN dan Beri Mandat Strukturisasi Daerah 

 

Masih melanjutkan, untuk para guru TK teamnya melakukan screening kesehatan seperti yang dilakukan pada layanan kesehatan MESRA DJAYA yaitu pengukuran tinggi badan, berat badan, tensi darah kemudian pemeriksaan gula darah sewaktu. Dari hasil pemeriksaan tersebut jika memang ada murid ataupun guru yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut atau lebih lengkap, kami lakukan rujukan ke Puskesmas, ujarnya.

 

“Jadi secara umum keseluruhannya tujuan dari pemeriksaan kesehatan pada murid TK ini adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan murid Paud/TK kemudian juga mendeteksi Dini pertumbuhan dan perkembangan serta menanamkan pola hidup bersih dan sehat sejak dini kepada anak-anak. Karena selain melakukan pemeriksaan kesehatan, kami juga melakukan penyuluhan-penyuluhan yang dilakukan oleh petugas promkes kesehatan dan juga tadi cara merawat kebersihan dan kesehatan gigi yang dilakukan oleh dokter gigi. Sehingga diharapkan anak-anak itu sejak dini sudah dapat memelihara kebersihan dan kesehatannya dan mereka terbiasa untuk memiliki pola hidup sehat sampai dengan mereka dewasa nanti,” Pungkas drg Ria Joesriati, Kepala Puskemas Duren Jaya.(MD)

Berita Terkait

Hari Santri 2026, Tri Adhianto Dorong Pesantren Jadi Ruang Pendidikan yang Aman dan Berkarakter
‎Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI Kejar Finalisasi Kerja Sama Terkait Sampah Sebelum 26 Oktober
Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka
Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja
Temukan PKL Kembali Berjualan di Badan Jalan CFD, Wali Kota Bekasi Evaluasi Satpol PP Untuk Lebih Tegas Dan Sigap
Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia
Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting
‎Kepala BPKAD Kota Bekasi Ungkap Terkait Upaya Sertifikasi Aset Daerah, Gandeng BPN dan KJPP

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:37 WIB

Hari Santri 2026, Tri Adhianto Dorong Pesantren Jadi Ruang Pendidikan yang Aman dan Berkarakter

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:17 WIB

‎Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI Kejar Finalisasi Kerja Sama Terkait Sampah Sebelum 26 Oktober

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Temukan PKL Kembali Berjualan di Badan Jalan CFD, Wali Kota Bekasi Evaluasi Satpol PP Untuk Lebih Tegas Dan Sigap

Berita Terbaru